Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fungsi Kerongkongan Manusia, Tak Sekadar Menyalurkan Makanan
Pexels/Valeria Boltneva
  • Kerongkongan berfungsi utama menyalurkan makanan dan minuman dari mulut ke lambung agar proses pencernaan berjalan lancar.

  • Kerongkongan juga berfungsi dalam mendorong makanan dengan gerakan peristaltik yang terus bekerja bahkan selama tubuh tertidur.

  • Kerongkongan bekerja sama dengan epiglotis dan sfingter esofagus bawah untuk mencegah makanan masuk ke saluran napas serta menghindari naiknya asam lambung.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kerongkongan itu jalan di dalam badan yang bantu makanan turun dari mulut ke perut. Dia punya otot yang dorong makanan walau kita tidur. Dia juga bantu kita menelan supaya gak tersangkut. Waktu makan, dia kerja sama dengan penutup napas biar gak keselek. Dia juga jaga asam dari perut gak naik lagi ke atas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap kali kita makan atau minum, ada satu organ yang bekerja secara otomatis, yaitu kerongkongan. Organ ini menjadi alur penghubung antara mulut dan lambung sehingga makanan dapat sampai ke sistem pencernaan dengan lancar.

Meski sering dianggap hanya sebagai “saluran makanan”, kerongkongan ternyata memiliki beragam fungsi penting lainnya. 

Yuk, simak artikel Popmama.com berikut dan kenali 5 fungsi kerongkongan manusia lebih jauh.

1. Menyalurkan makanan dan minuman ke lambung

Pexels/Tirachard Kumtanom

Dilansir dari Cleveland Clinic, fungsi utama kerongkongan adalah menjadi saluran yang menghubungkan mulut dengan lambung.

Setelah makanan atau minuman ditelan, kerongkongan akan mengantarkannya menuju lambung untuk diproses lebih lanjut dalam sistem pencernaan.

2. Mendorong makanan dengan gerakan peristaltik

Magnific/freepik

Mengacu pada National Library of Medicine, kerongkongan memiliki otot yang bekerja melalui gerakan peristaltik, yakni kontraksi dan relaksasi yang terjadi secara bergantian.

Gerakan ini membantu mendorong makanan dan minuman dari bagian atas kerongkongan hingga mencapai lambung.

Gerakan peristaltik ini terus bekerja meskipun seseorang sedang berbaring atau tidur sehingga proses pemindahan makanan tetap dapat berlangsung tanpa bergantung pada gaya gravitasi.

3. Membantu proses menelan

Magnific/teksomolika

Kerongkongan berperan penting dalam tahap akhir proses menelan. Organ ini bekerja sama dengan otot-otot di mulut dan tenggorokan agar makanan dapat berpindah ke lambung dengan lancar.

Koordinasi tersebut membantu mengurangi risiko makanan tersangkut di saluran cerna.

4. Mencegah makanan masuk ke saluran pernapasan

Magnific/freepik

Saat seseorang menelan, kerongkongan bekerja bersama epiglotis, yaitu katup kecil yang menutup saluran napas untuk sementara.

Mekanisme ini memastikan makanan dan minuman masuk ke saluran pencernaan, bukan ke saluran pernapasan. Fungsi ini sangat penting untuk mengurangi risiko tersedak atau gangguan pernapasan akibat makanan yang saah jalur.

5. Mencegah naiknya cairan asam lambung

Magnific/krakenimages.com

Di kutip dari VeryWell Health, di bagian bawah kerongkongan terdapat katup otot yang disebut lower esophageal sphincter (LES) atau sfingter esofagus bawah. 

Katup ini akan membuka saat makanan masuk ke lambung, lalu menutup kembali setelahnya. Saat LES bekerja dengan baik, isi lambung, termasuk cairan asam lambung, tidak mudah naik kembali ke kerongkongan. 

Sebaliknya, jika katup ini tidak menutup sempurna, seseorang berisiko mengalami GERD yang ditandai dengan sensasi panas di dada (heartburn) dan rasa asam di mulut.

Itulah 5 fungsi kerongkongan manusia yang perlu diketahui. Jika fungsi kerongkongan terganggu dan menimbulkan keluhan yang berlangsung terus-menerus, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article