Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum
Vaksinasi untuk cegah cacar api berbeda dengan vaksinasi yang dilakukan saat kecil, karena cacar api dapat kembali aktif bahkan berulang pada usia dewasa, terlebih saat menginjak usia 50 tahun ke atas.
”Cacar api itu bisa berulang kalau daya tahan tubuhnya rendah, oleh karena itu tadi sarannya pokoknya lifestyle nya harus sehat, terus kemudian vaksinasi supaya nanti nggak timbul,” pungkas Dokter Ade.
Selain mengurangi risiko terjadinya cacar api, vaksinasi juga dapat mencegah infeksi berulang bagi yang sudah pernah mengalami cacar api sebelumnya. Pencegahan penyakit ini penting karena cacar api dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti kebutaan, gangguan pendengaran, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, hingga Neuralgia Pasca Herpes (NPH).
Itu dia penjelasan cacar api memicu komplikasi serius dan cegah dengan hidup sehat dan vaksinasi.
Penerapan gaya hidup sehat dan melakukan vaksinasi jadi kunci agar terhindari dari cacar api!
Cacar api itu seperti apa ya? | Cacar Api biasanya muncul sebagai ruam melepuh yang terasa gatal. Ruam ini muncul di sisi kanan atau kiri tubuh, biasanya tidak melewati bagian tengah. |
Cacar api tidak boleh apa? | Pantangan utama cacar api (herpes zoster) adalah menghindari makanan tinggi arginin (cokelat, kacang-kacangan), makanan olahan/cepat saji, gorengan, gula tinggi, alkohol, dan kafein untuk mencegah peradangan makin parah. |
Kena cacar api apa boleh mandi? | Ya, penderita cacar api (herpes zoster) boleh dan dianjurkan untuk mandi. Mandi membantu menjaga kebersihan kulit, mengurangi gatal, dan mencegah infeksi sekunder. |