10 Hal Konyol yang Dilakukan Anak Sebelum Berusia 5 Tahun

Bisa jadi hiburan atau ujian untuk Mama nih

2 Juni 2020

10 Hal Konyol Dilakukan Anak Sebelum Berusia 5 Tahun
Freepik/prostooleh

Selalu ada saja hal-hal konyol yang anak lakukan. Ini bisa jadi hiburan, tapi kadang orangtua bisa merasa terganggu dengan tingkah anak yang seperti ini.

Biasanya orangtua memperingatkan anak untuk tidak melakukannya lagi, namun anak masih saja mengulanginya.

Anak melakukan hal konyol hanya karena mereka ingin menguji dan menjawab rasa penasarannya.

Jangan terganggu dengan proses belajar anak yang non-formal ini ya, Ma. Berikan penjelasan yang tepat agar anak paham dan segera move on dengan perilakunya.

Berikut Popmama.com telah merangkum 10 hal konyol yang dilakukan anak sebelum melewati usia balita.

1. Tutup pintu dibanting

1. Tutup pintu dibanting
Pixabay/qimono

Sebelum usia anak mencapai 3 tahun, mereka jelas tidak sampai untuk buka atau tutup pintu kamar sendiri. Tapi begitu mereka bisa melakukannya, jangan kaget kalau jadi sering tutup buka pintu dengan cara dibanting.

Bunyi yang mengagetkan semua orang membuat merasa anak diperhatikan. Mereka bisa tertawa setelah melihat orang lain menoleh ke arahnya.

Terlebih jika semua orang memasang ekspresi kaget atau marah.

Entah apa yang dipikirkan, anak akan merasa terhibur dengan ekspresi tersebut dan berniat mengulanginya lagi.

Beri penjelasan jika buka dan tutup pintu dengan cara dibanting bisa membuat tangannya terjepit. Suara gaduhnya juga bisa mengejutkan orang lain. Ini bisa berbahaya untuknya dan membuat orang lain merasa tidak nyaman.

Jelaskan dengan cara yang baik, dan ingat Ma untuk mengatakannya dengan senyuman.

2. Nyanyi di depan kipas angin

2. Nyanyi depan kipas angin
Popmama.com/Novy Agrina

Tidak peduli bersih atau kotor dipenuhi debu, anak kecil sangat suka bernyanyi di depan kipas angin.

Angin yang masuk ke mulut saat mereka membuka mulut membuatnya marasa aneh. Belum lagi jika ia bernyanyi di depan kipas angin, suaranya akan bergelombang dan anak pun akan tertawa.

Meski itu konyol dan mereka pun menertawakannya, tapi anak kecil selalu ingin mengulangnya lagi.

Berikan penjelasan bahwa kipas angin itu kotor dan debunya bisa masuk ke mulut lalu si Kecil jadi batuk. 

Jika ingin membiarkan si Kecil konser di depan kipas angin, maka Mama harus rajin membersihkannya setiap hari.

3. Ngintip pintu kulkas sebelum benar-benar rapat

3. Ngintip pintu kulkas sebelum benar-benar rapat
Dok.Popmama.com

Lagi-lagi anak merasa tertarik dengan pintu yang bisa mereka buka dan tutup. Cuma yang ini lebih menarik. 

Begitu pintu kulkas terbuka, segera ada lampu yang menyala dan udara sejuk langsung terasa. Namun saat pintu kulkas ditutup, sebelum benar-benar rapat maka lampunya mati dan rasa sejuknya hilang.

Anak kecil sangat penasaran dengan hal magic ini.

Pernah merasakannya juga nggak nih, Ma?

4. BAB di celana dan menghindar

4. BAB celana menghindar
webmd.com

Meski anak 3 tahun sudah belajar potty training, sesekali bisa saja mereka buang air besar di celana. Bisa jadi karena sudah tidak tahan dan toilet sedang dipakai oleh orang lain.

Jika sudah ketahuan BAB di celana, anak segera menghindar, marah, atau mbahkan menangis.

Sebenarnya mereka bisa saja merasa malu, tidak nyaman karena ditertawakan, atau kesal dengan diri sendiri karena tahu itu bukan hal yang tepat.

Berhenti meledek anak yang tidak sengaja buang air besar di celana. Mereka hanya perlu dibantu dan diingatkan.

Jika anak menghindar, katakan saja, "Kalau Mama tidak marah, Mama mau bantu kamu, ayo kita bersihkan sekarang."

Jika anak belum mereda tangisannya, berikan pelukan hangat Mama ya. 

Editors' Picks

5. Coret-coret kulit kaki dan tangan

5. Coret-coret kulit kaki tangan
Freepik/prostooleh

Pernah nggak Ma, melihat anak coret-coret kulit kaki dan tangannya dengan pulpen? Jangan salah, sebagian anak melakukan dengan lipstik dan alat makeup milik mamanya lho!

Ini adalah cara mereka menjawab rasa penasaran mereka. 

Anak juga belum paham kalau menulis itu harusnya di kertas, bukan di kulit mereka. Yang mereka lihat adalah ketika pulpen digerakkan maka mengeluarkan warna dan gambar di kulitnya.

Jika anak melakukan ini untuk pertama kali, Mama bisa katakan "Mama akan siapkan kertas setiap kamu ingin menulis. Kamu boleh pakai pulpen ini lagi. Sekarang kita cuci tangan dan kaki kamu dulu pakai sabun ya. Mama bantu bersih-bersih dulu yuk."

6. Memakan sesuatu dari lantai

6. Memakan sesuatu dari lantai
pixnio

Walau fase oral sudah lewat, tapi sebagian anak kecil masih refleks memungut sesuatu dari lantai dan memasukannya ke dalam mulut.

Ini mungkin mengejutkan orang dewasa yang melihatnya. Biasanya jika sang Kakak melihat adiknya melakukan ini akan berteriak dan membuat adiknya merasa malu.

Tenang dulu ya, segera keluarkan sesuatu yang dimasukkan ke dalam mulut tersebut dan bersihkan mulut si Kecil. 

Lakukan dengan tenang agar anak tidak mengangis dan meraung atau mengunci mulutnya rapat-rapat.

Yakinkan anak mama kalau dia aman selama bisa membuka mulutnya pelan-pelan.

7. Pakai sepatu milik mama atau papanya

7. Pakai sepatu milik mama atau papanya
footwearnews.com

Setelah bisa berjalan dan berlari, anak akan suka meniru orangtuanya. Dia adalah peniru ulung. 

Anak sangat suka memakai sepatu mama atau papanya. Mereka merasa keren ketika melakukan hal itu.

Biarkan anak merasakannya. Setelah itu, demi keamanan jelaskan mana sepatu milik mama dan miliknya. Anak akan mudah mengerti jika Mama sudah melabeli dan mengajarkan kepemilikan dari masing-masing benda.

8. Pakai baju baru, cuci dan pakai lagi

8. Pakai baju baru, cuci pakai lagi
Pixabay/pasja1000

Biasanya anak punya tokoh kartun favorit. Mana yang lagi disukai anak, lalu Mama membelikan pakaian dengan gambar kartun tersebut.

Karena terlalu menyukainya, anak akan pakai baju tersebut begitu selesai dicuci. 

Maka itu sering ada istilah "baju cuci kering pakai - cuci kering pakai" karena urutannya memang selalu seperti itu. 

Tenang saja Ma, orang lain yang melihat sepertinya akan mengerti kok. Bukan karena itu saja yang dimiliki, tapi karena itu yang lagi disukai oleh si Kecil.

9. Mutilasi barbie

9. Mutilasi barbie
Pexels/skitterphoto

Dari tahun ke tahun, anak kecil pasti sempat merasakan mainan Barbie. Tapi bagi anak balita, menggunting rambut, mencopot kepala, kaki dan tangan Barbie sepertinya jadi hal yang lumrah.

Belum lagi anak mama menangis setelah melihat Barbienya rusak, padahal dia sendiri yang melakukannya.

Nggak usah bingung ya Ma. Anak kecil memang melakukan hal konyol seperti itu. 

10. Lari saat ingin dipakaikan baju

10. Lari saat ingin dipakaikan baju
Popmama.com/Novy Agrina

Waktu memandikan anak jadi momen olahraga sehari-hari bagi mama. Siapa yang merasakan ini? 

Semakin dikejar maka larinya semakin ngebut. Semakin Mama mendekat maka si Kecil semakin menjauh sambil tertawa-tawa.

Wah perilaku yang seperti ini pasti menggoyah emosi mama nih. belum lagi keringat mengucur ya, Ma?

Tenang Ma, anggap saja sedang olahraga ya. Anak tidak selamanya seperti ini. Nanti akan tiba waktunya mereka tenang dan akan sukarela menyerahkan diri saat akan dipakaikan baju.

Itulah 10 hal konyol yang dilakukan anak sebelum usianya 3 tahun. Maklum saja ya Ma, namanyan juga anak-anak.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.