7 Cara Mengatasi Kulit Kering saat Berpuasa, Ini Cara Jaga Kelembapannya

- Minum air putih secara bertahap untuk menjaga kelembapan kulit
- Perhatikan menu sahur dan berbuka agar kulit tetap terjaga kelembapannya dari dalam
- Mengonsumsi vitamin E, C, dan antioksidan serta mengurangi konsumsi minuman manis dan kafein yang tinggi
Saat menjalani puasa, tubuh mengalami perubahan pola makan dan minum yang cukup signifikan. Waktu asupan cairan yang terbatas dari sahur hingga berbuka membuat tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi.
Salah satu dampak yang paling sering terasa adalah kulit menjadi lebih kering, terasa tertarik, bahkan tampak kusam dan kurang segar.
Jika tidak diatasi dengan tepat, kondisi ini bisa membuat makeup kurang menempel sempurna dan kulit terasa tidak nyaman sepanjang hari.
Karena itu, penting bagi Mama untuk tetap menjaga kelembapan kulit, baik dari dalam maupun dari luar.
Berikut Popmama.com merangkum 7 cara yang bisa Mama lakukan untuk mengatasi kulit kering saat berpuasa agar tetap lembap dan sehat selama Ramadan. Yuk simak berikut ini.
Table of Content
1. Minum air putih yang cukup

Meski tidak bisa minum sepanjang hari, Mama tetap bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan strategi yang tepat.
Cobalah membagi waktu minum dari berbuka hingga sahur secara bertahap, bukan langsung sekaligus. Cara ini membantu tubuh menyerap cairan lebih optimal.
Kulit yang terhidrasi dengan baik biasanya terasa lebih kenyal dan tidak mudah mengelupas. Sebaliknya, ketika tubuh kekurangan cairan, produksi minyak alami bisa terganggu sehingga kulit terasa lebih kering dan kasar.
2. Perhatikan menu sahur dan berbuka

Makanan yang Mama konsumsi saat sahur dan berbuka juga memengaruhi kondisi kulit. Makanan tinggi garam, terlalu pedas, atau berminyak bisa memicu tubuh kehilangan cairan lebih cepat.
Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang mengandung air seperti semangka, mentimun, atau jeruk.
Selain membantu hidrasi, kandungan vitamin dan mineralnya juga baik untuk menjaga kesehatan kulit selama berpuasa. Menu yang seimbang akan membantu kulit tetap terjaga kelembapannya dari dalam.
3. Mengonsumsi vitamin E dan C

Selain cairan, kulit juga membutuhkan nutrisi penting seperti vitamin E, vitamin C, dan antioksidan untuk menjaga elastisitasnya.
Nutrisi ini membantu memperkuat skin barrier sehingga kulit tidak mudah kehilangan kelembapan.
Mama bisa mendapatkannya dari alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, serta sayuran hijau. Dengan asupan nutrisi yang cukup, kulit akan tampak lebih sehat dan tidak mudah kusam meski sedang menjalani puasa.
4. Mengurangi konsumsi minuman manis dan kafein yang tinggi

Minuman berkafein seperti kopi dan teh dalam jumlah berlebihan bisa bersifat diuretik, yang membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Begitu juga dengan minuman manis yang tinggi gula karena bisa memengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh.
Jika Mama tetap ingin menikmati kopi, sebaiknya batasi jumlahnya dan imbangi dengan air putih yang cukup. Mengganti minuman manis dengan infused water atau jus tanpa tambahan gula juga bisa menjadi pilihan lebih sehat untuk menjaga kelembapan kulit.
5. Mandi menggunakan suhu air yang sesuai

Mandi air panas memang terasa nyaman, terutama setelah seharian beraktivitas. Namun, suhu air yang terlalu panas dapat menghilangkan minyak alami kulit yang berfungsi menjaga kelembapan.
Sebaiknya gunakan air hangat suam-suam kuku dan batasi durasi mandi agar lapisan pelindung kulit tetap terjaga. Setelah mandi, segera aplikasikan pelembap saat kulit masih sedikit lembap agar hidrasi lebih terkunci dengan baik.
6. Menggunakan moisturizer dan body lotion

Saat berpuasa, penggunaan pelembap menjadi langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Pilih moisturizer dengan kandungan yang mampu menjaga hidrasi seperti hyaluronic acid, glycerin, atau ceramide untuk wajah, serta body lotion yang melembapkan untuk tubuh.
Gunakan secara rutin setelah mandi dan sebelum tidur. Jika diperlukan, Mama juga bisa mengaplikasikan ulang pada area yang terasa sangat kering seperti siku, lutut, dan tumit agar tetap lembut sepanjang hari.
7. Melakukan eksfoliasi

Kulit kering disertai penumpukan sel kulit mati akan membuat permukaan kulit terasa kasar dan tampak kusam.
Melakukan eksfoliasi satu hingga dua kali seminggu dapat membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terasa lebih halus.
Namun, pastikan Mama tidak melakukannya terlalu sering karena bisa membuat kulit semakin kering. Gunakan produk dengan butiran lembut atau chemical exfoliant ringan agar skin barrier tetap terjaga selama puasa.
Inilah 7 cara yang dapat Mama lakukan untuk mengatasi kulit kering saat berpuasa. Mulai dari menjaga hidrasi dari dalam hingga memperkuat kelembapan dengan penggunaan skincare yang tepat.
Selain itu, jika rutin dilakukan kulit tetap bisa terasa lembut, sehat, dan bercahaya meski sedang menjalani ibadah puasa.










![[FOLAGO PRO] WESTLIFE-MEDIA-3.png](https://image.popmama.com/post/20260211/upload_ef7b3a5a4257aedb1fafe21b28154807_d5685b86-c638-4600-9094-0821126797b6.png)







