Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Nusantara Beat di The Sounds Project Vol. 9 Bawakan Lagu Bahasa Sunda!

Nusantara Beat di The Sounds Project Vol. 9 Bawakan Lagu Bahasa Sunda!
Popmama.com/Putri Syifa N
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Nusantara Beat tampil sekitar 45 menit di panggung Musicverse pada hari pertama The Sounds Project 2026.
  • Band asal Belanda beranggotakan enam orang ini membawakan lagu seperti “Kalangkang”, “Mang Becak”, “Sifat Manusia”, dan “Ular Ular”.
  • Perpaduan psychedelic dan folk tradisional Indonesia, termasuk nuansa Sunda serta Bali, mengiringi penampilan mereka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Lagu Nusantara Beat mana yang paling ingin kamu dengar?
Share Article

Band asal Belanda, Nusantara Beat, menjadi salah satu line-up paling ditunggu di gelaran The Sounds Project 2026. Beranggotakan 6 orang, band ini tampil kurang lebih 45 menit pada gelaran hari pertama yakni Jumat (7/8/2026) di panggung Musicverse.

Membawakan lagu-lagu andalan mereka seperti "Ular Ular", "Sifat Manusia" hingga lagu full berbahasa Sunda andalan Nusantara Beat yakni "Kalangkang" dan "Mang Becak". Penampilan mereka sukses 'menyihir' penonton yang memadati venue dengan mix-genre musik yang khas!

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya!

1. Nusantara Beat tampil di Indonesia lagi setelah 2 tahun

Nusantara Beat tampil di Indonesia lagi setelah 2 tahun
Popmama.com/Putri Syifa N

Ini bukan pertama kali Nusantara Beat menyambangi tanah leluhur atau tempat tinggal masa kecil para anggotanya. Di tahun 2024 lalu band ini berhasil menggebrak salah satu festival musik dengan penampilan mereka. Di tahun 2026, band ini tampil lebih matang dengan set yang sudah mumpuni!

Belum lagi tahun 2025, album pertama mereka meluncur. Sehingga saat membawakan set 45 menit di panggung banyak lagu mereka yang bisa dieksplorasi.

Sebelum masuk panggung, bunyi dari musik tradisional Indonesia ketika akan memulai pertunjukan wayang mengudara. Sungguh entrance yang sangat catchy untuk menggaet atensi penonton, apalagi yang baru mengenal mereka.

2. Musik khas Nusantara Beat membuat penonton berjoget

Musik khas Nusantara Beat membuat penonton berjoget
Popmama.com/Putri Syifa N

Musik band ini memang sangat familiar bagi masyarakat Indonesia karena begitu dekat di telinga. Apalagi bagi mereka yang lahir dan tumbuh di Tanah Pasundan.

Ciri khas musik Nusantara Beat memang memadukan nuansa psychedelic dengan musik folk tradisional Indonesia, but with a twist! Petikan khas kecapi, misalnya, berasal dari suara keyboard yang terdengar modern dan elektronikal sepanjang lagu. Begitu pula dengan siulan suling Sunda yang mendayu, tetapi hadir dalam balutan musik modern yang membuatnya terdengar segar dan unik.

Lagu 'Kalangkang' adalah salah satu buktinya karena mampu mengasimiasi cerita folklor dan kepercayaan mistis Sunda ke musik. Menurut penjelasan resmi band dalam salah satu wawancara, lagu ini berkisah tentang seseorang yang merasa melihat sosok seperti hantu atau bayangan misterius yang sebenarnya tidak dilihat oleh orang lain.

Lagu tersebut terinspirasi dari pengalaman hidup Michael Joshua selama 15 tahun tinggal di Indonesia, ketika cerita atau penampakan supernatural dianggap sebagai sesuatu yang cukup lumrah.

3. Lagu Sunda hingga nuansa Bali sukses menghipnotis

Lagu Sunda hingga nuansa Bali sukses menghipnotis
Popmama.com/Putri Syifa N

Selain 'Kalangkang', Nusantara Beat juga membawakan “Mang Becak” yang sama-sama menggunakan bahasa Sunda secara penuh. Dua lagu tersebut sukses membawa nuansa lokal yang begitu kuat ke atas panggung dan membuat penonton ikut larut dalam musik mereka.

Tak berhenti di musik Sunda, Nusantara Beat kemudian membawa suasana ke Bali lewat “Djanger”. Bunyi-bunyian khas Bali yang berpadu dengan sentuhan psychedelic mereka membuat penonton seolah diajak menjelajahi warna musik Nusantara dalam versi yang lebih modern.

4. Ditutup dengan “Ular Ular” yang berkesan

Ditutup dengan “Ular Ular” yang berkesan
Popmama.com/Putri Syifa N

Set Nusantara Beat terasa semakin megah ketika “Sifat Manusia” dibawakan. Permainan musiknya membuat atmosfer panggung semakin hidup dan energi penonton ikut terangkat.

Menjelang akhir, mereka juga membawakan “Cinta Ini Menyakitkan”, lagu bertema patah hati yang menjadi selingan unik di tengah set mereka. Meski sempat terdengar sedikit berbenturan dengan musik dari luar venue, lagu ini tetap memberikan warna berbeda dalam penampilan.

Sebagai closing song, 'Ular Ular' menjadi pilihan yang pas. Irama dan permainan musiknya membuat tubuh seolah otomatis ikut bergerak. Rasanya hampir mustahil untuk tidak berjoget ketika lagu ini dimainkan, sekaligus menjadi penutup yang 'ngena' untuk penampilan Nusantara Beat.

Itulah tadi bagaimana pengalaman bisa tersihir musik Nusantara Beat di The Sounds Project 2026. Band ini jadi warna baru bagi musisi di luar Indonesia yang mengeksplorasi kekayaan musik folk tradisonal Nusantara. Siapa yang sudah jadi fans gara-gara set mereka di The Sounds Project Vol. 9?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More