7 Inspirasi Sensory Play Murah Meriah dan Aman untuk Anak

Bahan yang aman digunakan dan bermanfaat untuk stimululasi si Kecil

22 Oktober 2021

7 Inspirasi Sensory Play Murah Meriah Aman Anak
Freepik/Master1305

Kegiatan selama pandemi di rumah saja membuat orangtua harus berpikir lebih kreatif saat mengajak bermain anak-anak mereka.

Sebagai cara mengantisipasi keinginan si Kecil keluar rumah atau membeli mainan mahal selama pandemi, Mama dan Papa bisa menyiapkan bahan yang ada di rumah bermain sensory play. 

Sesuai dengan namanya, permainan yang seru dan juga mengedukasi ini akan membantu menstimulasi perkembangan motorik halus anak sejak dini. Umumnya, permainan sensori ini cocok digunakan oleh anak yang menginjak usia 6-12 bulan dan batita. 

Nah, bagi Mama yang ingin meningkatkan kemampuan stimulasi perkembangan indra peraba, penglihatan, penciuman, pengecap, dan pendengaran si Kecil, bermain sensory play adalah solusinya.

Nggak harus mahal kok, yuk intip rangkuman yang sudah Popmama.com siapkan mengenai inspirasi sensory play sederhana yang murah meriah, mudah dibuat, dan pastinya aman untuk si Kecil.

1. Bermain dengan beras berwarna

1. Bermain beras berwarna
Pixabay/ally j

Untuk membantu menstimulasi indra peraba si Kecil, Mama bisa mencoba menggunakan beras sebagai bahan utama untuk permainan sensori ini.

Caranya pun mudah, cukup siapkan beras putih yang kemudian bisa Mama kreasikan dengan pewarna makanan agar lebih menarik perhatian si Kecil. Mama bisa mencoba beberapa warna yang kemudian letakan beras tersebut dalam sebuah wadah.

Meski menjadi permainan yang bermanfaat dan juga aman, tetapi tetap pastikan untuk selalu mendampingi anak dan mengawasinya agar tidak memasukan beras ke dalam mulut ya, Ma.

2. Bermain dengan bihun warna-warni

2. Bermain bihun warna-warni
Pexels/cottonbro

Selain beras, Mama juga bisa memanfaatkan bihun untuk membantu meningkatkan keterampilan sensorik si Kecil dengan mengenalkan jenis tekstur lainnya. Caranya pun mudah, yakni memilih bihun yang sudah direbus terlebih dahulu lalu diberikan pewarna makanan seperti pada permainan beras warna-warni.

Letakan bihun yang sudah direbus dan beri warna pada wadah bersih, kemudian berikan pada si Kecil dan biarkan ia bermain dengan bihun tersebut.

Editors' Picks

3. Bermain dengan aneka jenis buah potong

3. Bermain aneka jenis buah potong
Pixabay/silviarita

Sensory play lainnya yang cukup mudah untuk dibuat adalah menggunakan ragam buah-buahan. Bahan ini memiliki banyak manfaat untuk si Kecil, Ma.

Selain dapat menstimulus indra penglihatan dengan aneka warna buah yang menarik, ragam tekstur buah-buahan yang ia pegang pun bisa meningkatkan stimulasi indra perabanya.

Caranya cukup mudah, Mama bisa menyiapkan beberapa jenis buah seperti buah naga, pepaya, kiwi, strawberry. Kemudian cuci bersih dan potong buah-buahan tadi ke dalam wadah yang sudah diberishkan.

Lalu berikan wadah berisi buah-buahan dan biarkan si Kecil belajar menggenggam, meremas, dan menyicipi potongan buah. Tak hanya meningkatkan stimulus motorik halusnya, Mama juga bisa mengenalkan jenis buah-buahan dengan cara yang menyenangkan, bukan?

4. Bermain dengan spons mengapung

4. Bermain spons mengapung
Pixabay/tomekwalecki

Meningkatkan kemampuan motorik halus selanjutnya bisa Mama lakukan dengan cara bermain spons mengapung. Sesuai dengan namanya, permainan sensori ini menggunakan spons sebagai bahan utamanya.

Caranya adalah dengan menyiapkan wadah bersih yang diisi dengan air, lalu letakan dua spons berukuran tidak terlalu besar ke dalamnya. Setelah itu, ajak si Kecil memasukkan tangannya ke dalam wadah tadi, lalu arahkan padanya untuk meraih spons dengan kedua tangannya dan merasakan tekstur dari spons yang mengapung tersebut.

5. Bermain dengan botol hangat dan dingin

5. Bermain botol hangat dingin
Freepik/Pressfoto

Tak hanya bermain dengan tekstur, Mama juga bisa mencoba menggunakan botol yang berisi air hangat dan dingin. Caranya pun mudah dan bisa memanfaatkan botol yang ada di rumah, Ma.

Cukup siapkan dua botol kecil yang bisa dengan mudah anak mama genggam, kemudian isi satu botol dengan air hangat dan berikan pewarna makanan. Lalu dibotol kedua, isi dengan air dingin dan berikan warna yang berbeda.

Sebelum memberikan pada si Kecil, pastikan suhu pada air tidak terlalu ekstrem ya, Ma. Agar si Kecil dapat dengan aman dan nyaman memainkannya. Ajak anak mama untuk memegang satu per satu botol sampai ia nyaman menggenggam dan bermain dengan botol tersebut.

6. Bermain dengan tumpukan balok

6. Bermain tumpukan balok
Freepik/Dashu83

Untuk menstimulus genggaman anak selain bermain botol tadi, Mama juga bisa menggunakan permainan tumpukan balok warna-warni.

Pilihlah balok-balok kecil yang memang diperuntukan bagi usia balita. Dengan memanfaatkan balok untuk ditumpuk, ini akan berfungsi untuk menstimulus genggaman anak pada benda dan belajar untuk memindahkan dari satu tangan ke tangan lainnya.

7. Bermain membasahi kertas

7. Bermain membasahi kertas
Pixabay/Starflames

Air dan kertas, tentu keduanya sangat dengan mudah ditemukan di rumah. Nah, Mama bisa memanfaatkan keduanya untuk dijadikan permainan sensori untuk si Kecil.

Sesuai dengan namanya, Mama bisa menyiapkan wadah yang sudah berisikan air, kemudian masukkan kertas hingga terendam di dalam wadah. Setelah itu, pinta si Kecil meremas-remas kertas tadi hingga menjadi bubur.

Tekstur kertas yang basah ternyata dapat membantu si Kecil untuk melatih indera perabanya, Ma. Selain itu, permainan ini juga bermanfaat untuk menguatkan otot-otot jari anak.

Itulah inspirasi sensory play yang murah meriah dan aman untuk melatih motorik halus anak. Meski semua permainan sensori ini cukup aman, namun tetap berikan pengawasan ya, Ma.

Jangan tinggalkan anak sendirian dan pastikan ia dalam kondisi aman dan nyaman saat bermain. Selamat mencoba di rumah!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.