5 Cara yang Harus Dilakukan dalam Mendidik Balita

Ayo, berilah apresiasi pada proses belajar yang telah dilewati si Kecil!

22 Juni 2019

5 Cara Harus Dilakukan dalam Mendidik Balita
Freepik/ freepic.diller

Apakah kini Mama sering merasa kehidupan tak lepas dari internet dan teknologi? Ya, pengaruh terbesar dari pergeseran dunia zaman sekarang adalah penuh dengan kecanggihan teknologi.

Sementara kini anak-anak sudah mulai mengenal internet. Namun di sisi lain mereka harus tumbuh dan berkembang sesuai dengan tuntutan usianya, seperti bermain, belajar, maupun keterampilan lainnya yang sesuai dengan umurnya.

Oleh karena itulah, sebagai orangtua wajib mendidik anak-anak kita sejak sedini mungkin.

Lalu bagaimana cara mendidik sang buah hati yang baik dan benar? Ikuti yuk 5 pemaparan mendidik anak balita berikut ini.

1. Ajarkan kebiasaan baik kapan dan dimanapun

1. Ajarkan kebiasaan baik kapan dimanapun
Freepik/ freepic.diller

Ma, cara mendidik anak balita yang benar adalah dengan selalu menerapkan kebiasaan baik di mana saja dan kapan pun.

Usahakan agar Mama dan si Papa bersikap baik penuh kasih sayang maupun menunjukkan nilai-nilai kebaikan di hadapan anak-anak.

Sebab orangtua merupakan contoh yang akan dianut oleh si Kecil hingga dewasa nanti.

Dengan seringnya mereka mendengar dan mendapat tutur kata yang lembut, bersikap ramah dan tulus maka ia pun akan menirunya.

Mendidik anak balita dengan cara ini sangat baik bagi perkembangan dan pertumbuhan sang buah hati.

2. Bacakan buku cerita agar tingkatkan imajinasi anak

2. Bacakan buku cerita agar tingkatkan imajinasi anak
Freepik/prostooleh

Ma, membaca dapat membuat anak mencintai buku lho.

Dalam mendidik anak usia dini yakni memulainya menjalin komunikasi yang baik dengan anak melalui cerita.

Manfaat dari membacakan cerita kepada anak-anak usia dini, maka akan membantunya dalam meningkatkan daya imajinasi mereka.

Apalagi jika Mama atau si Papa bercerita dengan penuh ekspresi dan intonasi. Selain itu membacakan buku cerita pada balita juga merupakan sebuah diskusi yang sangat efektif untuk menyampaikan sesuatu pada anak.

Di sisi lain membacakan buku cerita tentunya akan menambah perbendaharaan dan kosa kata mereka dalam berbahasa.

Editors' Picks

3. Batasi menonton televisi agar mereka terhindar dari hal negatif

3. Batasi menonton televisi agar mereka terhindar dari hal negatif
Unplash/Loewe Technologies

Sebagai orangtua tentunya harus dapat mendidik dan mengarahkan anak dengan cara tepat.

Sementara usia anak di bawah lima tahun merupakan masa-masa yang kritis bagi perkembangan otaknya.

Pada tahap inilah mereka mengalami masa keemasan atau golden age.

Maka usahakan sejak sedini mungkin tidak membiarkan anak banyak menonton TV.

Sebab jika banyak menonton TV akan membuat mereka menjadi malas dan banyak hal-hal negatif akan meresap pada memorinya kelak.

Oleh karena itu, orangtua harus lebih bijak dalam mendidik sang buah hati.

4. Biasakan untuk bermain sambil belajar

4. Biasakan bermain sambil belajar
Freepik

Bermain memanglah aktivitas yang sering dilakukan anak-anak balita.

Dalam mendidik mereka sebaiknya orangtua bisa menyelipkan unsur pelajaran di kala si Kecil bermain.

Jangan pernah lupa meluangkan waktu untuk bermain bersama anak, dengan begitu Mama dapat mengajarinya banyak hal ketika ia bermain.

Belajar sambil bermain tentunya akan memicu kecerdasan anak dan  mengarahkan potensinya dengan cara maksimal.

Berilah mainan yang dapat menstimulus daya berpikir yang kreatif, logis dan penuh imajinasi sesuai usia.

Jadi biarkan ia mempelajari sesuatu dari cara yang lebih menyenangkan dengan mainan edukatif.

5. No gadget! Ajarkan anak untuk mengenal alam

5. No gadget Ajarkan anak mengenal alam
Unplash/ Caroline Hernandez

Mendidik anak balita yang tepat berikutnya ialah memberi waktu pada mereka bermain di luar rumah. Biarkan anak-anak bereksplorasi di alam setidaknya selama 20 menit dalam sehari.

Saat mereka mengenal alam maka manfaatnya sangat baik bagi pertumbuhan mental dan mampu meningkatkan fungsi otaknya.

Usahakan Mama mengajak si Kecil untuk mengenal alam sekitar, mungkin bisa sebulan sekali.

Tahukah Ma? Apabila anak-anak sering mengunjungi tempat-tempat wisata alam maka ia akan memiliki kecerdasan dan ketenangan yang lebih stabil. Saat di alam terbuka mereka pun juga dapat menyentuh berbagai benda alam dengan tekstur berbeda-beda seperti ranting, kerikil, daun, dan bunga-bungaan.

Dengan cara ini, indra peraba si Kecil juga akan terstimulasi dengan baik. Bahkan lebih hebatnya lagi, pengetahuannya seputar alam juga semakin bertambah.

Kelima poin tadi bisa dipraktikkan kepada anak balita. Dengan cara yang sederhana pun maka akan memberinya kecerdasan dan mendorong potensi anak lebih maju.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!