Artikel ini telah ditinjau secara medis oleh dr. Fitria Mayasari, Sp.A
Diare adalah kondisi ketika anak buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya dengan tinja yang berbentuk cair atau encer. Pada anak, diare umumnya ditandai dengan frekuensi BAB lebih dari 3 kali dalam 24 jam.
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), diare masih merupakan penyebab utama kematian dan kesakitan pada anak balita di Indonesia. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat diare sebagai penyebab utama kematian kedua pada anak di bawah lima tahun secara global. Kabar baiknya, sebagian besar kematian ini dapat dicegah dengan penanganan yang tepat di rumah.
Maka, orangtua harus memahami diare pada anak: penyebab, cara mengatasi, dan obat sesuai anjuran dokter.
Bersama Popmama.com, mari kita pahami langkah-langkah efektif untuk mengatasi diare pada si Kecil berdasarkan panduan para ahli.
