Mewah tapi Unik, Tas dari 'Kulit Dinosaurus' Dilelang Rp 10 Miliar!!

- Tas mewah karya rumah mode Enfin Levé ini dibuat dari kolagen hasil rekayasa laboratorium yang diekstraksi dari fosil asli T-Rex berusia 66 juta tahun.
- Desainnya dihiasi perak sterling dan berlian hitam, memadukan warna teal elegan dengan sentuhan kemewahan bernilai ratusan juta rupiah per sampel bahan.
- Tas unik tersebut dilelang di Paris dengan harga fantastis mencapai sekitar Rp10 miliar, menjadikannya simbol perpaduan sejarah purba dan teknologi masa depan.
Dunia fashion rasanya nggak pernah kehabisan ide untuk menghadirkan inovasi yang bikin geleng-geleng kepala. Kalau biasanya tas mewah identik dengan kulit buaya, ular, atau domba, kali ini ada sebuah gebrakan yang super langka. Kebayang nggak sih, gimana jadinya kalau kamu menenteng tas yang materialnya berasal dari hewan purba yang sudah punah jutaan tahun lalu?
Baru-baru ini dunia mode dihebohkan dengan kemunculan sebuah handbag pertama di dunia yang diklaim terbuat dari 'kulit' dinosaurus jenis Tyrannosaurus rex (T-Rex). Tas mewah dengan warna teal yang menawan ini sukses mencuri perhatian publik karena memadukan unsur sejarah purbakala, teknologi canggih, dan kemewahan tingkat tinggi dalam satu wujud aksesori fashion.
Sebelum resmi dilelang, tas unik ini sempat dipajang di Art Zoo Museum, Amsterdam, dengan konsep yang sangat dramatis, yaitu diletakkan di atas batu di dalam kurungan tepat di bawah replika T-Rex. Kamu pasti penasaran kan, kok bisa fosil hewan purba disulap jadi tas secantik itu dan berapa harga fantastisnya? Tenang, Popmama.com sudah merangkum beberapa fakta menarik di balik tas 'kulit' T-Rex ini yang wajib kamu tahu!
Table of Content
1. Dikembangkan dari kolagen dan F=fosil asli t-rex


Mendengar kata 'kulit dinosaurus', kamu mungkin berpikir ada ilmuwan yang menemukan kulit utuh yang masih awet. Faktanya, material tas ini dikembangkan lewat teknologi rekayasa sel laboratorium yang super canggih. Para ahli mengekstraksi fragmen protein purba dari fosil T-Rex asli yang ditemukan di Montana, Amerika Serikat.
Lebih dari 66 juta tahun setelah kepunahan sang predator raksasa, jejaknya berhasil dihidupkan kembali dalam bentuk kolagen hasil rekayasa laboratorium. Kolagen inilah yang kemudian diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan tekstur dan bahan yang menyerupai kulit hewan, atau yang dikenal sebagai lab-grown leather (kulit buatan berbasis teknologi).
Langkah berani ini dirancang oleh rumah mode Enfin Levé. Kehadiran tas ini sebenarnya bukan cuma sekadar untuk gaya-gayaan, melainkan sebagai sebuah demonstrasi dan bukti konsep baru bahwa teknologi masa kini sudah mampu menciptakan kulit buatan berbasis laboratorium yang berkualitas tinggi.
2. Dihiasi perak sterling dan berlian hitam yang mewah

Bukan produk high-end namanya kalau tidak memberikan sentuhan kemewahan ekstra pada detailnya. Selain material utamanya yang sudah sangat langka dan bernilai sejarah tinggi, Enfin Levé juga memastikan tas ini memiliki visual yang sangat memikat mata pencinta fashion dunia.
Rumah mode tersebut menambahkan detail super mewah berupa perak sterling dan taburan berlian hitam. Perpaduan warna teal dari bahan kulit laboratorium dengan kilau perak serta berlian hitam ini membuat tampilannya terlihat sangat elegan, berkelas, sekaligus misterius secara bersamaan.
Untuk memberikan gambaran seberapa berharganya bahan ini, sampel kecil materialnya saja yang berukuran 10 x 15 cm ditaksir memiliki nilai yang luar biasa. Sampel sekecil itu dihargai sekitar €10.000 hingga €20.000, atau jika dirupiahkan bisa mencapai Rp170 juta hingga Rp340 juta, lho!
3. Tembus harga lelang hingga Rp 10 miliar

Dengan segala keunikan proses pembuatan dan kemewahan material pendukungnya, nggak heran kalau tas ini dibanderol dengan harga yang bikin melongo. Tas tangan pertama di dunia ini dijadwalkan masuk ke meja lelang di Paris, Prancis.
Nilai lelang awal untuk mahakarya ini diperkirakan bisa menyentuh angka 300 ribu hingga 500 ribu euro. Jika dikonversikan ke dalam mata uang kita, nilai tersebut setara dengan Rp5,6 miiliar hingga Rp9,3 miliar, bahkan ditaksir bisa menembus angka lebih dari Rs 5 crore atau sekitar Rp10 miliar!
Angka yang fantastis ini jelas sebanding dengan nilai inovasi dan kelangkaannya. Kolektor kaya atau pencinta fashion sejati yang berhasil memenangkan lelang ini pastinya bukan cuma membeli sebuah tas, tapi juga membeli sepotong sejarah dunia yang dikemas dalam teknologi masa depan.
Inovasi di dunia fashion memang selalu berhasil bikin kita takjub ya. Kreativitas tanpa batas yang digabungkan dengan teknologi lab ternyata bisa menghasilkan karya yang nggak pernah terbayangkan sebelumnya.
Kalau kamu punya uang Rp10 miliar, apakah kamu tertarik untuk ikut lelang dan mengoleksi tas dari 'kulit' dinosaurus ini untuk melengkapi penampilanmu?


















