Di tengah rutinitas yang semakin padat, overstimulation, dan burnout yang terus menghantui, banyak orang mulai mencari cara untuk memperlambat ritme hidup dan menemukan rasa tenang. Salah satu cara yang khas Gen Z adalah lewat fashion.
Fashion saat ini tak lagi sekadar soal tampil modis, tetapi juga tentang bagaimana pakaian bisa memengaruhi suasana hati saat dikenakan. Pilihan busana pun mulai mengarah pada sesuatu yang terasa lebih personal dan comforting, lewat warna-warna lembut serta siluet simpel yang memberi kesan tenang tanpa terlihat berlebihan.
Menurut Dr. Gail Saltz, Profesor Klinis Psikiatri yang fokus pada stres dan kecemasan, ada faktor psikologis di balik perubahan ini. Ia menjelaskan bahwa seseorang yang merasa terstrimulasi berlebih cenderung tertarik pada warna-warna muted karena mampu memberikan efek menenangkan.
Dari sinilah lahir istilah “Cortisol Closet,” yaitu konsep pakaian dengan palet warna lembut yang dirancang untuk menghadirkan rasa nyaman secara emosional. Jika fashion selama ini menjadi medium untuk menunjukkan kepribadian, Cortisol Closet hadir sebagai cara baru untuk mengekspresikan ketenangan diri.
Berikut, Popmama.com bagikan cara ikuti tren busana kortisol, menghadirkan energi yang lebih tenang lewat gaya dan warna berpakaian sehari-hari.
