Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Penyebab Anak Tidur dengan Mulut Terbuka

Penyebab Anak Tidur dengan Mulut Terbuka
Pexels.com/Helena Lopes
Share Article

Sebagian anak memiliki perilaku tidur yang berbeda dari yang lainnya. Salah satunya adalah anak tidur dengan mulut terbuka. Banyak orangtua yang mengkhawatirkan perilaku tidur dengan mulut terbuka seperti ini karena bukan cara yang alami untuk bernapas.

Tidur dengan mulut terbuka sesekali memang tidak berbahaya. Tetapi, tidur dengan mulut terbuka sehingga anak bernapas lewat mulut bisa menjadi tanda kesulitan bernapas.

Lalu, apa penyebab anak tidur dengan mulut terbuka? Apakah anak tidur dengan mulut terbuka patut diwaspadai? Berikut ini Popmama.com merangkum informasinya, dilansir dari MomJunction:

  1. 1. Akumulasi lendir

    Freepik/user22281631
    Freepik/user22281631

    Akumulasi lendir yang terpada pada hidung anak bisa menyumbat lubang hidungnya. Hal ini membuatnya sulit bernapas sehingga anak tidur dengan mulut terbuka. 

  2. 2. Sleep apnea

    Pixabay.com/publicdomainpictures-14
    Pixabay.com/publicdomainpictures-14

    Sleep apnea adalah gangguan yang menyebabkan saluran pernapasan bagian atas terhambat. Ada berbagai alasan yang menyebabkan sleep apnea, seperti radang amandel, pembesaran kelenjar gondok, hingga infeksi.

    Anak yang mengalami sleep apnea menunjukkan gejala seperti mendengkur, gelisah, pernapasan tidak teratur, dan bernapas lewat mulut.
     

  3. 3. Deviasi septum

    Pexels/Pixabay
    Pexels/Pixabay

    Septum hidung merupakan dinding jaringan yang tipis, yang membagi hidung menjadi dua saluran yang terpisah. Ketika septum ini cenderung ke satu sisi atau berubah bentuk, maka membuat pernapasan hidung menjadi sulit. Inilah yang disebut dengan kondisi deviasi septum. 
    Sebagai akibatnya, anak bernapas melalui mulut.

    Perkembangan septum yang terganggung ini dapat terjadi selama tahap janin, menyebabkan beberapa bayi lahir dengan kondisi ini.

  4. 4. Alergi

    Freepik/freepic.diller
    Freepik/freepic.diller

    Anak dapat mengembangkan alergi yang menyebabkan produksi lendir yang berlebihan. Produksi lendir berlebihan ini dapat menyumbang saluran hidung anak. Salah satu dampaknya adalah anak tidur dengan mulut terbuka.

    Mama dapat mencoba melegakan pernapasan anak dengan aspirator hidung untuk membantu anak bernapas melalui hidung.

  5. 5. Kebiasaan

    Freepik
    Freepik

    Anak yang mengalami penyakit pernapasan saat masih kecil biasanya punya kecenderungan tidur dengan mulut terbuka. Penyakit pernapasan yang diderita anak saat masih kecil ini dapat mengembangkan kebiasaan bernapas melalui mulut. 

    Jika mama melihat anak bernapas terengah-engah atau jika pernapasan mulut tampak mengganggu makan dan tidurnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter tentang masalah ini.

    Semoga informasi ini bermanfaat, Ma.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More