Dalam Islam, Inilah 5 Keistimewaan Memiliki Rasa Ikhlas

Saat menjadi pribadi yang ikhlas, ini akan membuat kamu merasa bahagia bukan?

6 Mei 2021

Dalam Islam, Inilah 5 Keistimewaan Memiliki Rasa Ikhlas
Pexels/Keira Burton

Pastinya, tidak ada yang lebih indah dan mengesankan dibandingkan dengan hati yang ikhlas.

Sayangnya, sebagian orang mungkin belum menerima segala sesuatu dengan hati ikhlas.

Meski menjadi pribadi yang senantiasa ikhlas bukan perkara mudah, namun setiap muslim perlu menjalankan segala urusan dengan niat ikhlas dalam kehidupan sehari harinya.

Sedangkan menurut pandangan Islam, inilah 5 kesitimewaan memiliki rasa ikhlas. Yuk, cek ulasannya dari Popmama.com!

1. Memiliki rasa ikhlas adalah perintah langsung dari Allah

1. Memiliki rasa ikhlas adalah perintah langsung dari Allah
Pexels/RODNAE Productions

Sebenarnya, ikhlas memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam.

Meski ikhlas sangat sulit untuk diterapkan, sebenarnya ikhlas adalah sesuatu yang berharga dan akan disayangi oleh Allah SWT. 

Di mana sifat istimewa ini termasuk perintah langsung dari Allah SWT. Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas yang tidak mengharap imbalan atau hal bersifat duniawi.

Sebagaimana Allah SWT pun banyak menyebut ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan:

“Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada Nya." (QS Az-Zumar:2).

Editors' Picks

2. Sebagai syarat utama diterimanya amal ibadah

2. Sebagai syarat utama diterima amal ibadah
Pexels/Meruyert Gonullu

Ikhlas merupakan amalan hati yang perlu mendapatkan perhatian khusus  dan dilakukan secara terus-menerus bukan?

Ini sebagaimana rasa ikhlas memiliki keistimewaan, yaitu sebuah perkara paling mendasar dan terpenting sebagai syarat utama diterimanya amal ibadah.

Itu artinya, rasa ikhlas sangat istimewa dan menjadi sangat bernilai di hadapan Allah. Berikut surat yang mendasarinya QS. Al-A’raf: 29:

“Katakanlah: Tuhanku menyuruhku untuk berlaku adil. Dan hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap shalat, dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula.”

3. Menjadi sebuah amalan yang bernilai besar

3. Menjadi sebuah amalan bernilai besar
Pexels/Michael Burrows

Belajar ikhlas dalam menghadapi musibah apapun memang sangat tidak mudah bukan?

Namun di dalam Islam, memiliki rasa ikhlas dapat sebagai sebuah amalan dan pengharapan yang bernilai besar di mata Allah SWT.

Sebagaimana rasa ikhlas terhadap sesuatu yang dialami tercantum pada hadits berikut ini:

“Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar karena niat (ikhlas karena Allah) dan betapa banyak pula amal yang besar menjadi kecil hanya karena niat (bukan karena Allah)." (HR Imam Muslim).

4. Sifat dasar Nabi Muhammad

4. Sifat dasar Nabi Muhammad
Pexels/Manprit Kalsi

Dengan menerapkan rasa ikhlas, itu berarti ia punya hati yang tulus dan bersih tanpa dikuasai oleh nafsu duniawi.

Sebagaimana sifat ikhlas yang tidak memaksakan menjadi sebuah amalan, ini selalu dilakukan oleh nabi Muhammad.

Di mana para nabi dan rasul berdakwah dan menjalankan segala perintah Allah dengan penuh keikhlasan.

Jadi sebagai umat muslim, maka sudah selayaknya mencontoh sifat ikhlas yang merupakan teladan para nabi.

Rasulullah bersabda:

“Allah tidak menerima amal kecuali apabila dilaksanakan dengan ikhlas untuk mencari ridha Allah semata”. (HR Abu Daud dan Nasa'i).

5. Akan memiliki perasaan yang lebih tenang

5. Akan memiliki perasaan lebih tenang
Pexels/Ba Tik

Secara perlahan dan bertahap, dengan rasa ikhlas bisa dipastikan bahwa kamu dapat senantiasa berpikir positif.

Bahkan dengan rasa ikhlas, kamu akan memiliki perasaan yang lebih tenang dan sebagai salah satu cara meningkatkan suatu kebaikan.

Sebagaimana keistimewaan dari rasa ikhlas ini terdapat di dalam sebuah hadits:

“Barang siapa menjadikan akherat sebagai tujuannya maka Allah akan menjadikan kekayaan dalam hatinya.” (HRAtTirmidzi).

Demikianlah kelima keistimewaan rasa ikhlas di dalam Islam. Apakah kamu akan selalu menerapkannya?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.