5 Alternatif Pengganti Santan untuk Masakan yang Lebih Sehat

Lebih sehat tapi tak kalah gurih, lho

7 April 2021

5 Alternatif Pengganti Santan Masakan Lebih Sehat
Freepik/8photo

Untuk urusan kuliner Indonesia, santan merupakan salah satu bahan yang sering digunakan. Untuk kamu yang ingin mengganti santan dalam memasak, Popmama.com punya alternatifnya. 

Santan bisa memberikan citarasa yang gurih dan kaya dalam sebuah masakan. Sayangnya, santan yang dimasak bisa mengganggu kesehatan tubuh bagi sebagian orang. 

Bayangkan saja, setiap 300 ml santan mengandung lemak jenuh sebesar 90% dari total kebutuhan sehari manusia. Jadi, memang penting membatasi konsumsi santan dalam menu sehari-hari. 

Namun bukan berarti kamu tak bisa masak menu yang mengandung santan. Karena masih ada beberapa pilihan lain yang bisa dicoba. 

Apa saja? Mari telusuri bersama. 

1. Kemiri untuk rasa gurih seperti santan

1. Kemiri rasa gurih seperti santan
nyonyacooking.com
Manfaat kemiri untuk bayi

Kemiri bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL atau high-density lipoprotein) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL atau low-density lipoprotein). Maka dari itu, kemiri jadi bahan favorit mereka yang punya kadar kolesterol di luar angka rata-rata. 

Dalam masakan, kemiri bisa memberi konsistensi kental dan rasa yang gurih pada makanan. Meski warnanya tak putih pekat seperti santan, namun rasa gurihnya mirip dengan santan. 

Lebih baik lagi, kemiri tidak mengandung lemak jenuh yang tinggi. Kamu bisa menyangrai kemiri dan menghaluskannya untuk menjadi krim pengganti santan. 

Editors' Picks

2. Susu murni untuk menyeimbangkan tekanan darah

2. Susu murni menyeimbangkan tekanan darah
Freepik/jcomp

Susu sapi yang murni tanpa pemanis bisa menjadi pengganti santan dalam masakan. Lemak susu bisa membantu meningkatkan kadar HDL dalam tubuh. 

Kandungan ini bisa membantu mencegah penyakit jantung dan stroke. Susu juga mengandung kalium yang bisa membantu menyeimbangkan tekanan darah. 

Kamu bisa memasukkan susu dalam pengganti santan. Namun pastikan untuk tidak memasaknya terlalu lama karena kandungan nutrisinya bisa hilang. 

3. Susu kedelai untuk opsi vegan yang lebih sehat

3. Susu kedelai opsi vegan lebih sehat
Freepik/jcomp

Satu lagi susu yang bisa menjadi pengganti santan adalah susu kedelai. Di mana, produk ini sangat padat nutrisi yang baik untuk tubuh namun mengandung kalori yang lebih rendah dibanding santan. 

Susu kedelai sendiri mengandung beberapa nutrisi seperti vitamin D, kalsium, dan vitamin B12. Susu ini mengandung sumber protein yang baik dan bisa bertahan lebih lama dari susu sapi murni. 

Iapun tak masalah jika dimasak lama, namun akan lebih baik juga tidak terlalu lama berada dalam kedaan mendidih. 

4. Kacang almond yang mampu menurunkan kolesterol

4. Kacang almond mampu menurunkan kolesterol
Pexels/Rawpixels.com

Berbanding terbalik dengan santan, kacang almond ternyata dianggap efektif menurunkan kolesterol. Hal ini diungkap dari beberapa studi. 

Dalam sebuah studi 16 minggu pada 65 orang dengan prediabetes, menemukan bahwa pola makan yang menyediakan 20% kalori dari almond menurunkan kadar kolesterol LDL rata-rata 12,4 mg. 

Sedangkan dalam studi lain menemukan bahwa makan 42 gr almond bisa menurunkan kolesterol LDL sebesar 5,3 mg/ dL. Selain itu, ia juga bisa mempertahankan kolesterol HDL. 

Kamu bisa merendam kacang selama beberapa jam sampai empuk dan menghaluskannya. Agar tidak ada ampas, kamu bisa menyaringnya dahulu sebelum menjadikannya pengganti santan. 

5. Kacang mete yang tak kalah gurih dari santan

5. Kacang mete tak kalah gurih dari santan
Freepik

Bahan terakhir yang bisa jadi alternatif adalah kacang mete yang dicampur dengan air dan dihaluskan. Kamu bisa langsung memasukkan kacang mete halus ini ke dalam masakan dan menikmati rasa yang mirip dengan santan. 

Kacang mete memang mengandung banyak nutrisi seperti potasium, vitamin E dan B6, serta asam folat. Menurut penelitian, mengonsumsi banyak kacang-kacangan bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. 

Kacang mete juga mampu mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol dalam tubuh. 

Itu dia beberapa alternatif pengganti santan yang lebih sehat dan juga tak kalah nikmat. Berniat mencobanya, Ma?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.