Hernia inguinalis tidak bisa sembuh sendiri. Resiko terbesar adalah strangulasi, di mana usus yang terjepit kehilangan aliran darah dan menyebabkan kerusakan permanen. Dilansir dari WebMD, hal ini merupakan kondisi darurat medis yang membutuhkan operasi segera.
Menurut Healthgrades, operasi hernia inguinalis dapat dilakukan tradisional terbuka atau laparoskopi, tergantung ukuran hernia, kondisi pasien, dan pengalaman dokter.
Prosedur modern sering menggunakan mesh untuk memperkuat dinding perut, mengurangi resiko kekambuhan, dan mempercepat pemulihan. Selain intervensi bedah, pencegahan meliputi menghindari angkat berat berlebihan, menjaga berat badan ideal, dan mengatasi sembelit kronis.
Dengan penanganan tepat, pasien bisa hidup normal tanpa resiko komplikasi dan pencegahan kondisi darurat yang mengancam jiwa.
Pemulihan pasca operasi biasanya membutuhkan beberapa minggu, tergantung teknik operasi dan kondisi pasien.
Konsultasi rutin dengan dokter dianjurkan untuk memastikan hernia tidak kambuh. Mengetahui resiko dan pencegahan membantu pasien menjaga kesehatan jangka panjang.
Hernia inguinalis merupakan kondisi yang umum tapi bisa beresiko serius jika diabaikan. Dilansir dari Healthgrades, operasi adalah metode paling efektif untuk memperbaiki hernia dan meningkatkan kualitas hidup.
Selain itu, gaya hidup sehat dan pemantauan rutin membantu meminimalkan resiko kambuh. Dengan informasi yang tepat, pasien dan keluarga dapat mengambil keputusan medis yang lebih aman dan efektif.
Sekarang, Mama dan Papa sudah tahu nih apa itu Hernia Inguinalis. Yuk, mulai seimbangkan dengan hidup sehat dan peduli dengan gejala-gejala Hernia sjak dini. Semoga bermanfaat ya!