“Nggak ada parenting di mana-mana yang namanya ngurusin anak orang lain. Itu namanya kepo,” ujarnya.
Denise Chariesta Tidak Terima Anaknya Disebut Nakal

- Denise Chariesta menolak tudingan netizen yang menyebut anaknya nakal setelah video viral, menegaskan bahwa anaknya hanya aktif dan sudah dikonsultasikan dengan dokter anak.
- Ia menjelaskan setiap orangtua punya gaya parenting berbeda, bahkan menyebut pendekatannya sebagai 'parenting orang kaya' dan mengingatkan agar orang lain tidak ikut campur urusan pengasuhan.
- Meski sudah klarifikasi, Denise tetap dikritik soal disiplin anaknya namun menegaskan bahwa perilaku anak mencerminkan orangtua, sehingga ia meminta warganet fokus pada keluarga masing-masing.
Denise Chariesta dikritik netizen Indonesia pasca viral video anaknya menarik rambut salah satu pramuniaga toko. Karena hal itu Denise sebagai orangtua pun mendapat sorotan mengenai cara mendidik sang Anak, Jaden Bowen Yap.
Denise pernah menyebut kalau parenting setiap orangtua berbeda. Ia mengatakan itu pada 15 Maret 2026 lalu. Mama kelahiran 1991 ini juga menyebut kalau netizen hendaknya tidak langsung menghakimi dirinya dan menyebut sang Anak sebagai ‘nakal’.
Ia tidak tinggal diam saat anaknya disebut demikian, ataupun ketika netizen menganggap dirinya dianggap tidak becus mengurus anak.
Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.
1. Denise geram anaknya disebut “nakal”

Awalnya, seorang warganet mengomentari rencana Denise untuk menjalani program bayi tabung dari donor sperma. Dalam komentarnya, warganet tersebut menyinggung cara Denise mengasuh anak pertamanya dengan cukup kasar.
Tak terima dengan tudingan itu, Denise langsung memberikan respons tegas. Denise juga mengaku sudah berkonsultasi dengan dokter anak terkait perkembangan putranya. Dia menegaskan, tidak ada anak umur 2 tahun yang masuk kategori bandel atau nakal.
“Adanya anak yang aktif dan tidak aktif. Jadi, selama anak kita aktif ya kita harus bersyukur. Jadi anak aku bukan bandel dan nakal. Dia hanya aktif,” ungkapnya menjawab komentar itu.
Ia mempertanyakan dasar penilaian tersebut, bahkan menegaskan bahwa orang lain tidak tahu bagaimana kesehariannya sebagai seorang ibu.
2. Jawaban Denise Chariesta soal parenting anaknya

Dalam klasifikasinya pada 15 Maret 2025, Denise menjelaskan parenting ke sang Putra. Ia menegaskan setiap orangtua memiliki cara pengasuhan dan pendidikan yang berbeda-beda.
"Parenting aku itu namanya parenting orang kaya. Tiap orang punya parenting beda-beda," kata Denise Chariesta dalam video yang diunggahnya.
Dan untuk membela diri, Denise menyindir banyak orangtua yang terlalu sibuk mengomentari perkembangan anak orang lain sementara melupakan kualitas asuhan terhadap anak sendiri.
3. Tanggapan Denise soal kritik netizen dengan gaya parenting

Denise Chariesta menilai bahwa sebagian komentar warganet sudah melewati batas karena dianggap terlalu mencampuri urusan pribadi, khususnya dalam hal pengasuhan anak. Ia menegaskan bahwa setiap orangtua sebaiknya fokus pada cara membesarkan anak masing-masing.
Ia juga menyindir bahwa orangtua seharusnya lebih memprioritaskan anak sendiri dibanding mengomentari anak orang lain.
Lebih lanjut, Denise mengaitkan gaya parenting dengan kondisi finansial. Ia menyebut pendekatan yang ia terapkan pada anaknya dilakukan dengan cara lembut, yang menurutnya juga dipengaruhi oleh stabilitas ekonomi.
Pernyataan ini pun kembali menuai beragam respons dari netizen.
“Aku mengajarkan anak itu dengan lembut, sesuai dengan saldo rekening aku,” tuturnya.
4. Netizen tetap kritik soal pola asuh dan disiplin anaknya

Meski sudah memberikan penjelasan, Denise Chariesta masih menerima berbagai kritik dari warganet terkait pola asuhnya. Sebagian menilai ada perbedaan antara anak yang aktif dan perilaku yang dianggap kurang disiplin.
Akun TikTok @akun_bar*********** menilai ada perbedaan mencolok antara anak nakal dan aktif. Ia menyebut, “nakal dan aktif itu beda. Ini masalah attitude dan tergantung didikan orangtua. Paham?”. Sementara itu akun TikTok @cuk***cu*** menulis komentar senada yakni, “anak aktif itu contohnya Moana (Putri Ria Ricis). Dia menjelajah, bukan banting-banting benda atau merusak barang".
Warganet lainnya, @mut*****78 mengungkapkan, "walaupun anak lagi aktif-aktifnya, tapi sebagai orangtua, kita harus mengajarkan mereka sopan santun ya kak".
5. Denise sebut anak adalah cerminan orangtuanya

Menutup klarifikasinya, Denise Chariesta menegaskan bahwa perilaku anak tidak lepas dari peran orangtua. Ia menyebut bahwa apa yang dilakukan orangtua sehari-hari akan menjadi contoh bagi anak.
Ia pun mengingatkan warganet untuk tidak terlalu mencampuri urusan orang lain, terutama dalam hal pengasuhan.
“Anak itu adalah cerminan dari orang tuanya. Kalau emaknya saja kepo, bagaimana anaknya? Anak pasti akan melihat dan meniru,” tutup Denise.
Itulah tadi informasi mengenai Denise Chariesta tidak terima anaknya disebut nakal. Perdebatan ini menunjukkan bahwa isu parenting di media sosial memang kerap memicu beragam perspektif, sehingga penting untuk saling memahami tanpa menghakimi.


-TAKE8SEMMAauRrpLKJFz0IrWypL5wUWq.jpg)















