Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Cacar Api Memicu Komplikasi Serius, Cegah dengan Hidup Sehat dan Vaksinasi
Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum
  • Cacar api atau Herpes Zoster muncul akibat reaktivasi virus Varisela zoster dari cacar air, dengan risiko tinggi pada lansia dan penderita penyakit kronis.
  • Penyakit ini dapat memicu komplikasi serius seperti gangguan saraf dan peningkatan risiko kardiovaskular hingga 34 persen, terutama pada pasien dengan imunitas lemah.
  • Pencegahan cacar api dilakukan dengan menjaga gaya hidup sehat, mengelola stres, konsumsi makanan bergizi, serta vaksinasi untuk menekan risiko infeksi berulang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Penyakit cacar api diketahui memiliki efek nyeri yang luar biasa pada tubuh. Sebuah studi bahkan menyebut efek penyakit dengan nama Herpes Zoster ini lebih sakit dibandingkan saat melahirkan.

Diketahui penyakit ini muncul dari reaktivasi virus Varisela zoster yang mulanya muncul akibat cacar air, dengan risiko yang lebih besar pada orang usia lanjut. 

Infeksi cacar api bukan hanya menimbulkan nyeri luar biasa, tetapi juga menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan lainnya. Hal ini tentu memberikan dampak kesehatan yang panjang, bahkan permanen.

Simak informasi seputar cacar api memicu komplikasi serius dan cegah dengan hidup sehat dan vaksinasi yang telah Popmama.com rangkum berikut ini!

Penyintas Cacar Air Berisiko Kena Cacar Api

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Cacar api sebenarnya berisiko terjadi pada orang yang sudah pernah mengalami cacar air sebelumnya. Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Siloam Hospital, Dr. dr. Vito A. Damay, SpJP(K) menjelaskan virus Varisela zoster yang menyebabkan cacar air tidak akan hilang sepenuhnya dalam tubuh dan dapat kembali aktif menjadi cacar api saat imunitas menurun.

“Ketika nanti suatu saat imunitas menurun, barulah dia (virusnya) keluar dan jadi cacar api,” kata Dokter Vito dalam diskusi media Cegah Cacar Api Tanpa Tapi bersama para ahli, Selasa (28/4/26).

Penyakit cacar api atau Herpes Zoster ini perlu diwaspadai karena dapat bertahan hingga bertahun-tahun, bahkan menyebabkan dampak permanen hingga komplikasi serius. Kondisi fisik yang rentan, contohnya penderita diabetes, kanker, hingga autoimun juga memiliki risiko yang lebih tinggi. 

Risiko Cacar Api Lebih Tinggi pada Penderita Kardiovaskular

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Bukan hanya memicu nyeri dan ruam pada kulit, cacar api ternyata juga dapat memicu penyakit kardiovaskular. Data dari sebuah jurnal menampilkan penderita penyakit kardiovaskular berisiko 34 persen lebih tinggi terinfeksi cacar api.

”Nyerinya (cacar api) hebat sekali, karena itu sarafnya yang kena. Kalau sarafnya terkena otomatis sakit sekali. Apa yang terjadi? Tensinya naik, nadinya naik, terus seperti itu akan terus memperberat pasien kita,” ungkap Ketua Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia dr. Ade Meidian Ambari, Sp.JP, FIHA, Selasa (28/4/26). 

Kondisi pasien yang imunnya melemah juga menambah risiko terjadinya cacar api. Untuk itu, pentingnya pencegahan agar virus akibat cacar api tidak kembali aktif dan menyebabkan berbagai risiko penyakit.

Pentingnya Menjaga Imunitas untuk Mencegah Cacar Api

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Risiko cacar api memang tidak dapat sepenuhnya hilang dari tubuh, namun dapat dicegah dan diatasi. Cacar api pada dasarnya disebabkan oleh virus yang menyerang imunitas tubuh, sehingga cara paling tepat adalah menjaga imunitas agar tetap fit.

”Sistem imun itu naik turun, jadi kadang-kadang dia bagus, kadang-kadang jelek. Sistem imun itu tergantung dari lifestyle yang sehat,” jelas Dokter Ade.

Sistem imun perlu dijaga, terlebih pada kelompok rentan atau usia lanjut yang imunitasnya menurun seiring bertambahnya usia. Untuk menjaga imunitas, cara paling sederhana yang dapat dilakukan adalah menerapkan gaya hidup sehat, menghindari stres, dan mengonsumsi makanan bergizi.

“Kalau kita stres, imunnya turun. Jadi harus betul-betul menikmati (kehidupan), jangan terlalu banyak dipikirkan. Makan itu juga penting, kita harus coba makan makanan yang meningkatkan sistem imun kita,” tambahnya.

Vaksinasi Bantu Cegah Risiko Cacar Api

Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum

Vaksinasi untuk cegah cacar api berbeda dengan vaksinasi yang dilakukan saat kecil, karena cacar api dapat kembali aktif bahkan berulang pada usia dewasa, terlebih saat menginjak usia 50 tahun ke atas.

”Cacar api itu bisa berulang kalau daya tahan tubuhnya rendah, oleh karena itu tadi sarannya pokoknya lifestyle nya harus sehat, terus kemudian vaksinasi supaya nanti nggak timbul,” pungkas Dokter Ade.

Selain mengurangi risiko terjadinya cacar api, vaksinasi juga dapat mencegah infeksi berulang bagi yang sudah pernah mengalami cacar api sebelumnya. Pencegahan penyakit ini penting karena cacar api  dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti kebutaan, gangguan pendengaran, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, hingga Neuralgia Pasca Herpes (NPH). 

Itu dia penjelasan cacar api memicu komplikasi serius dan cegah dengan hidup sehat dan vaksinasi.

Penerapan gaya hidup sehat dan melakukan vaksinasi jadi kunci agar terhindari dari cacar api!

FAQ Seputar Cacar Api

Cacar api itu seperti apa ya?

Cacar Api biasanya muncul sebagai ruam melepuh yang terasa gatal. Ruam ini muncul di sisi kanan atau kiri tubuh, biasanya tidak melewati bagian tengah.

Cacar api tidak boleh apa?

Pantangan utama cacar api (herpes zoster) adalah menghindari makanan tinggi arginin (cokelat, kacang-kacangan), makanan olahan/cepat saji, gorengan, gula tinggi, alkohol, dan kafein untuk mencegah peradangan makin parah.

Kena cacar api apa boleh mandi?

Ya, penderita cacar api (herpes zoster) boleh dan dianjurkan untuk mandi. Mandi membantu menjaga kebersihan kulit, mengurangi gatal, dan mencegah infeksi sekunder.

Editorial Team