Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Perbedaan Kulit Dehidrasi dan Kulit Kering yang Sering Disalahartikan
Freepik.com

Intinya sih...

  • Kulit kering disebabkan oleh kurangnya produksi minyak alami, menyebabkan kulit kasar dan bersisik, membutuhkan produk dengan kandungan emolien.

  • Kulit dehidrasi terjadi karena kekurangan air di dalam lapisan kulit, bisa disebabkan oleh faktor seperti kurang minum air putih atau penggunaan skincare yang terlalu keras.

  • Perbedaan mendasar terletak pada sumber permasalahannya, kulit kering bersifat jangka panjang sementara kulit dehidrasi dapat membaik ketika kebutuhan cairan tubuh dan hidrasi kulit terpenuhi dengan baik.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tidak sedikit Mama mengira kulit yang terasa kencang dan tampak kusam termasuk kulit kering. Padahal, kondisi tersebut belum tentu menandakan tipe kulit kering. 

Mungkin hal ini bisa jadi kulit sedang mengalami dehidrasi. Sekilas memang tampak serupa, tetapi sebenarnya keduanya memiliki penyebab dan cara perawatan yang berbeda. 

Berikut Popmama.com menjelaskan bagaimana perbedaan antara kulit dehidrasi dan kulit kering, melansir dari The Ordinary. Yuk simak berikut ini. 

Pengertian Kulit Kering

Freepik.com

Kulit kering adalah kondisi dimana produksi minyak alami (sebum) pada kulit lebih sedikit, sehingga lapisan pelindung kulit tidak cukup kuat untuk menjaga kelembapan tetap terkunci.

Akibatnya, kulit terasa kasar, tampak bersisik, mudah iritasi, bahkan bisa terasa gatal atau perih. Pada beberapa Mama, kulit kering juga terasa tetap tidak nyaman meskipun sudah menggunakan pelembap ringan.

Karena berkaitan dengan kadar minyak alami yang rendah, kulit kering umumnya membutuhkan produk dengan kandungan emolien untuk membantu memperkuat skin barrier.

Kulit Dehidrasi Terjadi karena Kekurangan Air

Freepik.com

Berbeda dari kulit kering, kulit dehidrasi adalah kondisi sementara akibat kurangnya kadar air di dalam lapisan kulit. Semua jenis kulit bisa mengalami dehidrasi, termasuk kulit berminyak sekalipun.

Beberapa faktor pemicunya antara lain kurang minum air putih, paparan udara ber-AC atau cuaca panas, kurang tidur, hingga penggunaan produk skincare yang terlalu keras.

Ciri kulit dehidrasi biasanya berupa rasa tertarik, tampilan kusam, garis halus yang lebih terlihat, serta elastisitas yang menurun. Bahkan, kulit bisa tampak berminyak di permukaan tetapi tetap terasa kering di bagian dalam.

Untuk mengatasinya, kulit membutuhkan hidrasi dari bahan humektan yang mampu menarik air ke dalam kulit, seperti glycerin atau hyaluronic acid.

Apa Perbedaan Keduanya?

Freepik.com

Perbedaan paling mendasar terletak pada sumber permasalahannya. Kulit kering biasanya bersifat jangka panjang karena merupakan tipe kulit. 

Sementara itu, kulit dehidrasi dapat membaik ketika kebutuhan cairan tubuh dan hidrasi kulit terpenuhi dengan baik.

Nah, dengan memahami perbedaan ini dapat membantu Mama memilih produk yang sesuai, sehingga perawatan lebih efektif dan tidak memperparah kondisi kulit.

Tips Menjaga Kulit agar Tetap Sehat dan Lembap

Freepik/azerbaijan_stockers

Agar kulit tetap terawat, baik Mama memiliki tipe kulit kering maupun sedang mengalami dehidrasi, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh: dengan minum air putih yang cukup setiap hari.

  • Gunakan pembersih wajah yang lembut: hindari produk yang membuat kulit terasa tertarik setelah mencuci wajah.

  • Aplikasikan pelembap sesuai kebutuhan kulit: pilih tekstur yang lebih kaya untuk kulit kering dan formula berbasis hidrasi untuk kulit dehidrasi.

  • Hindari eksfoliasi berlebihan: untuk mencegah lapisan pelindung kulit.

  • Gunakan sunscreen setiap hari: untuk melindungi skin barrier dari paparan sinar matahari.

  • Perhatikan kondisi ruangan: penggunaan humidifier bisa membantu menjaga kelembapan udara jika Mama sering berada di ruangan ber-AC.

Inilah penjelasan tentang kulit kering dan kulit dehidrasi yang terletak pada kondisi kulit dan cara perawatannya.

Karena itu, dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kulit Mama akan terasa lebih nyaman, kenyal, dan tampak sehat alami.

Editorial Team