Mengenal Jenis Kaus Dalam untuk Laki-laki Beserta Fungsinya

Agar kaus tidak muncul dari balik kemeja, Pa

16 Mei 2022

Mengenal Jenis Kaus Dalam Laki-laki Beserta Fungsinya
Freepik/Rawpixel

Mungkin terdengar repot namun nyatanya, ada beberapa jenis kaus dalam untuk laki-laki. Masing-masing jenis punya kegunaan yang berbeda, lho. 

Kebanyakan laki-laki hanya memiliki satu atau dua jenis kaus dalam saja. Pilihannya bukan berdasarkan kebutuhan, namun lebih pada apa yang ada saja. 

Agar tidak salah dan merusak penampilan, Popmama.com akan menjabarkan jenis kaus dalam laki-laki yang sesuai kebutuhan. 

1. Perbedaan undershirt dan T-shirt

1. Perbedaan undershirt T-shirt
Freepik

Saat stok kaus dalam habis, Papa bisa tanpa pikir panjang langsung mengambil kaus dan mengenakannya sebagai dalaman. Padahal, kaus dalam dan kaus biasa adalah dua jenis berbeda. 

Bahan yang digunakan untuk T-shirt atau kaus biasanya lebih tebal dibanding kaus dalam. Selain itu, seratnya lebih rapat dibanding kaus dalam. 

Potongan kaus dalam pun lebih pendek dibanding kaus biasa sehingga tidak muncul dari balik kemeja. Ukurannya pun cenderung lebih ketat sehingga bisa pas di badan dan tidak mengganggu bentuk badan saat mengenakan kemeja. 

Jadi, jangan asal pakai kaus ya, Pa. 

Editors' Picks

2. Kaus dalam dengan potongan V-neck

2. Kaus dalam potongan V-neck
Freepik/Andreas

Yang pertama adalah kaus dalam dengan potongan leher berbentuk V. Kaus ini cocok untuk Papa yang ingin mengenakan kemeja tanpa dasi. 

Dengan potongan leher yang rendah, Papa bisa tetap santai membuka kancing kemeja tanpa khawatir ada kaus dalam yang terlihat di baliknya. 

Namun jangan asal memilih V-neck saja karena beberapa merek tidak memiliki potongan cukup rendah sehingga tetap terlihat saat membuka kancing kemeja. 

3. Kaus potongan crewneck, untuk kemeja dengan dasi

3. Kaus potongan crewneck, kemeja dasi
Freepik

Beberapa pekerjaan menuntut Papa harus mengenakan dasi di kantor. Jika begitu, kaus dengan potongan crewneck atau rounded neck merupakan pilihan yang cocok. 

Kaus jenis ini memiliki potongan leher yang cukup tinggi sehingga tidak cocok digunakan untuk Papa yang ingin pakai kemeja dengan kancing atas dibuka. 

4. Kaus tanpa lengan 

4. Kaus tanpa lengan 
Freepik/Valuavitaly

Kaus dalam yang satu ini sering digunakan oleh Basuki di dalam serial Si Doel. Paling cocok digunakan dengan sarung, sambil membawa secangkir kopi. 

Kaus ini punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Kelebihannya adalah, memberikan udara yang lebih di area leher dan ketiak sehingga tidak mudah gerah. 

Namun sayangnya, saat sedang panas dan berkeringat banyak, area ketiak dan leher akan lebih mudah basah karena tidak terserap kaus dalam. 

5. Memilih warna kaus dan ukuran yang cocok

5. Memilih warna kaus dan ukuran cocok
Freepik/Atlascompany

Untuk aman dan ringkas, Papa seringnya memilih warna kaus yang putih saja. Padahal, warna putih terlihat jelas saat mengenakan kemeja putih atau yang berwarna cerah. Selain itu, warna putih juga rentan terkena noda terutama noda deodoran di ketiak. 

Jika warna kulit Papa cukup terang, sebaiknya memilih warna abu muda atau krem. Sedangkan jika kulitnya agak gelap, bisa memilih warna abu gelap atau cokelat muda. 

Sedangkan untuk ukuran, pastikan yang pas di badan, tidak terlalu longgar atau malah terlalu ketat. Terlalu ketat membuat Papa tidak nyaman. Kalau terlalu longgar bisa merusak penampilan karena terlihat menumpuk. 

Itu dia beberapa jenis kaus dalam yang bisa jadi inspirasi Papa saat memilih jika ingin beli yang baru. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk