Pernahkah kamu tiba-tiba terbangun tepat pukul 3 pagi lalu sulit tidur kembali? Sesekali mengalaminya terasa wajar saja. Namun, jika hal ini terus terjadi berulang, mungkin kamu mulai bertanya-tanya apa penyebabnya.
- Sering terbangun pukul 3 pagi bisa disebabkan oleh stres, gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea, serta kondisi kesehatan yang mengganggu kenyamanan tubuh saat beristirahat.
- Perubahan hormon pada masa menopause dapat memicu sensasi panas dan keringat berlebih di malam hari, membuat perempuan lebih sering terbangun dari tidurnya.
- Kebiasaan sebelum tidur seperti bermain ponsel, minum kopi, atau makan terlalu dekat waktu tidur dapat menurunkan kualitas tidur dan menyebabkan seseorang mudah terbangun tengah malam.
Sering terbangun pada jam 3 pagi bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari stres, kebiasaan tidur yang kurang baik, hingga kondisi kesehatan tertentu. Memahami penyebabnya dapat membantu kamu menemukan solusi yang tepat agar kualitas tidur kembali optimal.
Lantas, apa saja penyebab seseorang sering terbangun jam 3 pagi? Simak penjelasannya dari Popmama.com berikut ini.
Table of Content
1. Stress

Stres menjadi salah satu penyebab paling umum seseorang terbangun di tengah malam, seperti jam 3 pagi. Saat pikiran dipenuhi kekhawatiran, tubuh menghasilkan hormon kortisol yang membuat otak lebih waspada sehingga sulit mempertahankan tidur hingga pagi yang optimal.
Dilansir dari Healthline, tubuh yang stres akan mengalami lonjakan detak jantung dan tekanan darah yang membuat sulit untuk tidur kembali seperti semula.
Stres itu sendiri dipicu oleh kecemasan yang berlebihan sebelum tidur. Karena itu, sebaiknya menjernihkan pikiran sebelum tidur agar tubuh dapat beristirahat sepenuhnya
2. Gangguan tidur

Sering terbangun pukul 3 pagi bisa menjadi tanda adanya gangguan tidur. Insomnia adalah gangguan tidur paling umum yang terjadi saat seseorang sulit mempertahankan tidur. Namun, insomnia bukanlah satu-satunya gangguan tidur yang menjadi penyebab sering terbangun tengah malam.
Sleep Foundation menyebutkan bahwa sleep apnea turut menjadi penyebab terbangun di tengah malam. Sleep apnea merupakan gangguan tidur saat napas berhenti atau tersendat ketika tidur, sehingga tubuh kekurangan oksigen dan tidur pun menjadi terganggu.
3. Masalah kesehatan

Beberapa kondisi kesehatan dapat mengganggu siklus tidur dan membuat seseorang terbangun di tengah tidurnya.
Dikutip dari Verywell Mind, kondisi kesehatan yang membuat seseorang sering terbangun dapat berupa masalah pernapasan, rasa sakit pada bagian tertentu, gangguan pada jantung, hingga gangguan saraf.
Masalah kesehatan tersebut bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri, atau perubahan pada fungsi tubuh yang menghambat tidur nyenyak.
4. Menopause

Menopause umumnya terjadi pada perempuan berusia 45-55 tahun yang ditandai dengan gejala tidak haid selama 12 bulan berturut-turut.
Menurut Harvard Health Publishing, menopause dapat membuat seseorang terbangun di malam hari karena adanya penurunan drastis kadar hormon estrogen dan progesteron.
Bagi perempuan yang mengalami menopause, terbangun di malam hari dapat disebabkan oleh sensasi panas yang sering disertai keringat berlebih.
5. Bermain ponsel sebelum tidur

Sering scroll media sosial atau menonton video pendek sebelum tidur? Mungkin itu penyebab kamu sering terbangun tengah malam.
Healthline mengungkapkan beberapa kebiasaan sebelum tidur yang tidak sehat, salah satunya adalah bermain ponsel sebelum tidur.
Cahaya biru yang dipancarkan layar ponsel dapat menekan produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur dan bangun. Bermain ponsel sebelum tidur memiliki dampak pada penurunan kualitas tidur hingga mengganggu siklus tidur.
6. Minum kopi sebelum tidur

Pada umumnya, kopi dikonsumsi pada pagi hari sebelum beraktivitas yang dipercaya mampu meningkatkan energi, fokus, dan kewaspadaan. Sebagian orang juga mengonsumsi kafein pada malam hari untuk efek yang sama. Namun, hal tersebut justru menjadi penyebab sering terbangun di malam hari.
Dilansir Sleep Foundation, kandungan kafein dalam kopi memblokir adesonin, yakni zat kimia di otak yang memicu rasa kantuk dan mengubah produksi melatonin sehingga menjadi sulit tidur dan memungkinkan untuk lebih sering terbangun di malam hari.
7. Makan terlalu dekat dengan waktu tidur

Makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat sistem pencernaan terganggu karena sistem pencernaan diminta untuk tetap bekerja saat tubuh seharusnya beristirahat. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga naiknya asam lambung yang dapat menganggu waktu tidur.
Sleep Foundation menjelaskan bahwa makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat memicu penyakit GERD. GERD dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang menganggu tidur di malam hari.
Itulah beberapa penyebab sering terbangun di malam hari, terutama pada pukul 3 pagi. Jika kondisi ini terjadi berulang, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat.























