Demi Kesehatan Nastusha, Chelsea Olivia Lakukan Vaksinasi di Singapura

Nastusha mendapatkan vaksin hepatitis A dan meningitis

13 Mei 2019

Demi Kesehatan Nastusha, Chelsea Olivia Lakukan Vaksinasi Singapura
Youtube.com/Alinskie Family

Semua vaksin pada dasarnya memberikan perlindungan dan penting untuk anak-anak ya, Ma. Sebagai seorang Mama satu orang anak, Chelsea Olivia baru-baru ini mengajak Nastusha Olivia Alinskie untuk melakukan vaksinasi. 

Momen ini sempat diabadikan dalam sebuah video yang diunggahnya ke channel YouTube Alinskie Family. 

"It's time for Nastusha's vaccination and she was accompanied by her 2 God-brothers Warren and Lawrence!" tulis kedua pasangan ini pada sebuah keterangan YouTube mereka. 

Pasangan muda ini memberikan vaksin kepada Nastusha di salah satu rumah sakit Singapura. Alasan memilih melakukan vaksinasi di negara ini karena harga vaksin yang terbilang lebih murah serta dokternya super friendly

Bersama para saudaranya yang lain, Nastusha diberikan dua vaksin yaitu hepatitis A dan meningitis. 

"Nastusha tadi nangis sih, dia sakit banget kali ya dan kaget. Tadi ada dua vaksin, pertama ada vaksin hepatitis A dan satu lagi ada vaksin meningitis. Meningitis itu adalah optional ya, kalau sering traveling di beberapa tempat yang ada virus itu. Jadi kita mending hati-hati aja. Kita lumayan sering pergi dan harus kerja kemana-mana karena Nastusha selalu nempel sama kita berdua, sebaiknya protect dia dengan vaksinasi," jelas Chelsea dan Glenn saat menjelaskan beberapa vaksin yang harus diberikan kepada putrinya.

Terkait dua vaksin yang sudah diterima oleh Nastusha sebagai perlindungan diri terhadap berbagai macam penyakit, kali ini Popmama.com akan berbagi penjelasan mengenai vaksin hepatitis A dan meningitis. 

Untuk Mama yang masih asing dengan kedua vaksin ini, disimak ya!

1. Hepatitis A

1. Hepatitis A
Freepik/Rawpixel.com

Pemberian vaksin hepatitis A bertujuan mencegah virus hepatitis A (HAV) yang menyebabkan peradangan pada organ hati. Peradangan ini bisa dipicu oleh penyakit metabolik, racun, obat serta infeksi. 

Jika si Kecil terkena virus hepatitis A, maka akan ditandai oleh beberapa gejala seperti mual, muntah, demam, sakit perut, tubuh mudah lelah, urine mulai berwarna gelap hingga penyakit kuning. Virus hepatitis A yang dibiarkan dapat menurunkan kondisi kesehatan. 

Perlu Mama ketahui juga bahwa Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sudah mewajibkan pemberian vaksin hepatitis A untuk anak-anak sebagai imunisasi dasar. Asalkan si Kecil sudah berusia 2 tahun dan pemberian vaksin dalam 2 dosis atau suntikan. 

Dosis pertama akan diberikan oleh si Kecil yang sudah menginjak usia 2 tahun, kemudian dilanjutkan dengan dosis kedua usai 6 bulan hingga 12 bulan sejak dosis pertama diberikan. 

Menurut pernyataan dari Chelsea Olivia video tersebut, mobilitas yang tinggi karena pekerjaan dan Nastusha sering sekali itu bepergian mengharuskan dirinya diberikan vaksin sebagai proteksi diri. 

Vaksin hepatitis A memang diperuntukkan untuk para wisatawan mancanegara atau orang yang bepergian ke beberapa negara tertentu. 

Si Kecil sudah vaksin hepatitis A belum nih, Ma?

Baca juga: Kenali Gejala Hepatitis A pada Bayi dan Penanganannya

Editors' Picks

2. Meningitis

2. Meningitis
Pixabay/dfuhlert

Meningitis adalah infeksi pada selaput otak dan saraf tulang belakang yang disebabkan oleh virus ataupun bakteri dengan berbagai jenis seperti Haemophylus influeza tipe B (HiB) dan pnemokokus. 

Perlu disadari bahwa penyakit meningitis tidak bisa dianggap sepele karena dapat menyebabkan infeksi serius pada otak dan sumsum tulang belakang.  

Salah satu cara efektif yang bisa dilakukan sebagai pencegahan penyakit ini yaitu dengan vaksin meningitis. Umumnya, vaksinasi meningitis bisa diberikan pada anak yang berusia di atas dua bulan hingga 10 tahun. 

Menurut Centers for Diease Control and Prevention (CDC), vaksinasi 98 persen dapat melindungi anak-anak agar terhindar dari sebagian besar jenis penyakit meningitis.

Mama bisa berkonsultasi dengan dokter untuk diberikan vaksin meningitis sebagai imunisasi tambahan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai hepatitis A dan meningitis. Semoga informasinya bisa bermanfaat ya, Ma!

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!