Kesiapan tidak hanya pada si Kecil, namun juga bagaimana Mama Papa siap secara emosional. Pada akhirnya, kesiapan emosional yang dibutuhkan oleh Mama Papa untuk mengatasi masa transisi si Kecil.
7 Hal yang Perlu Diketahui Orangtua sebelum Anak Masuk TK

Orangtua perlu berkoordinasi soal biaya, antar-jemput, sarapan, dan bekal, serta memahami kurikulum sekolah untuk memantau tumbuh kembang si Kecil.
Masa awal TK dapat memicu gugup, menangis, atau tantrum; orangtua dianjurkan memberi afirmasi positif dan menerima apabila si Kecil mulai beradaptasi dengan dunia pertemanan baru.
Keluarga perlu menyesuaikan rutinitas, mendukung kemandirian tanpa menghakimi konflik anak, serta aktif berkomunikasi dengan guru demi penanganan yang selaras di rumah dan sekolah.
Melihat tumbuh kembang si Kecil terutama saat ia mulai memasuki usia sekolah, Mama Papa pasti khawatir terkait kondisi si Kecil di sekolah. Di satu sisi, Mama bangga karena si Kecil belajar mandiri, namun kadang kala juga khawatir bagaimana kondisi si Kecil saat di sekolah.
Berikut 7 hal yang perlu diketahui orangtua sebelum anak masuk TK versi Popmama.com. Disimak yuk!
1. Komunikasi dengan pasangan terkait kebutuhan sekolah anak

Pinterest/guiainfantilcom Mama dan Papa perlu berkomunikasi terkait kebutuhan sekolah si Kecil, misalnya perkiraan biaya sekolah agar dapat disesuaikan dengan budget, pembagian antar jemput anak, mempersiapkan sarapan dan bekal anak. Agar Mama dan Papa dapat mengetahui serta berkoordinasi.
2. Mengetahui kurikulum sekolah anak

Pinterest/Shavya Subba Selain membicarakan terkait kebutuhan sekolah anak secara umum, Mama dan Papa bisa mencari tahu kurikulum yang digunakan sekolah yang akan dituju. Hal tersebut bertujuan sebagai cara mengetahui tumbuh kembang si Kecil. Jadi fokusnya tidak hanya di akademik ya!
3. Memahami perubahan sifat anak di masa awal sekolah

Pinterest/Maria del Carmen Garcia Lantes First day jitters adalah fenomena yang si Kecil pasti alami ketika masuk sekolah. Hal yang sering dilakukan oleh si Kecil tidak lain adalah menangis hingga tantrum. Mama dan Papa tidak hanya mempersiapkan kebutuhan si Kecil ya, tetapi salah satunya adalah memberikan afirmasi positif kepada si Kecil.
4. Menerima bahwa anak mulai memiliki dunia sendiri/baru

Pinterest/Kabubi Ketika si Kecil berada di lingkungan baru dan menemukan teman-teman baru, si Kecil akan bercerita terkait teman-temannya. Perlu diingat ya Mama, pasti akan ada rasa ‘kehilangan’ karena fokus si Kecil tidak hanya pada Mama dan Papa lagi, melainkan juga ke teman-temannya. Hal tersebut justru tanda perkembangan yang bagus bagi si Kecil, karena buktinya ia dapat mengatasi perubahan lingkungannya dengan adaptasi.
5. Menerapkan Letting Go parenting agar anak mandiri

Pinterest/Kimberly Hilton Perhatian itu memang sudah tugas Mama dan Papa, namun memantau tumbuh kembang anak dengan mendukung sifat kemandirian tidak kalah penting. Apabila anak diterpa masalah, seperti berantem dengan temannya karena rebutan buku, tugas Mama dan Papa adalah tidak menghakimi si Kecil namun juga tidak menyalahkan temannya. Mama dan Papa bisa menanyakan bagaimana si Kecil mengatasi hal tersebut.
6. Kesiapan dalam perubahan rutinitas keluarga

Pinterset/Huffpost Perubahan tidak hanya terjadi bagi si Kecil, tetapi juga bagi Mama dan Papa. Misalnya harus siap ketika harus bangun lebih awal untuk memasak sarapan atau bekal si Kecil, memandikan si Kecil, memakaikan baju, mengantar ke sekolah, menjemput si Kecil apabila sesuatu terjadi di luar jam kepulangan. Pelan-pelan pasti akan terbiasa kok Mama.
7. Bekerja sama dengan guru di sekolah

Pinterest/Caroline Davenport-Riggs Mama dan Papa dapat memantau si Kecil melalui komunikasi dengan guru di sekolah, selain sebagai bentuk pendekatan, juga untuk mengetahui kegiatan si Kecil dan cara yang tepat untuk mengatasinya baik di rumah atau di sekolah.
Itu dia 7 hal yang perlu diperhatikan Mama Papa sebelum si Kecil masuk sekolah! Tidak hanya mengatasi kondisi baru si Kecil, tetapi juga mengatasi kondisi Mama Papa sendiri. Agar keduanya sama-sama siap untuk menghadapi masa transisi baru.

















