Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
6 Fungsi Pankreas pada Manusia, Organ Penghasil Enzim dan Hormon
Popmama.com/Helga Malya Razita/AI
  • Pankreas berperan ganda sebagai organ pencernaan dan pengatur hormon, menghasilkan enzim untuk memecah makanan serta hormon yang menjaga keseimbangan gula darah.
  • Organ ini memproduksi enzim seperti amilase, lipase, dan protease untuk mencerna nutrisi, serta natrium bikarbonat guna menetralkan asam lambung agar usus tetap terlindungi.
  • Pankreas juga menghasilkan insulin, glukagon, amilin, polipeptida pankreas, dan somatostatin yang bekerja bersama mengatur kadar gula darah, nafsu makan, serta keseimbangan produksi enzim dan hormon.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pankreas adalah organ yang berada di dalam rongga perut, tepatnya di belakang lambung. Meski ukurannya tidak sebesar hati atau usus, pankreas memegang peran yang sangat penting bagi tubuh. 

Bahkan organ ini memiliki dua tugas sekaligus. Pankreas bekerja sebagai bagian dari sistem pencernaan dengan menghasilkan berbagai enzim untuk mengolah makanan. 

Di saat yang sama, pankreas juga menghasilkan hormon yang membantu menjaga keseimbangan gula darah. Tanpa pankreas yang menjalankan fungsi-fungsi tersebut, tubuh akan kesulitan mendapatkan nutrisi maupun energi.

Mau tahu lebih dalam tentang fungsi organ satu ini? yuk, simak pembahasan mengenai 6 fungsi pankreas pada manusia yang akan Popmama.com bahas berikut ini!

1. Memproduksi enzim untuk memecah karbohidrat, lemak, dan protein

Pexels/Annushka Ahuja

Salah satu tugas utama pankreas adalah menghasilkan cairan pencernaan yang mengandung berbagai enzim. Saat makanan mulai masuk ke usus dua belas jari (duodenum), pankreas akan melepaskan cairan tersebut untuk membantu proses pencernaan.

Di dalamnya terdapat tiga enzim penting, yaitu amilase untuk memecah karbohidrat menjadi gula sederhana, lipase untuk menguraikan lemak menjadi asam lemak, serta protease yang bertugas memecah protein menjadi asam amino. 

Mengutip dari National Pancreatic Cancer Foundation, tanpa bantuan enzim-enzim ini, makanan yang masuk ke tubuh tidak dapat dipecah menjadi bentuk yang cukup kecil untuk diserap oleh usus dan digunakan oleh sel-sel tubuh.

2. Menetralkan asam dari lambung

Magnific/benzoix

Pankreas tidak hanya menghasilkan enzim pencernaan. Organ ini juga memproduksi natrium bikarbonat, yaitu zat yang berfungsi menetralkan asam.

Menurut Pancreapedia, makanan yang keluar dari lambung umumnya membawa asam dalam jumlah cukup tinggi karena telah bercampur dengan asam lambung. Jika kondisi tersebut dibiarkan, dinding usus halus bisa mengalami iritasi. 

Nah, untuk mencegah hal tersebut terjadi, pankreas mengirimkan cairan bikarbonat untuk menurunkan tingkat keasaman tersebut.

Proses ini tidak hanya membantu melindungi usus, tetapi juga menciptakan kondisi yang ideal agar enzim pencernaan dapat bekerja dengan baik.

3. Membantu menjaga kadar gula darah tetap normal melalui insulin

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Selain berperan dalam pencernaan, pankreas juga menghasilkan hormon penting yang disebut insulin. Hormon ini diproduksi oleh sel beta yang berada di kelompok sel khusus pankreas bernama pulau Langerhans.

Setelah seseorang makan dan kadar gula darah meningkat, sel beta akan melepaskan insulin ke dalam aliran darah. Insulin kemudian membantu glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi.

Dengan cara ini, kadar gula darah dapat kembali ke kisaran normal dan tidak terus meningkat setelah makan.

4. Mencegah gula darah turun terlalu rendah dengan glukagon

Pexels/Mikhail Nilov

Tubuh juga membutuhkan mekanisme cadangan saat kadar gula darah mulai menurun, seperti ketika berpuasa atau melakukan aktivitas fisik yang cukup berat.

Dalam kondisi tersebut, sel alfa di pankreas akan menghasilkan hormon glukagon yang bekerja secara berlawanan dengan insulin. Hormon ini memberi sinyal kepada hati untuk melepaskan cadangan gula yang tersimpan dalam bentuk glikogen.

Glukosa yang dilepaskan kemudian masuk ke aliran darah sehingga tubuh tetap memiliki sumber energi dan terhindar dari kondisi gula darah rendah (hipoglikemia).

5. Menghasilkan amilin untuk membantu mengontrol nafsu makan

Pexels/Sarah Chai

Selain menghasilkan insulin, sel beta pankreas juga memproduksi hormon amilin. Amilin sendiri bertugas memperlambat pengosongan makanan dari lambung menuju usus halus. 

Karena prosesnya berlangsung lebih lambat, gula dari makanan juga masuk ke aliran darah secara bertahap dan tidak melonjak terlalu cepat. Amilin juga membantu mengirimkan sinyal kenyang ke otak. 

Karena itu, hormon ini ikut berperan dalam mengatur rasa lapar dan membantu seseorang merasa kenyang lebih lama setelah makan.

6. Mengatur produksi enzim dan hormon agar tetap seimbang

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Pankreas memiliki sistem pengaturan internal agar produksi enzim dan hormon tidak berlebihan. Tugas ini dilakukan oleh beberapa hormon lain yang juga diproduksi oleh pankreas, termasuk polipeptida pankreas dan somatostatin.

Polipeptida pankreas membantu mengurangi pelepasan enzim pencernaan ketika tubuh sudah tidak lagi membutuhkannya.

Sementara somatostatin berfungsi seperti rem yang membantu mengendalikan pelepasan berbagai hormon, termasuk insulin dan glukagon.

Berkat kerja kedua hormon tersebut, aktivitas pankreas dapat tetap terkontrol sehingga keseimbangan proses pencernaan dan pengaturan gula darah tetap terjaga.

Itu tadi 6 fungsi pankreas pada manusia. Agar fungsinya tetap berjalan baik, biasakan untuk menerapkan kebiasaan sehat sebagai upaya untuk menjaganya.

Editorial Team

Related Article