9 Daftar Makanan Tahan Lama Secara Alami, Ada Nasi hingga Oat

- Artikel membahas sembilan bahan makanan yang secara alami tahan lama tanpa pengawet, cocok untuk stok harian maupun kondisi darurat agar tidak boros dan mengurangi risiko makanan basi.
- Beras, pasta, madu, dan gula disebut memiliki daya simpan paling panjang hingga puluhan tahun bila disimpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering.
- Selain bahan pokok, ada juga keju beku-kering, sayuran dehidrasi, kacang-kacangan, oat, serta makanan siap saji yang praktis dan awet untuk kebutuhan jangka panjang.
Siapa yang sering kesal karena stok bahan makanan di dapur keburu basi sebelum sempat dimasak? Kejadian ini pasti sering dialami, apalagi kalau kamu tipe yang suka belanja bulanan dalam jumlah banyak.
Kabar baiknya, ada sederet bahan makanan yang secara alami memiliki umur simpan panjang tanpa perlu tambahan bahan pengawet apa pun.
Bahan-bahan ini cocok banget dijadikan stok makanan, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun jaga-jaga saat kondisi darurat. Penasaran apa saja makanannya? Berikut Popmama.com mengulas 9 daftar makanan tahan lama secara alami. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
1. Nasi

Beras jadi juara pertama soal daya tahan. Melansir Meal Kit Supply, beras termasuk bahan makanan yang murah, mudah didapat, dan gampang disimpan, baik dalam bentuk beras putih, beras merah, maupun campuran keduanya.
Mengutip BODYTEC, beras putih bisa bertahan hingga 30 tahun kalau disimpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering. Sementara itu, beras merah umurnya lebih pendek, sekitar 6 sampai 12 bulan, karena kandungan minyak alaminya yang lebih tinggi membuatnya lebih cepat tengik.
2. Pasta

Selain nasi, pasta juga layak masuk daftar bahan pokok yang awet. Mengutip Meal Kit Supply, pasta kering yang disimpan dengan benar bisa bertahan satu sampai tiga dekade, jadi kamu bisa leluasa bereksperimen dengan berbagai saus dan bumbu tanpa khawatir stoknya keburu rusak.
Menurut BODYTEC, pasta gandum biasa bahkan bisa tahan sampai 30 tahun dalam wadah kedap udara, sedangkan pasta gandum utuh sedikit lebih pendek karena kandungan minyaknya lebih banyak.
3. Keju

Kalau bicara produk olahan susu, keju sebenarnya tidak setahan bahan-bahan kering lainnya di daftar ini. Mengutip Meal Kit Supply, keju biasa memang tidak bisa disimpan bersama beras atau pasta karena sifatnya sebagai produk dairy.
Namun, ada varian khusus yang dirancang untuk penyimpanan jangka panjang, yaitu keju beku-kering atau freeze-dried cheese, yang bisa disimpan bertahun-tahun tanpa kehilangan cita rasa gurihnya. Jenis ini sering jadi andalan untuk stok darurat.
4. Sayuran kering

Buat kamu yang butuh variasi sayuran tanpa khawatir cepat busuk, sayuran kering atau dehidrasi bisa jadi solusi. Melansir Meal Kit Supply, proses pengeringan membuat kandungan air dalam sayuran hilang sehingga bakteri dan jamur sulit berkembang biak.
Wortel kering, misalnya, disebut bisa bertahan sampai puluhan tahun, sementara jagung kering minimal awet selama 10 tahun. Selain murah, sayuran kering juga praktis diolah kapan saja.
5. Kacang lentil dan kacang polong

Golongan kacang-kacangan seperti lentil dan kacang polong juga masuk kategori bahan makanan awet. Mengutip Meal Kit Supply, lentil dan kacang polong umumnya bisa bertahan sekitar 5 tahun, dan disarankan menyimpan lentil utuh dibanding yang sudah dibelah agar daya tahannya lebih maksimal.
Sementara itu, dilansir BODYTEC yang mengacu pada publikasi Utah State University menyebutkan bahwa berbagai jenis kacang-kacangan seperti split peas, lentil, kacang merah, dan kacang hitam bisa disimpan hingga 1 tahun di tempat yang sejuk dan kering. Perbedaan angka ini wajar terjadi karena kondisi dan cara penyimpanan yang berbeda-beda.
6. Madu

Kalau ada satu bahan makanan yang layak disebut abadi, jawabannya adalah madu. Melansir Meal Kit Supply, madu termasuk pemanis alami yang daya tahannya nyaris tidak ada batasnya selama disimpan dengan benar.
Mengutip BODYTEC yang merujuk pada riset dari US National Library of Medicine, madu memiliki sifat antibakteri alami yang membuatnya tidak mudah rusak, bahkan disebut-sebut bisa membantu meredakan infeksi ringan. Jadi, tidak heran kalau madu jadi salah satu bahan yang paling sering direkomendasikan untuk stok jangka panjang.
7. Gula

Sama seperti madu, gula juga masuk daftar bahan makanan yang nyaris tidak pernah basi. Mengutip Meal Kit Supply, gula tidak akan rusak meski disimpan bertahun-tahun, meskipun teksturnya bisa berubah menjadi menggumpal kalau terkena kelembapan.
Supaya kualitasnya tetap terjaga, simpan gula dalam wadah kedap udara dan jauhkan dari tempat lembap.
8. Makanan siap saji

Makanan siap saji atau ready-to-eat meal juga bisa jadi pilihan stok darurat yang praktis. Melansir Meal Kit Supply, jenis makanan kemasan seperti meals ready-to-eat (MRE) bisa bertahan hingga 5 tahun dan biasanya sudah mengandung sekitar 1.200 kalori per porsi lengkap dengan tiga menu.
Menu makanan seperti ini merupakan cara yang praktis, yaitu tinggal buka kemasan, dan makanan siap disantap tanpa perlu memasak dari nol. Cocok untuk situasi mendesak atau saat malas ke dapur.
9. Oat

Oat alias rolled oats ternyata punya sejarah panjang sebagai bahan makanan andalan saat masa sulit. Mengutip BODYTEC, oat populer sejak masa Great Depression dan kembali naik daun saat resesi karena harganya terjangkau dan daya tahannya cukup lama, sekitar 2 sampai 3 tahun kalau disimpan kering dalam wadah kedap udara.
Melansir Meal Kit Supply, oat juga dikenal sehat karena kandungan serat larutnya dan daya tahannya kurang lebih setara dengan beras dan kacang-kacangan kering.
Nah, itulah pembahasan mengenai 9 daftar makanan tahan lama secara alami. Semoga bermanfaat!



-yqiw83mtJ0caz9pWJ6QPJm4gJ0FromqF.jpg)

















