5 Alasan Penting Harus Memulai Investasi di Awal Tahun

Tak ada kata terlambat untuk memulai investasi

14 Januari 2021

5 Alasan Penting Harus Memulai Investasi Awal Tahun
Freepik

Memasuki awal tahun mungkin menjadi waktu yang tepat untuk memulai berinvestasi. Mengingat juga kondisi dunia saat ini yang belum terlepas dari wabah virus corona dan entah sampai kapan akan berakhir, sehingga perlu menyiapkan finansial yang cukup untuk kedepannya.

Untuk menjaga kondisi finansial agar tetap stabil di tengah pandemi, maka beberapa orang mengambil keputusan untuk berinvestasi sedini mungkin dengan memilih jenis investasi yang menurut mereka bisa menguntungkan dan hasilnya berlipat-lipat.

Jenis investasi seperti investasi properti, investasi reksadana, investasi saham, investasi emas, bahkan investasi asuransi pun dianggap sebagai investasi yang paling menguntungan.

Namun, terlepas dari itu semua kira-kira apakah alasan penting yang membuat seseorang harus melakukan investasi di awal tahun ini? Berikut Popmama.com berikan alasannya.

1. Investasi di awal tahun akan meningkatkan nilai aset dan kekayaan

1. Investasi awal tahun akan meningkatkan nilai aset kekayaan
Freepik/drobotdean

Ketika mulai berinvestasi lebih awal maka nilai aset dan kekayaan dipastikan akan semakin meningkat kedepannya.

Aset ini bisa berupa properti, gedung, atau lainnya. Tak hanya itu, uang yang dimiliki atau tersimpan sebagai dana investasi juga termasuk aset penunjang kekayaan.

Secara umum, meningkatkan aset dan kekayaan merupakan tujuan utama dari investasi. Suku bunga yang ditawarkan oleh investasi dapat menambah kekayaan dari aset yang kamu miliki saat ini. ketika dana investasi menghasilkan bunga, maka bunga itulah yang menjadi keuntungan untuk kamu.

Editors' Picks

2. Memberikan kebebasan finansial di masa mendatang

2. Memberikan kebebasan finansial masa mendatang
Freepik/cookie_studio

Mencapai kebebasan finansial adalah tujuan bagi kebanyakan orang. Kebebasan finansial berarti memiliki cukup tabungan, investasi finansial, dan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri maupun keluarga. Kebebasan finansial juga diartikan sebagai uang yang bekerja untuk kita bukan kita yang bekerja untuk mendapatkan uang.

Dengan kebebasan finansial kamu bisa dengan bebas membeli suatu barang atau aset baru untuk diinvestasikan kembali tanpa perlu khawatir dengan biaya yang dikeluarkan.

Selain itu, hutang yang dimiliki, terjadinya krisis moneter negara, bahkan sulitnya perekonomian akibat pandemi seperti ini tak terlalu jadi masalah karena kamu sudah berinvestasi dan mencapai kebebasan finansial tersebut.

Kamu juga tidak selamanya akan bekerja terus-menurus seumur hidup atau hanya bergantung pada gaji saja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Maka dari itu, di sinilah peran berinvestasi sejak awal, yaitu untuk melipatgandakan kekayaan dan mendatangkan pundi-pundi semakin besar agar kebutuhan hidup kamu dan keluarga selalu terjamin.

3. Investasi dapat mengatasi inflasi

3. Investasi dapat mengatasi inflasi
Freepik/pch.vector

Inflasi merupakan keadaan di mana terjadi kenaikan harga barang maupun jasa secara umum dalam waktu yang panjang. Inflasi disebabkan karena adanya ketidakseimbangan arus uang dan barang.

Indonesia sendiri, rata-rata terjadi inflasi sebesar lima hingga delapan persen setiap tahunnya. Hal tersebut berarti setiap tahun nilai dari uang yang kamu miliki akan berkurang sebesar inflasi tersebut.

Apabila kamu memiliki gaji yang cenderung stagnan atau bertahan di nominal yang segitu-segitu saja, maka sebaiknnya di awal tahun ini kamu meluangkan waktu sejenak untuk memulai berinvestasi.

Kamu bisa memulai dengan investasi reksadana apabila belum memiliki modal yang besar. Investasi reksadana juga terbilang mudah karena kamu tidak perlu repot mengelola dana karena sudah ada manajer investasi. Selain itu, minimum investasi reksadana hanya sebesar Rp 500.000 bahkan kurang dari itu.

4. Investasi di awal tahun akan menyelamatkan masa depan

4. Investasi awal tahun akan menyelamatkan masa depan
Freepik/drobotdean

Memulai investasi di awal tahun bisa jadi langkah awal untuk menyelamatkan masa depan kamu. Dengan melakukan investasi maka kamu dapat memulai untuk merencanakan masa depan agar terjamin sepenuhnya bahkan sampai hari tua.

Jika kamu hanya mengandalkan gaji bulanan, Tunjangan Hari Raya (THR), ataupun bonus akhir tahun saja untuk disisihkan sebagai tabungan, maka semua itu tidak akan cukup menunjang finansialmu di masa mendatang karena jumlahnya tidak akan bertambah. Lain halnya dengan berinvestasi.

Untuk itu, kamu perlu berinvestasi dari sekarang supaya tidak menyesal di kemudian hari. Kamu bisa memili investasi jangka panjang, seperti investasi emas, investasi saham, properti, obligasi, maupun reksadana.

5. Persiapan kondisi darurat

5. Persiapan kondisi darurat
Freepik

Berinvestasi di awal tahun juga diperlukan untuk mempersiapkan apabila terjadi suatu kondisi darurat, di mana kondisi tersebut terjadi secara tiba-tiba tanpa direncanakan.

Seperti keadaan pandemi saat ini yang datangnya tak terduga, tentu mengagetkan banyak pihak dan berdampak pada berbagai macam sektor, terutama sektor ekonomi. Krisis keuangan dan resesi ekonomi terjadi di banyak negara, belum lagi pekerja yang kena PHK massal karena banyak perusahaan yang melakukan pengurangan tenaga kerja.

Di sinilah peran investasi, saat keadaan sedang memburuk dan tidak menentu, kamu masih bisa bertahan karena kondisi finansial masih stabil. Dengan berinvestasi, maka tak perlu khawatir jika dihadapkan dengan berbagai macam kondisi darurat apapun.

Itulah beberapa alasan mengapa kamu harus melakukan investasi di awal tahun. Jika memiliki modal yang cukup sebaiknya gunakanlah untuk berinvestasi.

Pasalnya, dengan berinvestasi maka  finansial akan tercukupi dan terjamin karena nilainya akan semakin bertambah. Orang yang berinvestasi akan mendapatkan keuntungan yang besar dalam jangka waktu lama.

Jadi tunggu apa lagi, yuk mulai berinvestasi!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.