Anak Muda Belum Sadar Virus Corona, Triawan Munaf Ikut Berikan Imbauan

Tak hanya Triawan Munaf, ada juga Bintang Emon yang berikan pesan kocak

23 Maret 2020

Anak Muda Belum Sadar Virus Corona, Triawan Munaf Ikut Berikan Imbauan
Instagram.com/triawanmunaf

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau Covid-19, Ahmad Yurianto terus memberikan imbauan untuk menerapkan social distancing atau menjaga jarak setiap kali ingin melakukan kegiatan sosial.

Yuri mengatakan bahwa anak-anak muda dinilainya masih mengabaikan himbauan terkait social distancing.

Masih banyak anak muda yang berkegiatan di luar rumah untuk bertemu dengan teman-teman mereka, seolah tidak memerdulikan penyebaran Covid-19 yang semakin meluas. 

"Apabila anak muda menular ke saudara yang lebih tua, ini jadi masalah yang serius. Meski masih merasa muda dan kuat fisiknya, perhatikan bahwa kita bisa ikut berkontribusi terkait penyebaran di keluarga kita," kata Yuri dalam video conference di BNPB, Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Menurut Yuri, anak muda memang masih memiliki imunitas lebih tinggi daripada kelompok usia yang lebih tua. Namun, mereka justru dapat menjadi pembawa penyebaran Covid-19 ke dalam lingkungan keluarga mereka sendiri.

"Patuhi imbauan pemerintah untuk lebih banyak di rumah," ungkapnya.

Yuri pun mengingatkan agar masyarakat tidak panik bila mempunyai gejala penyakit yang mirip Covid-19. 

Menurutnya, bila mempunyai gejala penyakit seperti terinfeksi virus corona sebaiknya masyarakat langsung memeriksakannya ke dokter untuk berkonsultasi.

Tak hanya Yuri yang ikut memberikan imbauan kepada anak-anak muda untuk tetap berada di rumah, namun ada Triawan Munaf, Bintang Emon hingga Dewi Sandra juga memiliki caranya tersendiri. Popmama.com pun sudah merangkumnya berdasarkan cara yang mereka lakukan di media sosial.

Kira-kira seperti apa cara dari ketiganya ya, Ma?

Editors' Picks

1. Triawan Munaf memberikan imbauan kepada anak-anak muda

Melalui Instagram pribadinya, Triawan Munaf mengunggah sebuah video yang memperlihatkan masih banyaknya anak muda tidak mengikuti aturan dari pemerintah. 

Padahal imbauan terkait social distancing telah diberikan dan seharusnya perlu diikuti dengan baik agar penyebaran Covid-19 bisa menurun.

Ayolah!
Negara sedang dalam STATUS DARURAT WABAH. Tundalah nangkrang-nongkrong bersama teman-teman.

Kasihan para dokter dan perawat yang akan semakin kewalahan menangani Anda kalau Anda tertular VIRUS CORONA YANG GANAS ini.

Sudah ada 7 dokter yang menjadi korban jiwa dari virus ini. Sadarilah!

Dengan mengunggah video tersebut, Triawan Munaf ingin anak muda mulai sadar dan mengurangi nongkrong bersama teman-temannya. Dirinya pun mengingatkan bahwa aparat penegak hukum juga akan mulai bertindak tegas terkait hal ini. 

"Mari kita putuskan rantai penularan virus corona ini bersama #Covid-19 #DiRumahAja," tulis Triawan Munaf pada salah satu unggahan fotonya di Instagram. 

Untuk yang masih ingin bersosialisasi dengan teman, ada baiknya melakukannya secara virtual sekaligus memanfaatkan teknologi yang sekarang sudah semakin maju. 

Setuju nggak, Ma?

2. Bintang Emon imbau masyarakat dengan gaya khasnya

"Lo kalau meninggal karena meremehkan corona yang lain bisa kena. Mulai dari yang mandiin, nguburin sampai orang catering di tahlilan juga bisa kena," ujar Bintang Emon dengan gaya khasnya.

Video Bintang Emon sedang menjadi viral di berbagai media sosial dan pesan berantai grup keluarga. Bahkan video berdurasi 2 menit 22 detik sampai diapresiasi oleh Chua Kotak, Dewi Sandra, Ayudia Bing Slamet hingga Ersa Mayori. 

"Emang nyawa kita di tangan Tuhan, tetapi harus ada usaha. Ada ikhtiar sebelum tawakal, makanya waktu pelajaran agama jangan main QQ," ucap Bintang Emon.  

Bintang Emon imbau masyarakat untuk menuruti arahan dari pemerintah agar tetap melakukan social distancing. Demi tidak meningkatkan penyebaran Covid-19 secara lebih meluas, ada baiknya untuk menuruti setiap kebijakan yang telah diatur oleh pemerintah. 

"Ayo mari, kita sama-sama lawan virus corona. Ini corona kalau didiemin lama-lama ngelunjak nih," tutupnya. 

3. Dewi Sandra mengajak semua masyarakat merenung terkait penyebaran Covid-19

3. Dewi Sandra mengajak semua masyarakat merenung terkait penyebaran Covid-19
Instagram.com/dewisandra

Melalui unggahannya di Instagram, Dewi Sandra mengatakan bahwa takdir seseorang telah tercatat. 

"Kita tidak pernah akan tau takdir apa yang Allah catat untuk kami, tetapi satu-satunya kekuatan yang bisa kami kendalikan adalah menundukkan diri kepadaNya. Siapapun bisa menutup nafas kapanpun dimanapun dalam kondisi sehat wal alfiat," tulis Dewi Sandra.

Terkait dengan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat di Indonesia, Dewi Sandra pun mengingatkan agar masyarakat bisa terus bersyukur walau harus melakukan social distancing di dalam rumah. 

Sebelum mengeluh bosan di rumah bayangkan bagaimana rasanya jika diisolasikan?

Sebelum komplain di rumah jadi gemuk dikit-dikit makan, dikit-dikit makan, bayangkan saudara-saudara kita yang nggak bisa #DiRumahAja karena terpaksa berjuang kerja untuk cari makan?

Sebelum protes soal anak-anak dan PR-nya, tatap lagi wajah mereka, if not you than who?

Sebelum nonton the next Netflix movie or drakor or whatever, bayangkan apa kabar sholat dan ibadahmu yang harusnya diperjuangkan?

Beberapa poin di atas yang dituliskannya memperlihatkan bahwa ada rasa tidak bersyukur dan sering dikeluhkan oleh sebagian orang. 

"Mungkin virus ini diturunkan agar kita, yang menulis khususnya berubah dan bangun, bukanya malah dinina bobokan dan mungkin. Mungkin saja virus ini hadir sebagai wake up call," ucapnya. 

Di akhir tulisan, Dewi Sandra pun mengakhiri dengan sebuah nasihat dari sang Guru tentang “disaat kondisi sulit, bencana atau sedang diuji, maka disitulah kualitasmu akan terlihat.”

Semoga dengan imbauan dari Triawan Munaf, Bintang Emon hingga Dewi Sandra ini bisa membuat semua orang sadar akan kesehatan diri sendiri serta orang lain. 

Yuk, tetap menerapkan social distancing!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.