Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Justin Hubner Kamari
Instagram.com/jennifercoppenreal20

Intinya sih...

  • Jennifer menegaskan posisi Justin dalam kehidupan Kamari, menyatakan bahwa Justin akan menjadi papa sambung dari Kamari cepat atau lambat.

  • Sebagai seorang mama, Jennifer tahu apa yang terbaik untuk anaknya dan menghargai keputusan Justin untuk mencintai anak orang lain layaknya anaknya sendiri.

  • Ikatannya keluarga bukan soal darah, tapi tentang hati. Jennifer melihat adanya ketulusan dan kesungguhan dalam cara mereka menerima Kamari sebagai bagian dari keluarga.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah hampir setahun menjalin hubungan, Jennifer Coppen dan Justin Hubner dikabarkan akan segera menikah. Atlet sepak bola yang akrab disapa Jusa itu bahkan sudah melamar Jennifer Coppen pada Desember 2025 lalu. 

Selama ini, Justin dikenal sudah akrab dengan putri semata wayang Jennifer Coppen, Kamari. Bahkan, Kamari telah memanggil Justin dengan sebutan ‘papa’.  Berbagai komentar pun bermunculan di media sosial.

Tak sedikit yang berspekulasi tentang peran Justin dalam kehidupan Kamari. Menanggapi hal tersebut, Jennifer memilih angkat suara lewat media sosialnya.

Simak pembahasan selengkapnya telah Popmama.com siapkan. 

1. Jennifer menegaskan posisi Justin dalam kehidupan Kamari

TikTok.com/jennifer.coppen

Selama ini, hubungan Jennifer Coppen dan Justin Hubner memang telah menuai pro dan kontra. Apalagi, keberadaan Justin Hubner seolah menggantikan mendiang Dali Wassink sebagai papa dari Kamari. 

Melalui unggahan TikToknya, Jennifer menegaskan bahwa Justin Hubner akan menjadi papa sambung dari Kamari cepat atau lambat. Ia juga menyebut bahwa orangtua Justin nantinya akan berperan sebagai kakek dan nenek bagi sang putri.

THE REALITY is like it or not justin is and WILL be kamari’s future step father and his parents are kamari’s grandma and grandpa aswell and i think people need to stop talking about justin or us (Faktanya adalah suka atau tidak Justin akan menjadi papa sambung Kamari, dan orangtuanya akan menjadi nenek dan kakek Kamari. Aku pikir orang-orang harus berhenti berbicara tentang justin atau kami),” tulis Jennifer Coppen melalui unggahan TikTok pribadinya, Senin (26/1/2026).

2. Sebagai seorang mama, Jennifer tahu apa yang terbaik untuk anaknya

TikTok.com/jennifer.coppen

Jennifer menegaskan bahwa dirinya adalah mama dari Kamari dan memiliki tanggung jawab penuh untuk menentukan apa yang terbaik bagi sang anak. 

Keputusannya bukan diambil secara sembarangan, melainkan berdasarkan pertimbangan matang demi kebahagiaan dan kenyamanan Kamari. Menurutnya, keputusan Justin untuk mau mencintai anak yang bukan darah daging sendiri adalah pilihan besar yang patut dihargai. 

I am kamari’s mother and i know what is best for us IT TAKES A STRONG MAN TO ACCEPT SOMEONE ELSE'S CHILDREN AND STEP UP TO IT THEY'VE MADE A CHOICE TO LOVE ANOTHER'S CHILD AS THEIR OWN (Aku adalah mama dari Kamari dan aku tahu apa yang terbaik untuk kami. Butuh seorang laki-laki kuat untuk menerima anak seseorang dan memilih untuk mencintai anak orang lain layaknya anaknya sendiri),” lanjutnya.

3. Ikatan keluarga bukan soal darah, tapi tentang hati

TikTok.com/jennifer.coppen

Bagi Jennifer, komitmen yang ditunjukkan Justin dan keluarganya bukanlah sesuatu yang dibuat-buat. Ia melihat adanya ketulusan dan kesungguhan dalam cara mereka menerima Kamari sebagai bagian dari keluarga.

Menurutnya, sosok papa sejati tidak ditentukan oleh hubungan biologis semata. Justru, kasih sayang, kehadiran, dan komitmenlah yang membuat seseorang layak disebut sebagai figur papa yang spesial. 

THEY HAVE TRULY MADE A COMMITMENT WHOLEHEARTEDLY AND IS GENUINE. IT'S NOT FLESH OR BLOOD BUT THE HEART THAT MAKES THEM A SPECIAL DAD (Dia telah membuat komitmen dengan sepenuh hati dan secara tulus. Bukan lewat darah atau daging, tapi dari hati yang membuatnya menjadi sosok papa yang spesial),”

Demikian informasi mengenai Jennifer Coppen tegaskan Justin Hubner akan jadi papa sambung Kamari. Bagaimana menurut pendapat Mama?

Editorial Team