Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Paduan Batik & Renda Manis, Hadirkan Koleksi Busana Anggun Memesona
Dok. Motif Hawa
  • Motif Hawa by Pipit Pramudia meluncurkan koleksi Laced in Solace di IN2MOTIONFEST X JMFW 2026

  • Koleksi ini mengutamakan kenyamanan melalui tencel lyocell, tulle, lace, dan batik dobby, dengan palet soft pink, soft blue, sage, cream, serta soft yellow.

  • Terdiri dari delapan look bersiluet A-line, straight, dan T, busana dihiasi bordir, patch 3D, serta tassel untuk tampilan feminin yang fleksibel dan artistik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Industri modest fashion Tanah Air kian berkembang dengan inovasi desain yang tetap berakar pada warisan budaya. 

Kali ini, dalam gelaran IN2MOTIONFEST X JMFW 2026 (Indonesia International Modest Fashion Festival) yang diselenggarakan pada  14–18 Oktober 2026 di Hall A & Cendrawasih Hall, JCC Senayan, Jakarta, jenama Motif Hawa by Pipit Pramudia kembali memikat perhatian lewat peluncuran koleksi terbarunya yang bertajuk Laced in Solace.

Mengusung konsep busana berstruktur lembut nan bersahaja, koleksi ini berhasil menyelaraskan keelokan renda (lace) modern dengan sentuhan kearifan lokal.

Dirancang untuk para perempuan yang mendambakan tampilan feminin berkarakter tanpa mengorbankan kenyamanan, Laced in Solace menghadirkan keanggunan yang bersahaja dan menyejukkan hati pemakainya.

Penasaran? Yuk, intip koleksi terbaru Motif Hawa yang anggun memesona berbalut ketenangan, bareng Popmama.com.

1. Filosofi 'Laced in Solace', harmoni ketenangan dan wastra nusantara

Dok. Motif Hawa

Sesuai namanya, koleksi ini lahir terinspirasi dari ketenangan dan kedamaian. 

Nuansa syahdu tersebut dipadukan secara apik bersama filosofi dua motif batik klasik Nusantara yang sarat makna, yakni Batik Parang dan Batik Kawung.

Garis miring dinamis pada motif Batik Parang dihadirkan sebagai representasi dari keteguhan hati, ketahanan, serta semangat pantang menyerah seorang perempuan dalam menjalani perannya. 

Sementara itu, pola geometris berulang dari motif Batik Kawung melambangkan kesucian hati, ketulusan, serta keseimbangan hidup yang senantiasa terjaga.

2. Eksplorasi material nyaman dalam balutan palet pastel yang menenangkan

Dok. Motif Hawa

Kenyamanan menjadi prioritas utama dalam perancangan koleksi Laced in Solace.

Motif Hawa memadukan ragam material premium seperti tencel lyocell, tulle, lace, hingga batik berbahan dobby yang jatuh lembut dan terasa sejuk di kulit saat dikenakan sepanjang hari.

Koleksi ini semakin memanjakan mata berkat pemilihan palet warna pastel yang lembut. 

Sentuhan rona soft pink, soft blue, sage, cream, hingga soft yellow memancarkan aura ketenangan, sekaligus mempertegas karakter feminim yang anggun tanpa terkesan berlebihan.

3. Detail 3D menawan dalam pilihan siluet yang fleksibel

Dok. Motif Hawa

Hadir dalam total 8 look, koleksi ini menawarkan variasi siluet potongan A (A-line), H (straight), dan T yang memberikan ruang gerak leluasa serta tampilan proporsional bagi berbagai bentuk tubuh perempuan.

Keistimewaan Laced in Solace kian terpancar lewat pengerjaan detail ornamennya yang teliti. 

Aksen bordir halus, aplikasi patch 3D yang artistik, serta hiasan tassel (rumbai tali) memberikan dimensi visual yang manis, modern, dan bernilai seni tinggi pada setiap busananya.

Melalui koleksi Laced in Solace, Motif Hawa by Pipit Pramudia sukses membuktikan bahwa busana santun dapat menjadi media untuk merayakan ketenangan diri sekaligus melestarikan wastra Nusantara. 

Perpaduan antara motif tradisi, renda modern, serta palet warna lembut menghadirkan inspirasi gaya yang tak lekang oleh waktu.

Bagi Mama pencinta gaya busana feminin dan anggun, koleksi ini siap menjadi pilihan sempurna untuk tampil memikat di berbagai kesempatan istimewa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article