6 Fakta Penyebab Mata Kedutan, Terlalu Stres Salah Satunya!

Semua berdasarkan penjelasan medis, Ma

30 November 2020

6 Fakta Penyebab Mata Kedutan, Terlalu Stres Salah Satunya
Freepik/wayhomestudio

Mata kedutan sering dikaitkan dengan mitos seperti akan melihat sesuatu atau mengalami sesuatu. Popmama.com akan menjabarkan apa saja penyebab mata kedutan. 

Kedutan di mata adalah kondisi yang cukup umum. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut dengan myokymia. Ini disebabkan oleh otot di kelopak mata yang tengah berkontraksi. 

Keadaan ini bisa berlangsung selama beberapa detik sampai beberapa menit. Ada yang hanya berlangsung sekilas, ada juga yang bisa sampai berminggu bahkan bulan. 

Lalu, apa saja penyebabnya? Mari cari tahu!

1. Stres bisa jadi pemicunya

1. Stres bisa jadi pemicunya
Freepik/drobotdean

Salah satu penyebab mata kedutan adalah stres. Saat merasa stres, tubuh menjadi tegang secara berlebihan, termasuk otot dan saraf di sekitar tubuh. 

Inilah yang menyebabkan mata kamu tiba-tiba kedutan tanpa disadari. 

Jika akhir-akhir ini sedang merasa stres dan mata kedutan, maka bisa melepaskan stres dengan cara yang paling tepat. Dengan begitu, tubuh dan pikiran bisa lebih rileks dan sehat. 

2. Bisa juga karena mata lelah

2. Bisa juga karena mata lelah
Freepik/Eddows-animator

Saat mata kedutan, bisa jadi sedang mengirimkan sinyal tanda lelah. Kedutan bisa terjadi karena mata digunakan dengan terlalu intens seperti bekerja terlalu lama di depan laptop dan gadget, atau menyetir kendaraan terlalu lama. 

Jika keadaan ini dibarengi dengan mata kemerahan, berair, terasa gatal dan perih, segera istirahatkan mata agar bisa kembali pulih. Jangan memaksakan diri untuk tetap bekerja, karena bisa membahayakan kesehatan. 

Editors' Picks

3. Mata kering jadi penyebab lainnya

3. Mata kering jadi penyebab lainnya
Freepik/Tirachardz

Mata yang kering tak hanya membuat perih, namun juga sampai kedutan. Awalnya, bisa hanya di salah satu bagian mata saja, namun bisa menjalar ke mata satunya. 

Seringnya, hal ini terjadi karena terlalu lama menatap layar dengan blue light. Selain itu, hal ini bisa terjadi pada orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti antihistamin dan antidepresan. 

Mata kering juga bisa disebabkan pemakaian lensa kontak dan terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol. 

4. Terlalu banyak mengonsumsi kafein

4. Terlalu banyak mengonsumsi kafein
Freepik

Bagi sebagian Mama, asupan kafein sangat penting untuk memenuhi konsentrasi harian. Sehingga, tak ada hari tanpa kopi. 

Jika terlalu banyak kafein, bisa membuat kedutan juga, Ma. Ini dikarenakan, kafein adalah stimulan yang bisa merangsang sistem saraf pusat dalam otak. 

Sistem saraf pusat adalah pusat perintah bagi seluruh fungsi tubuh. Saat mengonsumsi kafein terlalu banyak, tubuh mengalami reaksi seperti bergetar dan kedutan. 

Segera perbanyak minum air putih untuk bisa menurunkan kadar kafein di dalam tubuh. 

5. Kamu sedang mengalami alergi

5. Kamu sedang mengalami alergi
Freepik/Racool_studio

Saat mengalami alergi karena suatu hal seperti debu atau serbuk sari, tak hanya hidung yang terkena efeknya. Mata juga bisa kena efeknya. 

Saat alergi, mata menjadi merah, gatal, berair, dan juga kedutan. Tubuh akan melepaskan histamin ke dalam jaringan mata dan akibatnya, kelopak mata pun berkedut. 

6. Kamu menjalani diet yang tidak sesuai

6. Kamu menjalani diet tidak sesuai
Unsplash/Jennifer Burk

Saat diet, tentu kamu membatasi makanan yang dikonsumsi. Jika tidak dilakukan dengan tepat, maka bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh. 

Diet yang kurang asupan magnesium bisa memicu kedutan. Pada kondisi ini, berarti kamu sedang mengalami gangguan nutrisi. 

Segera perbaiki asupan makanan harian agar tidak menjadi semakin parah. 

Kamu bisa segera pergi ke dokter jika kedutan tidak hilang setelah berminggu-minggu, mata jadi tertutup dan tak bisa terbuka, atau saat kedutan meluas ke area lain di wajah. 

Tetap jaga kesehatan, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.