Penuh Warna! Diana Rikasari Sulap Jersey Bola Jadi Karya Fashion Baru

Diana Rikasari berkolaborasi dengan desainer Spanyol Celia Bernardo mengubah jersey sepak bola bekas menjadi koleksi fashion berwarna dan feminin.
Koleksi handmade berisi 13 busana memadukan jersey dengan kain bermotif, sambil mempertahankan logo tim, sponsor, dan kerah khas sebagai identitas desain.
Karya upcycling tersebut tampil di Mercedes-Benz Fashion Week Madrid, menyoroti pemanfaatan pakaian secondhand untuk menciptakan busana bernilai tinggi dan mengurangi limbah tekstil.
Ternyata jersey sepak bola bukan hanya bisa digunakan untuk olahraga saja. Di tangan Diana Rikasari dan desainer asal Spanyol, Celia Bernardo jersey bekas bisa disulap menjadi fashion item yang lebih berwarna dan feminin.
Sentuhan ide kreatif ini berhasil membuktikan bahwa pakaian bekas dapat diubah menjadi karya baru yang menarik. Lewat kolaborasi upcycling bersama Celia B, deretan pakaian unik mereka berhasil menembus Mercedes-Benz Fashion Week Madrid.
Biar Mama nggak penasaran lagi, berikut Popmama.com telah rangkum informasi mengenai kolaborasi keduanya. Disimak ya!
Table of Content
1. Modifikasi atasan jersey dan rok ruffle

instagram.com/dianarikasari Pada salah satu penampilan, seorang model terlihat memukau dalam kombinasi atasan dan rok yang unik. Atasan yang dikenakan merupakan modifikasi jersey bola berkerah dengan motif garis hitam putih, lengkap bersama logo serta kerah aslinya.
Bagian bawah jersey ini dihiasi aksen lipatan rumbai bermotif bunga orange cerah. Sedangkan, bagian bawahnya dipadukan dengan ruffle skirt yang memiliki warna kontras.
Rok tersebut terdiri dari beberapa lapisan kain dengan warna dominan ungu bermotif tumbuhan, biru muda bergaris, serta corak floral penuh warna di bagian ujung bawahnya yang menambah kesan feminin.
2. Konsep upcycling tanpa menghilangkan identitas jersey

instagram.com/dianarikasari Koleksi rancangan ini terdiri dari 13 look busana unik yang dikerjakan secara handmade satu per satu dengan ketelitian tinggi. Pendekatan upcycling yang diusung Diana dan Celia memanfaatkan kontras material bekas sebagai nilai estetika utama.
Jersey bekas menjadi fondasi desain, sementara sisa-sisa kain bermotif memberi warna di setiap pakaian. Kedua desainer memastikan bahwa elemen olahraga dan kain-kain penuh warna saling melengkapi tanpa ada yang mendominasi.
Identitas asli berupa logo tim, sponsor, hingga kerah khas jersey sepak bola tetap dipertahankan dengan jelas. Hasilnya ialah karya fashion berkelanjutan yang eksklusif serta berbeda dari busana pada umumnya.
3. Mengangkat konsep unik ke panggung internasional

instagram.com/dianarikasari Kehadiran karya Diana Rikasari dan Celia Bernardo di Mercedes-Benz Fashion Week Madrid memberikan pesan kuat bagi industri fashion. Karya ini menjadi bukti bahwa pakaian bekas yang tak terpakai dapat diolah kembali.
Penggunaan bahan secondhand ini sekaligus menjadi langkah dalam mengurangi limbah tekstil, di sinilah ia turut menginspirasi untuk lebih menghargai pakaian lama serta berbelanja secara bijak.
Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak desainer lokal untuk terus berinovasi memanfaatkan bahan daur ulang. Gimana menurut Mama, jersey yang dihasilkan jadi menarik banget ya?























