Memasuki usia 50an, Happy Salma mulai merasakan berbagai perubahan baik fisik maupun mental. Proses pre-menopause yang dilaluinya tidak hanya mengubah keadaan fisiknya, tetapi juga memengaruhi emosinya serta pandangannya terhadap kehidupan. Pengalaman ini ia bagikan dalam acara Dermalogica, HER, Intelligent Beauty: The Kartini Collective Edit.
Alih-alih memandangnya sebagai suatu hal yang menakutkan, Happy memutuskan untuk lebih mendalami dirinya sendiri. Dia menyadari bahwa perubahan ini adalah bagian wajar dari perjalanan seorang wanita yang harus dilalui dengan kesadaran yang tinggi.
Di tengah kesibukan sebagai seniman, ibu, serta perempuan dengan berbagai peran, Happy berusaha untuk menjaga keseimbangan dalam hidupnya. Dari introspeksi, mengumpulkan informasi, hingga merawat tubuh dan mental, semua itu menjadi aspek krusial dalam rutinitas sehari-harinya.
Melalui pengalaman tersebut, Happy Salma menunjukkan bahwa pre-menopause bukanlah akhir segalanya, melainkan periode untuk lebih terhubung dengan diri sendiri dan menjalani kehidupan dengan lebih penuh kesadaran.
Lantas, bagaimana cara Happy Salma menghadapi masa pre-menopause dengan lebih tenang dan penuh perhatian? Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa langkah yang dapat Mama tiru dari pengalaman Happy Salma.
