Berani Seperti Xabiru, 5 Cara Atasi Takut Anak saat Periksa Gigi

Anak takut ke dokter gigi? Ikuti trik ini yuk, Ma!

8 Juli 2020

Berani Seperti Xabiru, 5 Cara Atasi Takut Anak saat Periksa Gigi
Instagram.com/rachelvennya

Kebanyakan anak mungkin akan berpikiran bahwa dokter adalah sosok yang menakutkan dengan jarum suntik sebagai alat andalannya. Inilah salah satu penyebab anak menjadi takut untuk pergi ke dokter gigi.

Meskipun rasa takutnya akan hilang dengan sendiri ketika ia sudah dewasa, namun mengatasi anak takut ke dokter gigi bisa menjadi tantang tersendiri bagi para orangtua. Untuk mengatasinya, beberapa cara bisa Mama lakukan seperti membawa si Kecil periksa gigi sejak dini.

Hal inilah yang dilakukan influencer Rachel Vennya pada anak pertamanya, Xabiru. Sejak usia dini, Rachel sudah mengajarkan kebiasaan merawat dan memeriksa gigi Xabiru ke dokter gigi.

Beberapa waktu lalu, Rachel kembali membagikan kegiatan anak pertamanya yaitu Xabiru saat pemeriksaan rutin ke dokter gigi. Dalam video yang diunggah Rachel, Xabiru terlihat tenang saat giginya tengah diperiksa oleh dokter.

Nah, berikut ini Popmama.com akan membagikan 5 tips agar si Kecil tidak takut pergi ke dokter gigi seperti Xabiru. Dicoba yuk, Ma!

1. Menjelaskan mengapa ia harus melakukan pemeriksaan gigi secara rutin

1. Menjelaskan mengapa ia harus melakukan pemeriksaan gigi secara rutin
sittercity.com

Umumnya, anak yang takut datang ke dokter gigi akan membayangkan berbagai hal buruk yang mungkin dialaminya. Itulah mengapa si Kecil sering merasa cemas setiap kali diajak periksa gigi.

Selain mengajaknya sejak usia dini, Mama juga bisa menjelaskan perlahan pada anak mengapa ia harus rutin memeriksa giginya, apa yang akan terjadi jika tidak rutin memeriksa gigi, dan apa yang akan terjadi selama dilakukan permeriksaan oleh dokter.

Meskipun usianya masih terlalu dini, Mama tetap perlu menjelaskan padanya dengan bahasa yang mudah dipahami. Hal ini agar lebih membantunya dalam meredam ketakutan dan kecemasan sebelum melakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

Editors' Picks

2. Jangan memberikan janji bahwa diperiksa dokter akan menyenangkan

2. Jangan memberikan janji bahwa diperiksa dokter akan menyenangkan
Freepik

Perlakuan salah ayng sering dilakukan orangtua dalam membujuk anak ke dokter gigi adalah memberikan janji bahwa pemeriksaan dokter akan menyenangkan. 

Ketika pemeriksaan di ruang dokter dan si Kecil tidak merasakan demikian, maka ia akan merasa dibohongi dan membuat kepercayaannya terhadap Mama atau Papa pun berkurang.

Alih-alih menjanjikan sesuatu yang belum bisa dipastikan, sebaiknya jujur dan katakan saja hal yang sebenarnya pada si Kecil. Jelaskan bahwa pemeriksaan ini baik untuk kesehatan gigi dan mulutnya.

3. Menjadi panutan yang baik bagi anak

3. Menjadi panutan baik bagi anak
Pexels/Andrea Piacquadio

Apa yang dilakukan orangtua, biasanya akan tercerminkan pada buah hati mereka. Sebab, anak-anak akan menjadikan orangtuanya sebagai panutan yang akan mereka tiru.

Hal ini juga berlaku saat Mama akan memeriksakan gigi si Kecil ke dokter gigi. Agar ia tidak merasa takut dan mudah dibujuk, Mama dan Papa harus memulainya terlebih dahulu.

Jadilah panutan yang baik padanya dengan melakukan perawatan dan pemeriksaan gigi secara rutin. Dengan begitu, anak akan melihat dan memahami apa yang dilakukan orangtuanya juga baik untuk dirinya sendiri.

Selain dimulai dari diri Mama sendiri, Mama juga bisa berlatih peran dengannya. Mama dapat berpura-pura menjadi dokter dan anak menjadi orang yang akan diperiksa. Hal tersebut dapat membuatnya menjadi terbiasa terhadap situasi yang terjadi di dokter gigi nanti.

4. Selalu menemani dan mengalihkan perhatiannya

4. Selalu menemani mengalihkan perhatiannya
Freepik/pressfoto

Sebagai orangtua, Mama bisa mengantar dan menemani si Kecil selama pemeriksaan. Ini bisa menjadi contoh baginya bahwa datang ke dokter gigi bukanlah hal yang menyeramkan.

Saat tiba nanti, buatlah ia senyaman mungkin sambil mengalihkan perhatiannya supaya dapat mengatasi anak takut ke dokter gigi. Mama bisa mengajak anak berbicara hal-hal ringan dan menyenangkan, buatlah keadaan menjadi tenang dan nyaman.

Sebelum melakukan pemeriksaan, Mama bisa bertanya pada dokter apakah diperbolehkan membawa benda favoritnya agar ia teralihkan dan lebih berani. Jika boleh, Mama bisa memberikan mainan favoritnya untuk menemaninya selama pemeriksaan.

5. Memberikan hadiah setelah kunjungan ke dokter gigi

5. Memberikan hadiah setelah kunjungan ke dokter gigi
Instagram.com/rachelvennya

Cara ampuh dalam mengatasi ketakutan anak untuk mengunjungi dokter gigi adalah dengan memberikan hadiah setelah kunjungan dilakukan.

Biasanya beberapa dokter gigi akan memberikan hadiah bagi anak-anak yang sudah berani melakukan pemeriksaan. Seperti dokter yang memeriksa Xabiru, dalam video terlihat sang dokter yang telah memeriksa Xabiru langsung memberikan mainan yang bisa ia pilih.

Selain memberikan hadiah berupa mainan dan semacamnya, Mama dan Papa juga bisa mengajak si Kecil ke tempat yang ia suka sebagai hadiah karena telah berani memeriksakan giginya ke dokter gigi.

Nah, itu dia 5 cara yang bisa Mama lakukan agar si Kecil tidak takut periksa gigi. 

Apa yang dilakukan Xabiru ini bisa menjadi contoh baik untuk diajarkan pada anak-anak Mama agar tidak takut untuk periksa gigi. Kuncinya adalah tetap sabar dan jangan memaksa anak ya, Ma. Jika dipaksa, maka anak akan semakin takut dan tidak mau melakukan pemeriksaan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.