Apa Itu Koas di Dunia Kedokteran?

Mama dan Papa, pernah nggak sih pas berobat ke rumah sakit terus ketemu dengan dokter koas? Kira-kira Apa Itu Koas di Dunia Kedokteran?

Kalo menurut yang aku tau sih, koas atau (co-ass) merupakan suatu profesi yang harus dilakukan selama 1,5 hingga 2 tahun oleh mahasiswa kedokteran. Ini bertujuan untuk mendapatkan gelar dokter sesuai dengan jurusan yang diambil.

Tapi biar nggak bingung, aku kasih tau selengkapnya yuk di bawah ini mengenai Apa Itu Koas di Dunia Kedokteran?

 

 

Apa itu koas?

Koas adalah program profesi yang harus dijalani oleh mahasiswa jurusan kedokteran untuk dapat gelar dokter. Koas ini dilaksanakan di rumah sakit, dalam kurun waktu 1,5 hingga 2 tahun. Nama lain dari koas adalah co-ass alias co-assistant.

Menurut yang aku baca dari berbagai sumber, koas ini jadi tahap yang paling krusial, yang harus dijalani oleh calon dokter. Karena di tahap ini, mereka harus menyelesaikan studinya, dan harus menjalani masa praktik di rumah sakit.

Apa tugas koas di rumah sakit?

Sebenarnya, tugas koas di rumah sakit adalah menjalankan praktik terbatas. Karena koas hanya boleh melakukan tindakan medis di bawah bimbingan dan arahan dari dokter pembimbing.

Koas tidak dibenarkan melakukan kegiatan praktik yang sifatnya bersentuhan langsung dengan pasien, jika bukan atas perintah.

Mereka hanya diperbolehkan melakukan pengecekan, membaca hasil pemeriksaan, mengikuti operasi, wawancara dengan pasien dan memeriksa bangsal. Karena mereka belum memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP).

Jadi saat praktik di rumah sakit, mereka hanya melakukan kegiatan yang sifatnya perintah atau arahan dari dokter senior. Sehingga kalo ada kerugian apapun yang dialami pasien, koas tidak bertanggung jawab secara perdata.

Apa saja tahapan untuk menjadi seorang dokter?

Berikut ini beberapa tahapan yang harus dilakukan seseorang untuk bisa menjadi dokter.

  1. Tahap awal yaitu menjalani kuliah kedokteran, kurang lebih 4 tahun. Dimana setalah itu, mereka akan mendapatkan gelar S.Ked (Sarjana Kedokteran).
  2. Setelah lulus dan mendapat gelar S.Ked, seseorang belum boleh praktik sebagai dokter. Mereka harus menyelesaikan masa kepaniteraan di rumah sakit terlebih dahulu.
  3. Kemudian, harus menjalani masa koas sebagai dokter muda. Dalam melakukannya, mereka akan dimbimbing oleh dokter spesialis atau konsulen. Di fase ini, mereka akan mendapat tugas dan jadwal pengecekan yang lebih banyak, supaya terbiasa dengan pekerjaan. Selain itu saat koas, mereka juga melakukan wawancara dengan pasien, membaca hasil pemeriksaan, serta ikut dalam tindakan operasi.
  4. Setelah selesai masa koas, dokter muda akan ikut Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Kedokteran (UKMPPD), yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknolodi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Ujian UKMPPD ini ada dua jenis yaitu, CBT (Computer Based Test) dan OSCE (Objective Structured Clinical Examination).
  5. Jika sudah luluh di tahap ini, mereka akan menjalani wisuda lagi dan mengikrarkan sumpah dokter. Setelah itu, mereka sudah resmi menyandang gelar dokter.
  6. Kemudian, mereka harus menjalani masa internship selama 1 tahun, sebelum bisa membuka praktik sendiri atau bekerja di intansi kesehatan. Setelah selesai masa ini mereka akan mendapatkan STR yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia. Nantinya kalo sudah dapat STR, mereka sudah boleh bekerja di rumah sakit, puskesmas, klinik atau membuka praktik sendiri.

Itu tadi informasi dari aku mengenai Apa Itu Koas di Dunia Kedokteran. Semoga bisa membantu ya. Buat Mama atau Papa yang berprofesi sebagai dokter, boleh yuk tambahkan informasi di atas jika ada yang kurang, hehe.

Baca juga: