Generasi Alpha sering dianggap terlalu banyak bicara, suka nyeletuk, bahkan dicap “asbun” oleh orang dewasa. Padahal, di balik kebiasaan mereka yang spontan, ada banyak faktor perkembangan pola pikir, lingkungan digital, hingga pola komunikasi di rumah yang ikut memengaruhi.
Menurut Alexandra Gabriella, M.Psi., Psi., C.Ht., C.ESt., Psikolog Klinis, penting bagi orangtua memahami perbedaan antara anak yang benar-benar kritis dengan anak yang hanya mencari perhatian. Cara meresponsnya pun perlu berbeda agar kemampuan berpikir anak tetap berkembang dengan sehat.
Berikut Popmama.com rangkum fakta mengenai Gen Alpha yang sering dianggap asbun padahal bisa jadi sedang belajar critical thinking.
