Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Viral Anak Denise Chariesta Gigit Briella saat Main, Tanda Anak Aktif?
Tiktok.com/@denise.chariesta
  • Video viral memperlihatkan anak Denise Chariesta, Jaden, menggigit Briella saat bermain di playground hingga membuat Briella menangis dan menarik perhatian netizen.
  • Netizen mengkritik cara Denise menegur anaknya yang dinilai terlalu lembut karena hanya mengatakan 'no no' tanpa meminta Jaden untuk meminta maaf kepada Briella.
  • Pakar menjelaskan kebiasaan menggigit umum terjadi pada anak usia 1–3 tahun sebagai bentuk komunikasi emosi, namun perlu diawasi agar tidak berlanjut seiring bertambahnya usia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebuah video viral memperlihatkan anak Denise Chariesta, Jaden Bowen Yap, menggigit influencer cilik Briella Claire Humphries saat bermain bersama di area playground.
  • Who?
    Jaden Bowen Yap, anak Denise Chariesta, dan Briella Claire Humphries terlibat dalam insiden tersebut. Denise serta ibu Briella, Niken Havana, turut hadir mendampingi anak-anak mereka.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di sebuah playground dalam area pusat perbelanjaan yang dikunjungi oleh keluarga Denise Chariesta dan Niken Havana.
  • When?
    Kejadian terekam dalam unggahan video TikTok dan YouTube Denise Chariesta yang viral pada pekan ini. Waktu pasti kejadian belum diketahui secara rinci.
  • Why?
    Tindakan menggigit diduga muncul secara spontan saat keduanya bermain perosotan bersama. Hingga kini belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab spesifik perilaku tersebut.
  • How?
    Saat bermain perosotan, Jaden tiba-tiba menggigit sisi wajah Briella hingga membuatnya menangis. Denise segera menegur anaknya dengan ucapan “no no” dan memastikan kondisi Briella aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Viral video cuplikan di akun TikTok Denise Chariesta @denise.chariesta mengenai tingkah anak semata wayangnya, Jaden Bowen Yap kepada Briella. Jaden dan Briella tengah bermain di sebuah playground dengan ceria. Saat keduanya meluncur dan bermain perosotan bersama, tiba-tiba Jaden menggigit Briella.

Dari video itu, Briella tampak digigit di bagian telinga atau samping wajahnya. Terlihat dari video itu juga Briella kaget dengan tingkah Jaden sampai menangis.

Netizen pun banyak mengomentari unggahan Denise Chariesta itu. Beberapa diantaranya mengkritik karena Denise hanya melerai dan mengatakan ke anaknya "no no" sebagai tanda tidak boleh. Dari video Denise terlihat tidak menegur dengan tegas hasil tindakan sang Anak.

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

1. Briella dan Jaden awalnya tampak bermain dengan ceria

Youtube.com/Denise Chariesta

Dari unggahan TikTok dan Youtube Denise Chariesta, ini merupakan pertemuan Briella dan Jaden untuk pertama kali. Keduanya memutuskan untuk jalan-jalan ke mall dan bermain di playground.

Tampak di awal-awal video keduanya sama-sama aktif yang bersemangat! Saat di dalam playground pun mereka sangat penasaran dengan banyak mainan dan aktivitas yang bisa dilakukan di sana. Keduanya juga sempat kompak untuk mengeksplorasi playground tersebut.

2. Tiba saat main perosotan, Jaden tiba-tiba menggigit Briella

Tiktok.com/@denis

Sebagai dua anak yang aktif dan masih ada di masa emas, para orangtua senantiasa mendampingi mereka. Terlihat dari video tersebut, mama dari Briella, Niken Havana juga tampak mengawasi anaknya. Begitupun dengan Denise yang ada menemani Jaden bermain.

Keduanya pun main perosotan bersama yang diawasi sejumlah crew dan pengawas playground. Namun, saat sudah di bawah area perosotan tiba-tiba Jaden menggigit bagian samping wajah Briella. 

3. Kaget digigit anak Denise Chariesta, Briella menangis

Tiktok.com/@denise.chariesta

Tingkah Jaden, anak Denise Chariesta pun mengagetkan Briella. Influencer anak bernama lengkap Briella Claire Humphries ini pun sontak langsung menangis. Mendengar Briella menangis, Denise dan Mama Niken langsung menghampiri.

Keduanya lalu berusaha memisahkan Jaden dan Briella, di sana Denise mengatakan “no no” dan menegur anaknya. Ia juga sedikit panik dan memastikan keadaan Briella baik-baik saja.

“Gigit ya? Gigit ya? No no ya Jaden, no no,” tutur Denise kepada anaknya

4. Briella juga bilang “no no” ke Jaden

Tiktok.com/@denise.chariesta

Tidak hanya Denise yang sempat panik, mama Niken, ibu Briella juga demikian. Ia langsung menghampiri anaknya yang memastikan Briella baik-baik saja.

Mama Niken lalu melihat bekas gigitan Jaden dan membantu Briella bangun karena masih shock. Di situ Mama Niken ikut menyebut “no no”  ke Jaden. Ia bahkan mengajari Briella untuk menerapkan batasan yang sama dan menegurnya dengan kata “no no”.

5. Netizen mengkritik cara Denise menegur anaknya

Di unggahan TikTok video ini, banyak netizen yang bereaksi negatif. Banyakk diantara mereka tidak setuju dengan cara Denise menegur anaknya. 

@Urmoongirls: mami niken kenapa ngebiarin mereka main bareng please ide siapa main bareng kasian Briella

@Itzzme.beautiful: minimal itu diajarin minta maaf bukan no no aja

@U_._49: diajarin minta maaf kek malah no no ya hadeh

6. Apakah anak suka menggigit anak lain normal?

Pexels/Jep Gambardella

Dikutip dari berbagai sumber, kebiasaan menggigit anak ini bisa disebabkan berbagai hal. Pada anak di usia 1-3 tahun, kebiasaan ini kerap terjadi. Kebiasaan menggigit, meskipun terdengar kasar, namun menurut Aubyn Stahmer, Ph. D, seorang psikolog klinis pada Children’s Hospital di San Diego mengatakan tindakan ini terkadang menjadi tanda komunikasi anak dengan sosialnya. 

Anak-anak belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan perasaannya dalam bentuk komunikasi yang baik, ketika mereka menggigit, kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda komunikasi yang mengartikan perasaan antusias, senang, bosan, tertekan atau marah.

Dikutip dari website Connect Pediatric Therapy, anak menggigit untuk memberikan tekanan dalam pada rahang yang dapat membantunya menenangkan diri saat merasa kewalahan atau stres oleh lingkungan yang terlalu ramai. Bisa juga karena overstimulasi atau kelelahan. 

Pada anak 1-3 tahun bisa jadi eksplorasinya, namun orangtua juga perlu waspada karena seharusnya kebiasaan menggigit anak apalagi ke orang lain harus berkurang seiring bertambahnya usia dan kemampuan regulasi emosi anak.

Jika perilaku tersebut terus berlanjut hingga usia di atas 3 atau 4 tahun dan tidak membaik dengan strategi pengalihan, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli seperti psikolog anak atau terapis okupasi.

7. Membedakan anak aktif dan kemungkinan ADHD

Pexels/Tara Winstead

Perbedaan utama terletak pada daya tahan konsentrasi. Misal, anak aktif mampu memfokuskan perhatian pada tugas seperti menyusun puzzle hingga tuntas, sedangkan anak ADHD umumnya tidak bisa bertahan pada satu aktivitas lebih dari lima menit dan perhatiannya sangat mudah teralih. 

Selain itu, anak aktif masih bisa diajak berkomunikasi serta mau mematuhi aturan jika diberi alasan yang tepat, sementara anak ADHD cenderung menunjukkan sikap memberontak, membangkang, dan sulit dikendalikan saat dilarang melakukan sesuatu. 

Anak aktif juga biasanya lebih kreatif dalam menciptakan cara bermain yang baru, berbeda dengan anak ADHD yang sering kali merusak mainan atau memainkannya dengan cara yang tidak teratur tanpa tujuan jelas.

Anak yang aktif secara normal memiliki kesadaran terhadap rasa lelah dan akan berhenti beristirahat saat tenaganya habis, sedangkan anak ADHD seolah tidak pernah lelah dan terus bergerak secara berlebihan tanpa tujuan fungsional yang pasti. 

Dalam interaksi sosial, anak aktif cenderung lebih sabar saat harus menunggu giliran atau mengantre, sementara anak ADHD sering kali menunjukkan perilaku impulsif dan agresif, seperti merebut benda milik teman atau melakukan kekerasan fisik secara tiba-tiba tanpa pemicu yang jelas. 

Jika gejala hiperaktivitas dan kurangnya perhatian ini menetap selama minimal 6 bulan, sangat penting bagi orangtua untuk berkonsultasi dengan ahli guna mendapatkan diagnosis yang tepat.

Itulah tadi informasi mengenai viral anak Denise Chariesta gigit Briella saat main. Semoga ini bisa menjadi bahan refleksi bagi orangtua untuk lebih memahami cara anak mengekspresikan emosi sekaligus memberikan arahan yang tepat sejak dini.

Editorial Team