Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Berapa Lama Makanan Bertahan di Dalam Lambung?

3 min read
Berapa Lama Makanan Bertahan di Dalam Lambung?
Pexels.com/cottonbro studio
  • Makanan umumnya berada di lambung sekitar 40 hingga lebih dari 120 menit sebelum masuk usus halus; makanan tinggi protein atau lemak cenderung lebih lama dicerna.
  • Air putih biasanya keluar dari lambung dalam 10–20 menit, sedangkan jus bening, teh, soda, smoothie, protein shake, dan kaldu membutuhkan waktu berbeda sesuai kandungannya.
  • Lama pencernaan tiap orang dipengaruhi metabolisme, jenis makanan, aktivitas, kebugaran, kebiasaan duduk, stres, riwayat operasi, serta penggunaan obat atau suplemen tertentu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah makanan masuk ke dalam tubuh, proses pencernaan tidak terjadi secara instan. Makanan yang dikonsumsi perlu melewati beberapa tahapan hingga akhirnya diolah menjadi energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Salah satu organ yang berperan penting dalam proses ini adalah lambung. Namun, pernahkah Mama penasaran berapa lama makanan bisa berada di dalam lambung sebelum berpindah ke organ pencernaan berikutnya?

Melansir dari wawancara Cleveland Clinic bersama dr. Christine Lee selaku dokter spesialis gastroenterologi, berikut penjelasan Popmama.com tentang berapa lama makanan bertahan di dalam lambung? Yuk, disimak!

  1. 1. Berapa lama makanan bertahan di dalam lambung?

    Berapa lama makanan bertahan di dalam lambung?
    Pexels.com/MART PRODUCTION

    Ternyata, waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan bisa berbeda-beda, tergantung jenis makanan yang dikonsumsi dan berlangsung selama beberapa jam.

    Sementara itu, makanan umumnya berada di dalam lambung sekitar 40 hingga lebih dari 120 menit sebelum berpindah ke usus halus.

    dr. Lee menjelaskan, makanan yang mengandung lebih banyak protein atau lemak biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

    Sebaliknya, makanan sederhana seperti nasi putih, pasta, atau gula sederhana dapat meninggalkan lambung dalam waktu sekitar 30 hingga 60 menit.

    Namun, tambahan lemak dan protein seperti selai kacang, alpukat, telur, hingga daging dapat membuat prosesnya berlangsung lebih lama, bahkan hingga beberapa jam.

  2. 2. Bagaimana dengan waktu yang dibutuhkan air untuk dicerna?

    Bagaimana dengan waktu yang dibutuhkan air untuk dicerna?
    Pexels.com/Emma Pollard

    Berbeda dengan makanan padat, cairan cenderung lebih cepat meninggalkan lambung karena tidak membutuhkan banyak proses pemecahan.

    Air putih umumnya hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 20 menit untuk keluar dari lambung.

    Sementara itu, waktu pencernaan cairan lain dapat berbeda tergantung kandungannya. Minuman sederhana seperti jus bening, teh, atau soda membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 40 menit.

    Sedangkan minuman yang lebih kompleks seperti smoothie, protein shake, dan kaldu tulang dapat bertahan sekitar 40 hingga 60 menit di dalam lambung.

  3. 3. Faktor yang mempengaruhi lama proses pencernaan

    P
    Pexels.com/Mikhail Nilov

    Durasi makanan dicerna di dalam tubuh dapat berbeda pada setiap orang.

    Waktu tersebut hanya menjadi perkiraan karena proses pencernaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi tubuh hingga kebiasaan sehari-hari.

    Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi lama pencernaan makanan antara lain:

    • Bentuk tubuh dan metabolisme tubuh

    • Jenis makanan yang dikonsumsi

    • Obat-obatan atau suplemen yang sedang dikonsumsi

    • Tingkat aktivitas fisik dan kebugaran tubuh

    • Kebiasaan hidup aktif atau lebih banyak duduk

    • Riwayat operasi tertentu

    • Tingkat stress

    Selain itu, beberapa jenis obat juga dapat memengaruhi proses pencernaan, seperti obat radang sendi, antikolinergik, antidepresan, obat antispasmodik, obat diabetes, kontrasepsi oral, hingga obat untuk penyakit Parkinson.

    Itu dia penjelasan seputar berapa lama makanan bertahan di dalam lambung. Perlu diingat, proses pencernaan setiap orang bisa berbeda tergantung berbagai faktor yang mempengaruhinya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More