Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Batita adalah Masa Aktif si Kecil, Pahami Perkembangannya
Freepik

Mama pernah mendengar istilah batita? Batita adalah sebutan untuk anak usia 1-3 tahun yang sedang berada di masa transisi dari bayi menuju balita.

Di fase ini, si Kecil biasanya sangat aktif bergerak dan tak bisa diam. Batita adalah periode di mana rasa ingin tahu anak sedang tinggi-tingginya.

Anak usia ini juga lebih suka menjelajah, bertanya dengan caranya sendiri, dan meniru apa pun yang dilakukan orang di sekitarnya. Agar lebih paham, simak yuk penjelasan lengkapnya, Ma!

Berikut ini Popmama.com rangkumkan hal penting yang perlu Mama ketahui tentang masa batita.

1. Batita adalah masa emas perkembangan otak

Freepik

Perlu Mama ketahui bahwa batita adalah periode di mana 1000 hari pertama kehidupan anak masih berlangsung.

Ini berarti perkembangan otak, bahasa, dan motorik si Kecil sedang berada di puncaknya. Anak usia ini mulai bisa merangkai kata, memahami instruksi sederhana, dan aktif bergerak ke sana kemari.

Di usia ini, Mama akan melihat perubahan signifikan setiap harinya. Batita adalah peniru ulung, jadi pastikan Mama memberi contoh yang baik ya, karena semua yang ia lihat dan dengar akan cepat diserap dan ditirukan.

2. Batita adalah penjelajah cilik yang penasaran

Freepik/jcomp

Rasa penasaran batita adalah hal yang wajar dan justru perlu didukung. Ia akan menjatuhkan mainan, membuka laci, atau memegang benda apa pun yang menarik perhatiannya.

Nah, lewat eksplorasi inilah si Kecil belajar memahami lingkungan dan melatih motorik kasarnya. Tapi Mama tak perlu cemas selama area bermainnya aman.

Batita juga masa pembelajar aktif yang butuh ruang untuk bereksperimen. Jadi, biarkan ia mencoba hal baru dengan tetap dalam pengawasan Mama, ya.

3. Batita adalah masa belajar mengenal emosi

Freepik

Memasuki usia batita, anak mulai menunjukkan berbagai ekspresi perasaan. Ia bisa tertawa lepas saat senang, tapi juga bisa tantrum saat keinginannya tidak terpenuhi.

Batita juga menjadi pribadi kecil yang sedang belajar mengelola emosinya sendiri, Ma. Saat sedang tantrum, yang ia butuhkan bukan dimarahi, melainkan dipeluk dan divalidasi perasaannya.

Dengan pendampingan Mama, batita akan belajar bahwa marah itu boleh, tapi ada cara yang tepat untuk mengekspresikannya.

4. Batita adalah fase awal kemandirian

Freepik

Di usia batita, si Kecil mulai ingin melakukan banyak hal sendiri. Ia mungkin mencoba menyendok makanan, memilih baju yang ingin dipakai, atau menolak dibantu saat memegang gelas.

Batita adalah masa di mana jiwa mandiri mulai tumbuh dalam diri anak.

Mama bisa mendukungnya dengan memberi kesempatan, meski hasilnya masih berantakan. Beri pujian saat ia berhasil, karena batita adalah pribadi yang butuh apresiasi untuk membangun rasa percaya dirinya.

5. Batita adalah masa persiapan toilet training

Freepik

Salah satu hal terpenting di masa batita adalah kesiapan toilet training. Biasanya anak mulai menunjukkan tanda seperti popok kering lebih lama, tertarik melihat toilet, atau memberi tahu saat mau buang air.

Batita adalah waktu yang tepat untuk mulai mengenalkan kebiasaan ini secara perlahan.

Jangan lupa selalu beri pujian atas setiap kemajuan, Ma. Jika terjadi kecelakaan kecil, jangan dimarahi. Batita adalah pembelajar yang butuh proses, dan kesabaran Mama sangat berarti di sini.

Memahami bahwa batita adalah masa penuh keajaiban sekaligus tantangan akan membantu Mama menjalaninya dengan lebih tenang.

Nikmati setiap momen bersama si Kecil, karena fase ini tak akan terulang lagi.

Jika Mama memiliki kekhawatiran seputar tumbuh kembang batita, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter anak, ya!

Editorial Team