Cara Melatih Anak 13 Bulan Berjalan dan Menjawab Rasa Penasarannya

Melatih anak usia 13 bulan untuk berjalan adalah salah satu pencapaian penting dalam perkembangannya

15 April 2024

Cara Melatih Anak 13 Bulan Berjalan Menjawab Rasa Penasarannya
Freepik

Pada usia 13 bulan, anak-anak memasuki fase yang menarik dalam perkembangannya, terutama dalam hal keterampilan motorik mereka. Salah satu pencapaian utama pada tahap ini adalah kemampuan untuk mulai berjalan. 

Namun, selain belajar berjalan, anak pada usia ini juga sangat penasaran dengan dunia di sekitarnya. Mereka ingin menjelajahi, meraba, dan memahami segala hal yang mereka temui. 

Sebagai orangtua, memahami cara melatih anak 13 bulan untuk berjalan dan menjawab rasa ingin tahu mereka merupakan aspek penting dalam mendukung perkembangan mereka secara menyeluruh. 

Denganmelatih keterampilan berjalan dengan pendekatan yang merangsang eksplorasi dan pembelajaran, orangtua dapat membantu si Kecil melewati fase penting ini dengan keberanian dan pengetahuan yang lebih luas tentang dunia di sekitarnya. 

Berikut ini Popmama.com rangkum cara melatih anak 13 bulan berjalan dan menjawab rasa penasarannya yang tak terbatas. Simak sampai habis ya, Ma!

1. Bantu anak berdiri

1. Bantu anak berdiri
Freepik

Langkah pertama dalam melatih anak untuk berjalan adalah dengan membiasakan mereka berdiri tanpa goyah dan dapat bangun dari duduk dengan lancar. Untuk melakukan ini, Mama bisa berlutut berhadapan dengan si Kecil, lalu mengulurkan tangan dan pegang kedua tangannya. 

Bantu anak berdiri tegak dan menjejakkan kedua kaki dengan mantap selama beberapa saat tanpa bantuan. Saat si Kecil ingin duduk kembali, ajari mereka untuk menekuk lutut agar bisa kembali ke posisi duduk dengan aman.

Hal ini membantu mereka berpindah posisi tanpa risiko terpeleset atau jatuh saat belajar berjalan.

2. Bantu anak berjalan mermabat

2. Bantu anak berjalan mermabat
Freepik

Ada beberapa tips tambahan yang bisa Mama lakukan untuk melatih si Kecil berjalan. Pertama, cobalah untuk menempatkan si Kecil di sudut tempat tidurnya yang telah dilapisi dengan pelindung. 

Ajarkan ia untuk berpegangan pada pinggiran tempat tidur atau sofa dan biarkan dia berjalan menyusuri itu. Pastikan Mama selalu berada di dekatnya untuk mengantisipasi kemungkinan terantuk atau jatuh.

Kemudian, Mama bisa berdiri berhadapan dengan si Kecil dan pegang kedua tangannya sambil membantu dia berjalan menuju Mama. Jika si Kecil jatuh dan duduk, penting untuk tetap tenang dan memberi semangat agar ia mau mencoba bangkit berdiri sendiri.

Saat berlatih berjalan, mungkin si Kecil masih memerlukan bantuan Mama untuk duduk kembali. Mama dapat membantunya dengan menopang badannya saat ia menekuk lututnya agar bisa kembali duduk tanpa terjatuh.

3. Biarkan si kecil berjalan tanpa alas kaki

3. Biarkan si kecil berjalan tanpa alas kaki
Freepik/pch.vector

Tidak perlu memakai sepatu atau sandal sampai anak cukup terampil berjalan sendiri. Ini memungkinkan si Kecil untuk meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuhnya dengan lebih baik. Hindari penggunaan sepatu atau kaus kaki yang terlalu ketat karena dapat mengganggu pertumbuhan kaki yang sehat.

Ketika si Kecil berhasil melangkah maju perlahan, berikanlah pujian dan semangat dengan ekspresi wajah senang. Berikan bantuan jika diperlukan, tetapi biarkan mereka merasakan kemajuan mereka sendiri.

Editors' Pick

4. Latihan naik-turun

4. Latihan naik-turun
Freepik

Setelah si Kecil mahir berjalan di permukaan yang datar, Mama dapat meningkatkan keterampilannya dengan melatihnya berjalan di bidang yang agak miring, seperti turunan atau tanjakan yang tidak terlalu curam, atau naik-turun satu anak tangga. 

Mama juga bisa melatihnya berjalan di permukaan yang tidak rata. Latihan semacam ini sangat membantu dalam merangsang koordinasi, keseimbangan, serta memperkuat otot kaki dan tungkai si Kecil.

5. Hindari penggunaan baby walker

5. Hindari penggunaan baby walker
Freepik

Meskipun terlihat sebagai cara yang cepat untuk melatih anak berjalan, penggunaan baby walker sebenarnya dapat memiliki dampak negatif yang lebih besar bagi si Kecil. Salah satunya adalah risiko jatuh dan cedera kepala yang meningkat.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), penggunaan baby walker dapat menghambat perkembangan motorik dan memengaruhi postur tulang belakang, yang pada gilirannya dapat memengaruhi keseimbangan dan postur bayi saat berdiri. 

Selain itu, penggunaan baby walker juga dapat mengajarkan bayi untuk berjalan dengan cara yang tidak alami, seperti berjinjit dengan ujung jari kaki, yang dapat menyebabkan otot tegang dan memengaruhi perkembangan berjalan yang sehat.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menambahkan bahwa penggunaan baby walker dapat mengurangi motivasi anak untuk berjalan secara mandiri karena anak merasa ada "alternatif" yang lebih mudah tanpa perlu usaha. Lebih lanjut, penggunaan baby walker juga dapat mengganggu perkembangan otot tungkai atas dan pinggul, yang penting untuk mencapai keseimbangan saat berjalan.

6. Pancing anak dengan mainan

6. Pancing anak mainan
Freepik/prostooleh

Setelah si Kecil dapat bangkit berdiri dari posisi duduk dengan usahanya sendiri, Mama bisa mencoba merangsangnya untuk berjalan dengan mengajaknya untuk mengikuti mainan yang digoyangkan beberapa langkah di depannya. Mama dan Papa juga dapat berdiri dekat dengan si Kecil dan memanggil namanya untuk mendorongnya berjalan menuju mereka.

Biarkan si Kecil berjalan perlahan-lahan untuk meraih mainan atau mendekati Mama dan Papa, meskipun mungkin ia masih memegang benda-benda di sekitarnya sebagai dukungan. Ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan dirinya dalam berjalan.

7. Latihan mendorong

7. Latihan mendorong
Freepik

Untuk membuat latihan berjalan menjadi menyenangkan bagi si Kecil, Mama bisa mengubahnya menjadi permainan yang seru. Sebagai contoh, Mama bisa menggunakan kursi plastik atau mainan seperti truk, mobil, atau gerobak yang bisa didorong atau ditarik dengan tali sebagai alat latihan.

Biarkan si Kecil berlatih berjalan dengan mendorong atau menarik kursi atau mainan tersebut. Metode ini tidak hanya efektif dalam melatih keterampilan berjalan, tetapi juga dapat meningkatkan semangat dan keberanian si Kecil untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan kakinya sendiri.

Namun, Mama tetap perlu mengawasi si Kecil selama latihan karena ada kemungkinan ia terjatuh, terjungkal, atau tersandung ketika sedang berlatih.

8. Menjawab rasa penasaran anak

8. Menjawab rasa penasaran anak
Freepik

Menjawab rasa penasaran anak merupakan aspek penting dalam proses perkembangan mereka. Saat anak berusia 13 bulan, mereka sangat ingin mengeksplorasi dunia di sekitar mereka dan memahami bagaimana segala sesuatu bekerja. Orangtua memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan kesempatan bagi anak untuk menjelajahi dan belajar.

Memberikan waktu untuk bereksplorasi adalah cara yang sangat efektif untuk memenuhi rasa ingin tahu anak. Biarkan mereka bergerak bebas di sekitar lingkungan yang aman, dan beri mereka kesempatan untuk menyentuh, meraba, dan memeriksa objek-objek di sekitar mereka. 

Selama anak menjelajahi lingkungan sekitar, berikan pengawasan yang cermat untuk memastikan keselamatan mereka. Singkirkan benda-benda kecil atau berbahaya yang mungkin menjadi risiko bagi mereka. Namun, jangan terlalu banyak menghalangi eksplorasi mereka, karena ini adalah cara utama mereka belajar tentang dunia di sekitar mereka.

Selain itu, orangtua juga bisa memperkenalkan anak pada hal-hal baru secara bertahap. Misalnya, ajak mereka untuk menjelajahi berbagai jenis mainan, buku, atau alat musik. Ini tidak hanya memperluas pengetahuan mereka, tetapi juga merangsang imajinasi dan kreativitas mereka.

Itulah cara melatih anak 13 bulan berjalan dan menjawab rasa penasarannya yang tak terbatas. Seiring dengan berjalannya waktu, orangtua akan terus melihat anak tumbuh dan berkembang, mengeksplorasi dunia di sekitarnya dengan semakin banyak keberanian dan pengetahuan. Dengan memberikan dukungan yang tepat dan lingkungan yang memadai, orangtua dapat membantu anak menjadi individu yang percaya diri, siap menghadapi setiap langkah yang ada di depan.

Baca juga:

The Latest