7 Penyebab Makeup Flashback Ketika Difoto, Bikin Wajah Belang

Makeup flashback dapat membuat wajah terlihat putih atau keabu-abuan saat difoto menggunakan flash kamera.
Pemicunya meliputi kandungan SPF dan silika, lapisan makeup terlalu tebal, serta warna produk yang tidak sesuai dengan kulit.
Uji coba makeup, aplikasi tipis, dan pemilihan produk yang sesuai dapat membantu mengurangi risiko flashback.
Pernah merasa riasan sudah terlihat sempurna di depan cermin, tetapi hasilnya justru membuat wajah tampak putih atau keabu-abuan saat difoto menggunakan flash kamera?Â
Kondisi ini dikenal sebagai makeup flashback dan cukup sering dialami ketika seseorang mengabadikan momen dengan pencahayaan tambahan. Makeup flashback bukan semata-mata disebabkan oleh kesalahan teknik merias wajah.Â
Efek ini juga dapat dipengaruhi oleh kandungan bahan dalam produk makeup, ketebalan riasan, hingga pemilihan warna produk yang kurang sesuai dengan kulit.
Agar hasil makeup tetap terlihat natural dan tidak tampak pucat ketika difoto, penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat memicu efek tersebut.
Berikut Popmama.com telah merangkum tujuh penyebab makeup flashback ketika difoto yang perlu diketahui.
Table of Content
1. Penggunaan produk dengan kandungan SPF tinggi

Pexels/Yan Krukau Salah satu penyebab makeup flashback adalah penggunaan produk yang memiliki kandungan SPF tinggi, seperti sunscreen atau foundation yang dilengkapi perlindungan terhadap sinar matahari.Â
Produk tersebut dapat mengandung bahan mineral, seperti zinc oxide dan titanium dioxide, yang berfungsi membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).
Meski bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, kedua bahan tersebut memiliki kemampuan memantulkan dan menghamburkan cahaya. Dalam kondisi pencahayaan tertentu, terutama ketika menggunakan flash kamera, efek ini dapat membuat wajah terlihat lebih putih dibandingkan warna kulit aslinya.
Namun, kamu tidak perlu menghindari penggunaan sunscreen hanya demi mendapatkan hasil foto yang bagus. Sebaiknya, pilih produk yang nyaman digunakan, aplikasikan sesuai petunjuk, dan lakukan uji coba makeup sebelum menghadiri acara yang membutuhkan banyak sesi foto.
2. Menggunakan bedak dengan kandungan silika berlebihan

Magnific/magnific Loose powder atau setting powder sering digunakan untuk mengunci foundation, menyamarkan tampilan pori-pori, dan membantu mengurangi minyak berlebih pada wajah.Â
Beberapa produk bedak juga mengandung silika yang dapat memberikan hasil akhir halus serta membantu menciptakan tampilan kulit lebih lembut. Meski demikian, penggunaan bedak yang mengandung silika dalam jumlah berlebihan dapat membuat riasan terlihat berbeda ketika terkena cahaya flash.Â
Partikel bedak yang berada di permukaan kulit bisa menghamburkan cahaya sehingga wajah tampak lebih putih atau keabu-abuan dalam foto. Untuk mengurangi risiko tersebut, kamu bisa mengaplikasikan bedak secara tipis dan merata, terutama pada area yang mudah berminyak.Â
Hindari menumpuk terlalu banyak bedak di bawah mata, sekitar hidung, atau bagian wajah lainnya yang membutuhkan sentuhan tambahan.
3. Mengaplikasikan produk makeup terlalu tebal

Pexels/Marvin Malmis Ponce Menerapkan beberapa lapisan makeup memang dapat membantu menyamarkan noda, meratakan warna kulit, dan membuat riasan lebih tahan lama. Namun, penggunaan foundation, concealer, dan bedak secara berlebihan justru berisiko membuat wajah terlihat terlalu tebal.
Lapisan produk yang menumpuk dapat mengubah cara cahaya berinteraksi dengan permukaan kulit. Ketika terkena flash kamera, hasil riasan pun berpotensi terlihat kurang natural, bahkan menimbulkan perbedaan warna pada beberapa bagian wajah.
Untuk mendapatkan hasil makeup yang lebih menyatu, kamu sebaiknya mengaplikasikan foundation secara bertahap dengan lapisan tipis. Jika masih ada noda yang ingin disamarkan, gunakan concealer hanya pada area yang membutuhkan tambahan coverage.
Selain membuat hasil riasan tampak lebih alami, teknik ini juga membantu mengurangi risiko makeup terlihat cakey atau menggumpal saat difoto dari jarak dekat.
4. Warna produk makeup tidak sesuai dengan skin tone

Pexels/George Milton Pemilihan warna produk makeup yang kurang sesuai dengan warna kulit juga dapat membuat wajah terlihat berbeda ketika difoto. Misalnya, foundation dengan warna terlalu terang dapat membuat wajah tampak pucat, sedangkan warna yang terlalu gelap bisa menimbulkan perbedaan mencolok antara wajah dan leher.
Efek serupa dapat terlihat pada area tertentu, seperti bawah mata, dahi, dan rahang. Ketika terkena flash kamera, perbedaan warna tersebut bisa semakin terlihat sehingga riasan tampak tidak merata.
Untuk menghindarinya, kamu perlu memilih shade foundation yang mendekati warna kulit sekaligus mempertimbangkan undertone. Sebaiknya, coba produk pada area rahang dan periksa hasilnya di bawah pencahayaan alami sebelum memutuskan untuk menggunakannya.
Jangan lupa memperhatikan warna concealer. Jika ingin mencerahkan bawah mata, pilih warna yang hanya sedikit lebih terang daripada foundation agar hasilnya tetap menyatu dengan keseluruhan riasan.
5. Formula makeup kurang cocok untuk fotografi dengan flash

Pexels/Luis Becerra Fotógrafo Tidak semua produk makeup memberikan hasil yang sama ketika digunakan dalam kondisi pencahayaan berbeda. Beberapa produk dirancang untuk memberikan tampilan natural dalam aktivitas sehari-hari, sedangkan produk lainnya dikembangkan untuk kebutuhan fotografi atau acara dengan pencahayaan intens.
Formula tertentu dapat memantulkan atau menghamburkan cahaya secara berbeda sehingga hasil riasan di depan cermin belum tentu sama dengan hasilnya di kamera. Hal ini membuat sebagian produk berpotensi menimbulkan efek wajah putih atau keabu-abuan ketika difoto menggunakan flash.
Jika kamu akan menghadiri pesta, pernikahan, atau acara yang membutuhkan banyak dokumentasi, sebaiknya lakukan tes makeup terlebih dahulu. Cobalah mengambil foto menggunakan kamera dan pencahayaan yang serupa dengan kondisi acara untuk melihat hasil akhirnya.
Kamu juga bisa memilih produk dengan hasil akhir yang sesuai dengan kebutuhan, baik itu matte, satin, maupun natural. Pastikan produk tersebut nyaman di kulit dan tidak hanya mengandalkan klaim tertentu untuk menentukan kecocokannya dengan fotografi.
6. Menggunakan setting spray dengan kandungan tertentu

Pexels/www.kaboompics.com Setting powder dan setting spray berfungsi membantu mempertahankan riasan agar lebih tahan lama. Akan tetapi, beberapa produk dapat mengandung bahan mineral, seperti titanium dioxide dan zinc oxide, yang memiliki kemampuan memantulkan atau menghamburkan cahaya.
Ketika digunakan dalam kondisi tertentu, bahan-bahan tersebut berpotensi berkontribusi terhadap munculnya efek flashback. Hasilnya, beberapa bagian wajah dapat terlihat lebih terang daripada bagian lainnya saat terkena cahaya flash kamera.
7. Memakai concealer terlalu terang

Pexels/George Milton Concealer kerap digunakan untuk menyamarkan lingkaran hitam, noda, atau warna kulit yang tidak merata. Produk ini juga sering diaplikasikan di bawah mata untuk memberikan kesan wajah yang lebih segar dan cerah.
Namun, penggunaan concealer dengan shade yang terlalu terang dapat membuat area bawah mata terlihat kontras dengan bagian wajah lainnya. Perbedaan warna ini berpotensi semakin jelas ketika mengambil foto menggunakan flash kamera, sehingga hasil riasan tampak tidak menyatu.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih natural, pilih concealer yang mendekati warna kulit jika tujuan utamanya adalah menutupi noda atau lingkaran hitam.Â
Demikian informasi mengenai penyebab makeup flashback ketika difoto yang perlu diketahui. Semoga informasinya membantu, ya.Â






















