Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
anak menangis
Freepik

Intinya sih...

  • Anak menjadi sangat aktif menjelang tidur

  • Anak mudah marah dan rewel tanpa sebab yang jelas

  • Anak menolak rutinitas tidur yang biasanya mudah dilakukan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak orangtua bertanya mengapa anak yang tampak sudah sangat lelah justru menjadi semakin aktif saat malam tiba. Alih-alih mengantuk, anak malah berlari, tertawa berlebihan, menolak tidur, atau terlihat sulit dikendalikan.

Kondisi ini sering membuat orangtua bingung dan mengira anak kurang disiplin atau sengaja menunda waktu tidur. Apakah Mama pernah merasakan anak rewel dan menolak tidur? cek fakta tanda anak kelelahan di sini bersama Popmama.com!

1. Anak menjadi sangat aktif menjelang tidur

Freepik/andreas

Anak yang terlalu lelah sering tampak berenergi, berlari ke sana kemari, tertawa berlebihan, atau aktif yang tak wajar. Ini terjadi karena tubuh melepaskan hormon stres sebagai respons kelelahan, yang membuat otak justru bekerja lebih cepat.

Cara menanggulangi kondisi ini adalah dengan memajukan waktu tidur. Jangan menunggu anak benar-benar mengantuk. Kurangi aktivitas fisik dan stimulasi sejak satu jam sebelum tidur. Matikan layar, redupkan lampu, dan lakukan aktivitas yang konsisten seperti mandi air hangat atau membaca buku bersama sebelum tidur.

2. Anak mudah marah dan rewel tanpa sebab yang jelas

Freepik/ansiia

Kelelahan membuat kemampuan anak mengatur emosi menurun. Anak bisa menangis, tersinggung, atau marah hanya karena hal kecil. Ini bisa jadi sinyal bahwa sistem sarafnya sudah kelelahan.

Orangtua perlu merespons dengan tenang dan empatik atau bahkan cukup diam dan temani. Hindari memarahi atau memberi ceramah panjang.

Sentuhan lembut seperti pelukan dapat membantu menurunkan ketegangan dan memberi rasa aman.

3. Anak menolak rutinitas tidur yang biasanya mudah dilakukan

Freepik/senivpetro

Saat kelelahan berat, anak bisa menolak sikat gigi, ganti baju tidur, atau naik ke tempat tidur, padahal biasanya tidak masalah.

Penolakan ini sering dianggap sebagai perilaku tidak disiplin, padahal sebenarnya anak sedang meminta koneksi emosional. Mama bisa coba memperlambat tempo dan fokus pada kondisi si Kecil.

4. Anak sulit diam dan tidak bisa ditenangkan

Freepik

Anak yang terlalu lelah tidak bisa menurunkan ketegangan hanya dengan diminta untuk tenang. Otaknya sedang terlalu aktif sehingga instruksi verbal sering tidak efektif. Meminta anak untuk berhenti menangis atau segera tidur justru bisa memperburuk situasi.

Pendekatan yang lebih efektif adalah menggunakan isyarat fisik untuk menenangkan tubuh. Pelukan, usapan punggung, atau duduk bersama dalam keheningan membantu sistem saraf anak beralih ke mode tenang.

5. Anak gelisah sebelum tidur

Freepik/user15285612

Kelelahan berlebihan membuat otak anak sulit masuk ke fase istirahat. Meski sudah di tempat tidur, anak bisa gelisah, banyak bergerak, atau terus mengajak bicara. Ini menandakan waktu tidurnya sudah terlalu mundur.

Solusi jangka panjangnya adalah menyesuaikan jadwal tidur. Mulailah rutinitas tidur lebih awal, terutama pada hari hari sekolah atau setelah aktivitas padat. Konsistensi sangat penting agar ritme biologis anak terbentuk dengan baik dan tubuhnya belajar kapan saatnya beristirahat.

Itulah beberapa alasmengapa anak rewel dan menolak tidur? cek fakta tanda anak kelelahan ya, Ma!

Editorial Team