Ini mungkin pelajaran paling penting dan yang paling sering diabaikan. Banyak perempuan yang menjalankan bisnis sampingan merasa harus mengurus semuanya sendiri karena takut repot mendelegasikan atau tidak punya cukup anggaran untuk merekrut orang.
Padahal, seberapa pun kamu mengatur waktu dan produktivitas, tetap saja hanya ada 24 jam dalam sehari. Dari 24 jam itu, sekitar 8 jam dibutuhkan untuk tidur agar kamu bisa berfungsi optimal.
Pengusaha yang cerdas dan sukses memahami bahwa ada batas kemampuan personal, bahwa mereka tidak mungkin ahli di semua aspek bisnis, dan bahwa tugas-tugas yang tidak dikuasai atau tidak disukai bisa didelegasikan kepada orang lain.
Tidak harus langsung merekrut karyawan tetap. Kamu bisa menggunakan jasa freelancer untuk berbagai tugas yang bisa di-outsourcing. Mulai dari mana? Buat dua daftar:
Daftar tugas yang kamu kurang kuasai dan sukai: Outsource semua yang ada di daftar ini. Kamu akan lebih bersemangat untuk fokus pada hal yang kamu cintai.
Daftar tugas yang menyita waktu tapi tidak butuh keahlian khusus: Ini juga bisa dikerjakan oleh orang lain dengan pelatihan singkat.
Beberapa pekerjaan yang umum bisa didelegasikan ke freelancer antara lain: pengembangan dan pengelolaan website, desain grafis, penulisan konten, manajemen media sosial, hingga pembukuan keuangan.
Nah, itulah pembahasan mengenai 5 cara memulai bisnis sampingan untuk perempuan. Semoga bermanfaat!