Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apa Itu Ghost Mode? Tren Menghilang Sementara dari Rutinitas Harian
Pexels/Alexey Demidov
  • Ghost mode adalah tren gaya hidup di mana seseorang memilih menjauh sementara dari distraksi sosial dan digital untuk fokus pada diri sendiri, kesehatan mental, atau pengembangan pribadi.
  • Banyak orang menjalani ghost mode karena merasa lelah dengan tekanan pekerjaan, ekspektasi sosial, dan kebisingan media sosial yang membuat energi mental terkuras.
  • Meskipun bermanfaat untuk menenangkan pikiran dan membangun kebiasaan baru, ghost mode perlu dijalani seimbang agar tidak berujung pada isolasi atau rasa kesepian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah merasa capek dengan hidup yang terasa terlalu ramai? notifikasi terus berdatangan, pekerjaan atau tugas seperti tidak ada habisnya, belum lagi tekanan sosial dari medsos. 

Di tengah rutinitas yang serba cepat, tidak sedikit orang mulai merasa ingin mengambil jeda sejenak, bahkan kalau bisa seperti menghilang dulu dari semuanya. Inilah yang kemudian dikenal dengan ghost mode.

Gaya hidup ini kini semakin banyak dianut dan mulai ramai dibicarakan di forum diskusi berbagai platform. Nah, agar tidak semakin penasaran, yuk ikut Popmama.com membahas apa itu ghost mode secara lengkap berikut ini!

Mengenal Arti Ghost Mode dalam Gaya Hidup Modern

Pexels/José Antonio Otegui Auzmendi

Secara sederhana, ghost mode adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan fase ketika seseorang memilih menghilang sejenak dari keramaian sosial agar bisa lebih fokus pada tujuan pribadi, kesehatan mental, atau pengembangan diri.

Dilansir dari OH YES Daily, ghost mode dipahami sebagai bagian dari tren unreachable lifestyle, yaitu gaya hidup ketika seseorang sengaja mengurangi akses terhadap distraksi sosial maupun digital agar bisa lebih fokus pada hal-hal yang dianggap penting dalam hidup.

Dalam praktiknya, ghost mode tidak selalu berarti memutus hubungan dengan semua orang. Banyak orang menjalani fase ini dengan cara yang lebih sederhana, seperti mengurangi waktu bermain media sosial, berhenti terlalu sering membagikan kehidupan pribadi, atau menjadi lebih selektif dalam merespons pesan dan ajakan sosial.

Karena belum termasuk istilah psikologi formal, ghost mode lebih tepat dipahami sebagai tren lifestyle untuk meraih keseimbangan hidup.

Alasan Banyak Orang Mulai Menjalani Ghost Mode

Pexels/AI25.Studio Studio

Kalau dipikir-pikir, alasan di balik tren ini sebenarnya cukup relatable. Banyak orang merasa terlalu lelah dengan kebisingan hidup modern.

Mulai dari tuntutan pekerjaan, tekanan sosial, sampai kebiasaan membandingkan hidup sendiri dengan orang lain di media sosial, semuanya bisa terasa menguras energi mental.

Semakin banyak orang mulai jenuh dengan ekspektasi dari lingkungan sekitar, cepat membalas pesan, dan terus aktif secara online. Karena itu, sebagian orang memilih mengambil jarak sementara untuk mengembalikan fokus pada diri sendiri.

Bagi sebagian orang, ghost mode terasa seperti kesempatan untuk berhenti sejenak tanpa harus terus mengikuti ritme hidup orang lain.

Kebiasaan yang Biasanya Dilakukan saat Ghost Mode

Pexels/Vitaly Gariev

Setiap orang tentu punya cara masing-masing, tetapi ada beberapa kebiasaan yang cukup sering muncul saat seseorang menjalani ghost mode.

Biasanya, seseorang mulai mengurangi aktivitas media sosial, berhenti terlalu sering mengunggah kehidupan pribadi, atau membatasi interaksi yang terasa menguras energi.

Ada juga yang memilih fokus pada rutinitas baru seperti olahraga, membaca buku, belajar keterampilan baru, memperbaiki pola tidur, atau mengejar target finansial.

Ghost mode juga sering dikaitkan dengan konsep "disappear for six months”, yaitu fase ketika seseorang sengaja lebih sunyi demi fokus membangun kebiasaan baru tanpa terlalu banyak validasi dari lingkungan sekitar.

Bukan sekadar menghilang, ghost mode memberi ruang bagi diri sendiri untuk berkembang dengan lebih tenang.

Perbedaan Ghost Mode, Healing, dan Burn Out

Pexels/Piotr Arnoldes

Karena sama-sama terdengar seperti menjauh, banyak orang mengira ghost mode sama dengan burnout atau proses healing. Padahal, ketiganya punya makna yang berbeda.

Burnout biasanya terjadi ketika seseorang merasa sangat lelah secara emosional dan mental akibat tekanan yang berlebihan. Sementara healing lebih identik dengan proses pemulihan emosional setelah mengalami pengalaman yang berat.

Di sisi lain, ghost mode lebih sering dilakukan secara sadar sebagai bentuk pengaturan ulang fokus hidup. Dilansir dari Dexerto, dalam dunia self improvement, ghost mode justru lebih mirip dengan tren monk mode karena sama-sama mengurangi distraksi. 

Namun, monk mode biasanya lebih menekankan disiplin ketat dan produktivitas tinggi, sedangkan ghost mode cenderung lebih fleksibel dan personal.

Manfaat yang Dicari dari Ghost Mode

Pexels/Nick Mayer

Alasan orang mencoba ghost mode tentu berbeda-beda. Ada yang ingin lebih fokus bekerja, memperbaiki kesehatan mental, membangun kebiasaan baru, atau sekadar ingin hidup terasa lebih tenang.

Bagi sebagian orang, mengurangi distraksi digital membuat mereka merasa lebih fokus dan tidak terlalu terdorong untuk membandingkan hidup sendiri dengan pencapaian orang lain di media sosial.
Sebagian lainnya menganggap ghost mode sebagai bentuk perlawanan kecil terhadap budaya serba cepat yang membuat seseorang merasa harus selalu online, responsif, dan terlihat produktif.

Hal yang Perlu Diwaspadai saat Menjalani Ghost Mode

Pexels/Jie He

Meski terdengar menarik, ghost mode juga bukan sesuatu yang selalu cocok untuk semua orang. Jika dilakukan terlalu ekstrem, misalnya benar-benar memutus hubungan dengan orang terdekat atau mengisolasi diri terlalu lama, kondisi ini justru bisa memunculkan rasa kesepian.

Menurut sejumlah ulasan yang dibagikan di forum Reddit, beberapa orang mengaku merasa lebih fokus setelah menjalani ghost mode, tetapi ada juga yang merasa makin terisolasi karena terlalu jauh mengambil jarak dari lingkungan sosial.

Karena itu, penting untuk tetap menjaga keseimbangan, untuk tetap terhubung dengan orang di sekitar selama fase ghost mode.

Ghost Mode, Perlukah Dicoba?

Pexels/Stephan Seeber

Sebenarnya, tidak ada aturan khusus soal ini. Kalau akhir-akhir ini hidup terasa terlalu penuh dan melelahkan, mungkin mengambil sedikit jarak dari distraksi memang bisa membantu.

Namun, ghost mode tidak harus berarti menghilang total dari semua orang. Kadang, perubahan kecil seperti membatasi waktu media sosial, lebih fokus pada rutinitas sehat, atau mengurangi kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain juga sudah cukup memberi efek besar.

Itu tadi pembahasan lengkap mengenai apa itu ghost mode. Apakah kamu tertarik untuk mencoba atau sudah pernah melakukannya lebih dulu?

Editorial Team

Related Article