Untuk meminimalisir bahaya tersebut, sebenarnya ada plastik yang secara khusus dibuat aman untuk makanan atau biasa disebut food grade. Plastik yang berkode PP (Polypropylene - kode 5) dapat tahan hingga suhu 100 derajat celcius.
Plastik ini biasanya juga cocok untuk makanan panas dan biasanya memiliki label ‘microwave safe’. Namun, plastik ini tidak sepenuhnya menjamin bebas dari migrasi zat berbahaya.
Tidak semua plastik food grade aman terkena panas, terutama yang tipis seperti wadah sekali pakai (PET) yang dapat meleleh dan melepas zat kimia berbahaya.
Untuk itu, penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan panas atau melalui proses memasak sangat tidak disarankan karena zat kimia yang larut dan menempel pada makanan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan.
Dengan ini, penggunaan pembungkus lontong dari bahan alami seperti daun pisang dan janur masih menjadi pilihan yang paling bijak, meskipun prosesnya cukup ribet dan mungkin tidak semudah menemukan plastik.
Selain aman untuk makanan, pembungkus alami ini juga memberi aroma wangi yang khas pada lontong dan dapat membangkitkan selera makan, apalagi dipadu dengan menu yang menggugah selera seperti opor atau rendang.
Itu dia penjelasan mengenai bahaya bungkus lontong pakai plastik, bisa sebabkan gangguan hormon hingga kanker.
Jadi, hindari penggunaan plastik untuk bungkus makanan panas, ya, Ma!
Apakah plastik pembungkus makanan aman digunakan? | Ya, plastik pembungkus makanan aman digunakan jika digunakan dengan benar dan mengikuti petunjuk produsen . Jika tidak digunakan dengan benar, ada risiko perpindahan zat kimia dari plastik pembungkus makanan ke makanan. |
Apakah kantong plastik berbahaya bagi kesehatan? | Ada zat karsinogenik yang bakal keluar dari penggunaan botol atau kantong plastik, terutama saat terkena paparan panas. Tak hanya berbahaya bagi kesehatan, kantong plastik juga sangat berbahaya bila pembuangannya tidak pada tempat yang tepat. |
Apa efek BPA bagi tubuh? | BPA dapat mengganggu sistem hormon tubuh dan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan reproduksi, penyakit jantung, dan obesitas. |