Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Parfum Berubah Warna, Jangan Panik sebelum Tahu Penyebabnya
magnific.com
  • Suhu tinggi, seperti penyimpanan di mobil atau kamar mandi, mempercepat reaksi kimia yang membuat cairan parfum lebih cepat menggelap.

  • Bahan alami seperti vanilin, paparan sinar ultraviolet, dan oksidasi saat botol dibuka dapat mengubah warna parfum menjadi kuning, keruh, atau kecokelatan.

  • Parfum yang lama disimpan masih dapat digunakan bila aromanya tetap wangi dan tidak memicu iritasi kulit, meski warnanya telah berubah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mama pasti pernah mendapati botol parfum di meja rias tiba-tiba mengalami perubahan warna menjadi kuning atau kecokelatan dari sebelumnya, ternyata perubahan warna belum tentu menandakan parfum tidak bisa dipakai lagi. 

Sebelum membuangnya, penting untuk mengenali faktor yang membuat cairan parfum bisa mengalami perubahan warna seiring berjalannya waktu. Dengan memahami penyebabnya, kamu bisa menilai parfum tersebut masih aman digunakan atau memang sudah waktunya diganti.

Biar tidak salah langkah dan semakin paham cara merawat parfum di rumah, berikut Popmama.com telah rangkum mengenai penyebab perubahan warna parfum. Disimak ya, Ma!

1. Suhu panas yang tinggi

magnific.com

Suhu yang terlalu panas ternyata menjadi salah satu pemicu utama cairan di dalam botol parfum bisa berubah warna menjadi gelap lebih cepat.

Temperatur ruangan yang tinggi atau seringnya parfum diletakkan di tempat panas, seperti dalam mobil dapat mempercepat berbagai reaksi kimia dalam formula cairannya.

Maka, hindari kebiasaan menyimpan botol parfum di area dengan suhu tinggi seperti kamar mandi, agar kualitas dan warna aslinya tetap terjaga dengan baik.

2. Pengaruh kandungan bahan alami

magnific.com/KamranAydinov

Parfum berkualitas umumnya mengandung campuran minyak atsiri alami, ekstrak tumbuhan, rempah, atau resin pilihan yang karakternya sangat sensitif terhadap perubahan waktu.

Contoh paling mudah ditemukan ialah kandungan vanilin pada aroma vanila, di mana senyawa alaminya secara bertahap akan menggelap sehingga warna awalnya berubah menjadi kekuningan.

Perbedaan karakteristik bahan baku alami dari setiap proses produksi juga membuat warna akhir parfum tidak selalu sama persis, namun hal ini merupakan hal wajar dan masih aman untuk dipakai.

3. Terlalu sering terkena sinar matahari

magnific.com/freepic.diller

Tempat penyimpanan parfum memegang peran penting, di mana paparan cahaya khususnya cahaya matahari dapat memecah serta mengubah molekul sensitif di dalam parfum.

Meletakkan botol parfum di dekat jendela kamar atau meja rias yang terpapar cahaya matahari langsung akan mempercepat proses perubahan warna menjadi keruh.

Meskipun botol transparan tampak cantik untuk dipajang, tempat ini memberikan perlindungan minim terhadap cahaya sehingga disarankan menyimpannya di dalam laci tertutup.

4. Terjadinya proses oksidasi

magnific.com

Oksidasi merupakan salah satu proses kimia paling umum yang terjadi ketika molekul di dalam cairan parfum bereaksi secara langsung dengan oksigen dari luar.

Setiap botol parfum dibuka, udara akan masuk ke dalam wadah dan perlahan memengaruhi formulanya. Seiring berjalannya waktu akibat proses oksidasi, cairan parfum dapat berubah warna menjadi kecokelatan yang terkadang juga mengubah aromanya.

5. Terlalu lama menyimpan parfum

magnific.com/prostooleh

Lama penyimpanan produk tentu memiliki batas toleransi, di mana parfum yang telah disimpan bertahun-tahun wajar mengalami perubahan warna.

Masa simpan yang panjang membuat seluruh bahan aktif didalamnya berproses secara alami, sehingga memunculkan perubahan warna yang tidak terlihat mata.

Selama aromanya masih terasa wangi saat disemprotkan dan tidak menimbulkan reaksi iritasi di kulit, parfum Mama masih layak untuk digunakan kembali. Jadi jangan buru-buru membuangnya, tanpa tahu penyebabnya dengan jelas!

Curated For You

Editorial Team

Related Article