Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
TAZA 2.jpg
Popmama.com/Sania Chandra

Intinya sih...

  • A Tale of Tomorrow memegang tiga pilar utama: commitment, assurance, dan comfort.

  • Pameran dibagi menjadi lima area utama yang mewakili nilai komitmen fashion TAZA.

  • Ada sembilan koleksi busana yang ditampilkan sebagai pelengkap dari jalan cerita yang diperlihatkan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Merek modest fashion Indonesia, TAZA, resmi mempersembahkan solo exhibition bertajuk ‘A Tale of Tomorrow - Where Virtue Meets Responsibility’ yang dilaksanakan pada 9-15 Januari 2026 di D’Gallerie, Jakarta Selatan. 

Pameran fashion ini mengajak publik memaknai kembali busana bukan hanya sebatas produk, melainkan juga sebagai sebuah amanah, baik tentang pilihan yang dibuat hari ini, proses yang dijaga, dan dampaknya bagi masa depan.

Berikut Popmama.com siap membahas informasi lebih lanjut mengenai fashion exhibition A Tale of Tomorrow. 

1. Memegang tiga pilar utama akan fashion

Popmama.com/Sania Chandra

A Tale of Tomorrow memegang tiga pilar utama, yaitu commitment, assurance, dan comfort. Tiga pilar utama tercermin lewat cara TAZA memandang bagaimana busana dapat memberikan pemakainya ruang untuk bernapas dan bergerak dengan nyaman. 

Secara keseluruhan, exhibition memperlihatkan bagaimana brand ini memilih material yang dipikirkan secara mata. Serta, adanya komitmen akan pentingnya kesadaran tentang keberlanjutan dan tanggung jawab. 

“A Tale of Tomorrow lebih dari sekadar sebuah exhibition. Pameran ini menjadi undangan untuk berhenti sejenak, merefleksikan, dan memahami makna di balik setiap pilihan yang kita ambil. Ruang ini kami hadirkan untuk menghormati perjalanan yang membawa TAZA hingga hari ini, merayakan para tangan dan komunitas yang telah berjalan bersama kami, serta membayangkan masa depan modest fashion yang dibangun di atas tanggung jawab, ketulusan, dan tujuan,” kata Ashila Ramadhani selaku Founder TAZA saat acara ‘Media Preview & Opening of TAZA’s Exhibition “A Tale of Tomorrow: Where Virtue Meets Responsibility”’ di D’Gallerie, Jumat (9/1/2026). 

2. Pameran dibagi menjadi lima area utama

Popmama.com/Sania Chandra

Setiap area pameran A Tale of Tomorrow dirancang bukan sekadar sebagai ruang visual, melainkan sebagai perjalanan nilai akan komitmen fashion yang dipegang teguh oleh TAZA. 

Instalasi pameran terbagi menjadi lima area utama, di antaranya: 

  • The Shared Home: Area pembuka yang mengingatkan bahwa bumi adalah rumah bersama yang dititipkan sang pencipta. Pengunjung diajak memasuki pengalaman immersive melalui visual dan cerita sebagai refleksi atas hubungan manusia dan alam.

  • The Hands Behind: Ruang apresiasi bagi seluruh tangan di balik perjalanan TAZA, dari keluarga hingga tim, yang menegaskan bahwa setiap karya lahir dari proses, doa, dan kebersamaan.

  • The Piece That Gets You: Section yang memperlihatkan koleksi TAZA sebagai perwujudan nilai, menyatukan estetika, kenyamanan, dan tanggung jawab dalam karya yang dapat dikenakan. 

  • You: Area yang menempatkan pengguna setia TAZA, sebagai bagian penting dari perjalanan brand, di mana setiap karya menemukan makna dan keberlanjutan kisahnya. 

  • The Ones to Come: Sebagai penutup, section ini mengajak pengunjung menatap masa depan sebagai hasil dari pilihan-pilihan sadar yang dijaga hari ini.

3. Ada sembilan koleksi yang ditampilkan

Popmama.com/Sania Chandra

Totalnya ada sembilan koleksi busana yang ditampilkan TAZA untuk exhibition kali ini. Koleksi tersebut ditampilkan sebagai bentuk pelengkap dari jalan cerita yang diperlihatkan. 

“Koleksi baru yang ditampilkan jumlahnya ada sembilan,” ujar Ashila Ramadhani. 

Itu dia informasi lebih lanjut mengenai fashion exhibition A Tale of Tomorrow. Bagaimana menurut pendapat Mama? 

Editorial Team