Orangtua perlu menyadari bahwa kesehatan anak tidak bisa dinilai hanya dari indikator “enak dipandang”. Tubuh yang terlihat bulat belum tentu menandakan kondisi sehat, karena aktivitas fisik dan komposisi tubuh justru menjadi penentu utama kesehatan anak secara menyeluruh.
“Kalau bentuk tubuh anak cenderung bulat tapi aktif, sering main sepeda, sepatu roda, lari-larian, itu sehat,” jelas dr. Nany.
Ia menjelaskan bahwa anak yang aktif biasanya memiliki massa otot yang baik.
“Kalau ototnya banyak dan bertambah, anak itu pasti sehat dan jarang sakit. Dia juga tidak menanam peradangan di tubuhnya,” tambahnya.
Massa otot yang baik pada anak berperan penting dalam metabolisme, imunitas, dan kesehatan jangka panjang. Karena itu, asupan protein dan aktivitas fisik perlu berjalan seimbang.
Selain gizi makro, dr. Nany juga mengingatkan pentingnya zat gizi mikro.
“Jangan lupa omega 3, ini dibutuhkan sangat besar untuk tumbuh kembang anak dan bersifat anti peradangan,” ujarnya.
Ia menyarankan orangtua menstimulasi anak untuk rutin mengonsumsi ikan laut sesuai anjuran, agar tumbuh kembang anak optimal dan risiko gangguan kesehatan bisa ditekan sejak dini.
Itulah tadi informasi mengenai ciri-ciri anak terlihat sehat tapi kurang gizi, orangtua perlu peka. Semoga membantu!
POPMAMA TALK Januari 2026 - dr. Nany Leksokumoro, Sp. GK
Spesialis Gizi Klinik dari Eka Hospital Pluit
Senior Editor - Novy Agrina
Editor - Onic Metheany & Denisa Permataningtias
Content Writer - Putri Syifa Nurfadilah & Sania Chandra Nurfitriana
Script - Sania Chandra Nurfitriana
Social Media - Irma Erdiyanti
Photographer - Hari Firmanto
Videographer - Hari Firmanto
Video Editor - Hari Firmanto
Design - Aristika Medinasari