Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Fakta Unik Norwegia Bisa Jadi Negara Termakmur di Dunia

7 Fakta Unik Norwegia Bisa Jadi Negara Termakmur di Dunia
ilustrasi negara Norwegia produsen aluminium di Eropa (unsplash.com/Mikita Karasiou)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Norwegia mencatat korupsi rendah berkat transparansi anggaran, pengawasan ketat, dan kebebasan pers, sementara budaya Janteloven menekankan kesetaraan serta menganggap pamer kekayaan sebagai tabu.
  • Pendapatan minyak dan gas disimpan dalam Government Pension Fund Global untuk investasi masa depan dan stabilitas ekonomi; dana kekayaan negara itu disebut setara sedikitnya Rp6 miliar per warga.
  • Pajak tinggi mendanai pendidikan gratis hingga doktor, fasilitas publik, serta subsidi energi; Norwegia juga mengutamakan rehabilitasi narapidana dan transportasi listrik berbasis pasokan tenaga air.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Norwegia memang kerap dijuluki sebagai negara termakmur di dunia dengan tingkat harapan hidup yang tinggi. Bukan tanpa alasan, ada berbagai faktor mengapa negara yang terletak di Eropa Utara ini jadi impian bagi banyak orang yang ingin hidup makmur.

Punya tingkat korupsi yang sangat rendah bukan satu-satunya alasan mengapa negara ini jadi yang termakmur di dunia. 

Mulai dari sistem pemerintahan hingga budaya yang mengakar pada masyarakat itu sendiri yang mendukung kehidupan warganya jadi idaman banyak orang di belahan bumi lain. Kira-kira apa saja alasannya, ya?

Simak rangkuman dari Popmama.com berikut ini seputar fakta unik Norwegia bisa jadi negara termakmur di dunia.

1. Indeks kasus korupsi sangat rendah

Indeks kasus korupsi sangat rendah
ilustrasi korupsi (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Norwegia punya banyak alasan mengapa layak dijuluki sebagai negara termakmur di dunia, salah satunya karena minimnya kasus korupsi. Data Corruption Perceptions Index menunjukkan Norwegia menduduki peringkat ke-4 sebagai negara dengan tingkat korupsi yang sangat rendah.

Transparansi pemerintah jadi faktor utama, penggunaan anggaran yang terbuka dan diawasi ketat oleh lembaga internal dan eksternal serta bisa diakses lewat internet. Pers yang bebas melakukan investigasi tanpa ancaman politik dan pengawasan yang ketat terhadap pejabat ikut mempengaruhi rendahnya kasus korupsi.

2. Budaya pamer kekayaan dianggap tabu

Budaya pamer kekayaan dianggap tabu
potret suporter Norwegia (pexels.com/omarvellous14)

Pamer kekayaan jadi hal yang tabu di Norwegia meskipun tidak dilarang secara tertulis dalam aturan hukum. Janteloven menjadi aturan sosial tidak tertulis di Norwegia yang menekankan kesetaraan, kerendahan hati, dan melarang seseorang merasa lebih baik dibanding orang lain.

Prinsip Janteloven ini melarang seseorang untuk pamer, menyombongkan prestasi, dan menonjolkan diri secara berlebihan untuk menjaga kesetaraan sosial. Hal tersebut yang jadi alasan mengapa budaya flexing atau pamer jadi hal yang tabu di Norwegia. 

3. Menyimpan hasil penjualan minyak bumi

Menyimpan hasil penjualan minyak bumi
ilustrasi pengeboran minyak bumi (pexels.com/Aron Razif)

Kebijakan unik soal pengelolaan minyak bumi Norwegia memicu pro kontra, tapi berhasil meningkatkan kesejahteraan warganya. Negara Skandinavia ini memutuskan menyimpan hasil penjualan minyak bumi dalam bentuk dana abadi bernama Government Pension Fund Global atau Oljefondet.

Dana ini menjadi salah satu Sovereign Wealth Fund terbesar di dunia yang bertujuan untuk mengamankan kekayaan bagi warganya di masa depan sekaligus menstabilkan ekonomi. Dibanding mengandalkan ekonomi dengan harga minyak dunia yang tidak stabil, Norwegia memilih menyimpan hasil penjualannya dari luar negeri sebagai investasi.

4. Tabungan Rp 6 M per warga dari penjualan minyak bumi

abungan Rp 6 M per warga dari penjualan minyak bumi
ilustrasi suporter Norwegia (pexels.com/Apti Newim)

Norwegia jadi salah satu penghasil minyak bumi terbesar dunia yang rata-rata produksinya mencapai 1,8 juta barel per hari. Dari minyak dan gas bumi, Norwegia diperkirakan mendapat $76,71 USD di tahun 2026.

Namun, hasil penjualan minyak bumi di Norwegia juga dikembalikan kepada masyarakat lewat dana pensiun atau dana kekayaan negara. Dengan total penduduk 5,65 juta jiwa menurut Worldometer, setiap warganya berhak mendapat setidaknya Rp 6 miliar per orang yang disimpan dalam dana kekayaan negara.

5. Menjamin akses pendidikan, kuliah gratis hingga S3

Menjamin akses pendidikan, kuliah gratis hingga S3
ilustrasi fresh graduate, lulus kuliah, sarjana (magnific.com/freepik)

Selain memiliki dana investasi yang tinggi dari penjualan minyak bumi dan gas ke luar negeri, pajak di Norwegia terbilang cukup tinggi dibanding negara lain. Pajak penghasilan di Norwegia ditetapkan sebesar 22 persen untuk pendapatan bersih, dengan tambahan pajak progresif yang bisa mencapai 39,6 persen. 

Nominal pajak yang tinggi tersebut dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk fasilitas publik, subsidi energi, dan keamanan finansial jangka panjang. Pajak juga digunakan untuk menjamin pendidikan gratis bagi warga Norwegia sejak sekolah tingkat dasar hingga pendidikan tinggi S3 atau doktor.

6. Penjara tidak pakai jeruji besi

Penjara tidak pakai jeruji besi
ilustrasi penjara Norwegia (unsplash.com/Lisa Anna)

Fakta unik selanjutnya adalah beberapa penjara di Norwegia tidak menggunakan jeruji besi, tapi dengan konsep seperti asrama. Penjara Halden dan Penjara Bastay di Norwegia berfokus pada rehabilitasi dan perbaikan mental agar menjadi pribadi yang baik saat narapidana kembali ke masyarakat.

Konsep ini dipadu dengan kesejahteraan yang terjamin membuat angka kejahatan di Norwegia terbilang rendah. Pendekatan rehabilitasi membuat tingkat pengulangan kejahatan di Norwegia jadi salah satu yang terendah di dunia. 

7. Mobil listrik lebih mendominasi

Mobil listrik lebih mendominasi
ilustrasi mobil Tesla (unsplash.com/Bram Van Oost)

Sebagai negara penghasil minyak bumi terbesar. ke012 di dunia, Norwegia ternyata tidak sudah tidak menggunakan kendaraan bbm. Mobil listrik justru lebih banyak terlihat di Norwegia, disamping penggunaan transportasi umum yang lebih mendominasi. 

Ternyata, hal ini dapat terjadi karena hasil keuntungan dari minyak bumi dialokasikan untuk mendukung subsidi fasilitas kendaraan ramah lingkungan. Pasokan listrik di Norwegia juga hampir 100 persen bersumber dari tenaga air (hydropower), sehingga penggunaan mobil listrik mewujudkan nol emisi karbon. 

Itu dia fakta unik Norwegia bisa jadi negara termakmur di dunia. Kehidupan yang nyaman dan makmur tentu jadi impian setiap warga negara. Selain dukungan program pemerintah, hal ini juga terwujud dari budaya masyarakat yang ingin terus maju.

Benar begiitu, Ma?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More