5 Cara Baik Mengatasi Anak Balita yang Malas Salat

Segeralah mengajak anak sholat ketika sudah terdengar azan

29 Agustus 2019

5 Cara Baik Mengatasi Anak Balita Malas Salat
muslimvillage.com

Memiliki anak yang rajin mendirikan sholat tentu sangat menyejukan hati orangtua mana pun. Di mana ada harapan kelak dia akan terjaga dari akhlak buruk karena salat.

Sementara sholat adalah ibadah yang harus ditunaikan umat muslim. Tapi sayangnya tidak mudah mengajarkan anak-anak untuk mulai bisa menjalankan salat lima waktu sedari dini.

Padahal sebagai orangtua sudah hampir setiap waktu mengingatkan mereka salat, namun sebagian anak masih enggan untuk melakukannya.

Nah, dalam artikel kali ini Popmama.com akan menyarankan 5 cara baik mengatasi anak balita yang malas salat. Berikut rangkumannya: 

1. Menjadi contoh kedisiplinan dalam menjalankan salat

1. Menjadi contoh kedisiplinan dalam menjalankan salat
Freepik/Rawpixel.com

Cara mengatasi anak balita yang malas salat yaitu harus menjadi contoh kedisiplinan agar mereka mengikuti apa yang dilakukan orangtuanya.

Sementara usia anak-anak merupakan masa di mana mereka sangat lekat dalam mengamati dan meniru tingkah laku dari orangtuanya

Oleh karena itu, sebaiknya orangtua tidak pernah malas dalam memberi contoh yang baik kepada anak-anaknya. Jangan sampai menyuruh si Kecil salat tapi Mama masih asyik di depan TV. Ingat, apa yang dilakukan orangtua akan dilihat dan direkam oleh anak-anak.

Usahakan agar anak selalu salat di sebelah Mama atau Papa.

Editors' Picks

2. Memberi pemahaman mengenai pentingnya salat bagi umat muslim

2. Memberi pemahaman mengenai penting salat bagi umat muslim
Rawpixel/Chanikarn Thongsupa

Memberi pengertian terhadap anak usia dini memang tidak semudah dengan memberikan pengertian terhadap orang dewasa. Salah satunya harus memiliki tingkat kesabaran yang tinggi.

Di mana Mama juga dituntut menggunakan teknik yang tepat dalam memberikan pengertian dan pengarahan kepada mereka mengenai bagaimana pentingnya salat bagi umat muslim.

Dengan kontak mata, harapannya mereka dapat lebih memerhatikan Mama saat memberikan pemahaman. Usahakan agar menjelaskannya ketika Mama melihat sang anak mulai malas mendirikan sholat.

Saat memberikan pemahaman, Mama bisa menceritakan kisah-kisah ringan yang berkaitan dengan salat. Gunakan mainan sebagai media dalam mengajarkan anak salat. 

3. Mulai mengajak anak salat secara konsisten

3. Mulai mengajak anak salat secara konsisten
Rock-cafe

Ketika seorang anak mulai bisa membedakan mana yang kanan dan mana kiri, artinya otak anak tersebut sudah cukup berkembang dan saat itulah waktu yang tepat untuk mulai mengajarinya salat secara konsisten.

Jika pada kenyataannya si Kecil sudah malas salat sedari dini, maka langkah selanjutnya ialah dengan mengajaknya salat bersama-sama atau berjamaah di masjid bagi anak laki-laki.

Anak akan dengan mudah meniru setiap gerakan salat dari Papa dan Mamanya atau imam di masjid.

Hal ini juga memiliki beberapa tujuan seperti mengajari anak-anak untuk cerdas sosial dan berbaur dengan masyarakat yang terutama dengan sesama kaum muslimin. Selain itu anak-anak juga bisa mengenal ulama maupun ustaz di lingkungannya.

4. Kontrol yang terus menerus dengan cara cermat

4. Kontrol terus menerus cara cermat
muslimsprouts.com

Orangtua pasti bahagia memiliki anak yang menegakkan disiplin salat.

Namun terkadang mereka melakukannya sesuai mood. Nah, ketika sudah seperti itu maka orangtua perlu mengontrol atau mengawasi kegiatan salatnya.

Orangtua juga tidak perlu memarahinya jika sang anak lupa mengerjakan sholat. Tegurlah dengan cara yang baik dan perlahan.

Melalui pengawasan yang cermat, diharapkan sang anak akan terbiasa dan tak akan menentang atau mengabaikan arahan dari orangtuanya.

5. Memberi semangat dan pujian atas usahanya yang telah mendirikan salat

5. Memberi semangat pujian atas usaha telah mendirikan salat
muslimommy.com

Anak yang rajin salat merupakan kabar gembira bagi setiap orangtua. Namun sayangnya, pada keseharian si Kecil sudah malas mendirikan salat.

Nah, langkah selanjutnya yang perlu orangtua lakukan ialah memberi motivasi dan menyemangatinya.

Kemudian jangan lupa memberi mereka sanjungan. Pujian merupakan bentuk penghargaan dari usaha sang anak setelah berusaha keras melakukan tindakan terpuji, karena ketika orangtua memuji itu artinya telah mengakui apa yang dilakukannya. Pengakuan inilah akan memberi rasa puas dan senang dalam hati si Kecil.

Lakukanlah variasi saat memuji seperti mengajukan jempol, tepuk tangan, memberi hadiah, mengajak ke tempat wisata dan lain-lain.

Setelah mengetahui 5 cara baik mengatasi anak balita yang malas salat di atas, jangan lupa juga selalu mendoakan anak agar supaya tetap rajin salat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.