Untuk memudahkan Mama mencukupi kebutuhan cairan sekitar 2 liter per hari, diperkenalkanlah kampanye Pola 3-2-1 menggunakan botol ukuran 700ml.
“Melalui kampanye 3-2-1, AQUVIVA ingin menghadirkan panduan hidrasi yang sederhana, praktis, dan mudah diingat, yaitu 3 botol AQUVIVA 700 ml setara 2 liter air untuk 1 hari pasti sejuknya,” jelas Devi Chrisnatalia, Senior Brand Manager AQUVIVA.
Menurut dr. Cut Hafiah, pola ini sangat membantu karena masyarakat, mungkin termasuk Mama sering kali lupa atau tidak mengindahkan jumlah dan waktu minum yang tepat saat berpuasa.
Berikut adalah waktu terbaik untuk mengonsumsinya:
1 Botol saat berbuka puasa: Berfungsi sebagai rehidrasi awal untuk mengganti cairan yang hilang setelah belasan jam berpuasa.
1 Botol setelah Tarawih: Membantu proses metabolisme tubuh, terutama saluran cerna, serta mengganti cairan yang digunakan saat beraktivitas di malam hari.
1 Botol saat sahur: Memenuhi kebutuhan hidrasi sebagai modal energi agar tubuh tetap optimal dan tidak kekurangan cairan selama menjalani puasa seharian penuh.
Waktu terbaik membantu Mama untuk menjaga saluran cerna terutama lambung, karena memiliki kapasitas atau daya tampung tertentu.
“Jadi, selain kuantitas atau jumlah asupan yang kita konsumsi, waktu juga sangat penting. Kita tidak bisa langsung minum dalam jumlah banyak sekaligus karena tubuh tidak bisa menerimanya secara langsung,” jelasnya.
Selain itu, saat berpuasa, metabolisme tubuh seolah diatur ulang ( restart ) dari awal. Jika Mama minum terlalu banyak sekaligus, energi tubuh akan habis hanya untuk memproses udara di saluran cerna, yang justru bisa membuat Mama merasa lebih lelah setelah berbuka.
Dengan membagi waktu minum secara bertahap melalui pola 3-2-1, metabolisme tubuh dapat berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini memastikan asupan cairan tersalurkan dengan baik ke seluruh organ penting.