Bukan Hanya yang Manis, Ini Pantangan Makanan untuk Diabetesi

Bahkan buah saja kamu harus memilahnya

24 November 2020

Bukan Ha Manis, Ini Pantangan Makanan Diabetesi
Unsplash/Dan Gold

Kondisi diabetes merupakan salah satu yang tersulit bagi siapapun dengan penyakit ini. Kamu harus ketat dengan apapun yang berbunyi "manis".

Meski begitu sebagian orang hanya sering melarang ibunya atau ayahnya dengan kondisi demikian untuk tidak memakan yang manis-manis.

Padahal diabetes bukan hanya bicara pengharaman makanan manis saja. Masih ada beberapa yang juga turut menjadi pemicu tinggi dan rendahnya kadar gula di dalam darah. 

Untuk memberi tahu hal itu Popmama.com sudah susun mengenai apa saja pantang bagi seorang diabetesi (Red: orang dengan diabetes). Yuk di simak!

1. Makanan seperti apa yang dihindari seorang diabetesi

1. Makanan seperti apa dihindari seorang diabetesi
Pixabay/tumisu

Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan gula darah melonjak dengan cepat, selain dari pikiran salah satunya adalah dari makanan. 

Nah, makanan yang harus dihindari oleh pengidap diabetes adalah makanan tinggi kalori dari karbohidrat dan juga gula sederhana.

Kebanyakan makanan dapat mengandung kalori dan karbohidrat dengan kadar yang begitu bervariasi. Namun, bagi pengidap diabetes, sangat ditekankan untuk menghindari segala macam produk pangan yang serba tinggi kalori dan gula.

Makanan-makanan ini dikelompokkan ke dalam jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi. Kandungan gula sederhana dari makanan dengan indeks glikemik tinggi sangat mudah diolah oleh tubuh menjadi glukosa. Akibatnya, kadar gula darah naik dengan cepat.

2. Makanan dan minuman manis

2. Makanan minuman manis
Unsplash/Engin Akyurt

Makanan dengan tema manis tentunya menjadi primadona dalam hal "tidak boleh" bagi penderita diabetes. 

Tetapi tidak hanya makanan, penderita diabetes pun harus mematuhi pantangan minuman manis. Jenis minuman yang harus dihindari oleh diabetesi adalah segala sesuatu yang manis atau ditambahkan gula, baik buatan maupun alami.

Beberapa contoh dari minuman tersebut, antara lain minuman bersoda, sirup, teh dan kopi kemasan siap minum. Bahkan, minuman yang “terkesan” sehat sekalipun seperti jus dan susu kemasan mungkin harus juga harus dihindari.

Mengapa demikian? Karena umumnya minuman kalengan dibuat di pabrik dengan menambahkan banyak pemanis buatan atau gula untuk mengawetkan dan menambah citarasa. Asupan gula itulah yang dapat menaikkan gula darah.

Kamu percaya diri dengan mengecek pada bagian belakang label untuk mengethaui kandungan gulanya, hati-hati bila kamu tidak menemukan kata “gula” pada label, bukan berarti produk tersebut bebas gula. Ada berbagai nama lain gula yang ada di minuman kemasan, seperti: 

  • Sukrosa
  • Sirup jagung tinggi fruktosa
  • Sirup agave
  • Sirup maple
  • Dekstrosa
  • Glukosa
  • Sirup malt
  • Maltose
  • Galaktosa 

Editors' Picks

3. Mengandung lemak trans

3. Mengandung lemak trans
freepik.com

Lemak trans mudah untuk ditemukan dalam margarin, selai kacang, selai, krimer dan gorengan. Produsen makanan sering kali menambahkannya pada biskuit, muffin (roti manis, bolu) dan makanan panggang lainnya untuk memperpanjang umur agar lebih awet.

Lemak trans memang tidak secara langsung meningkatkan kadar gula darahmu, tapi lemak ini sering dikaitkan dengan peradangan, resistensi insulin dan lemak di perut, serta merendahkan tingkat kolesterol HDL yang "baik" dan mengakibatkan fungsi arteri menjadi terganggu.

Kamu sebaiknya juga menghindari mengonsumsi daging merah yang digoreng, kulit unggas, ikan goreng, dan tahun goreng. Makanan tersebut mengandung lemak trans yang juga tidak baik untuk orang dengan diabetes.

4. Hindari minum kopi manis

4. Hindari minum kopi manis
Pixabay/Engin_Akyurt

Kamu penikmat kopi sekaligus diabetesi?

Kamu harus hindari kopi terutama yang kekinian, tambahan topping seperti karamel, sirup, krimer, susu atau whipped cream-nya dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. 

Sebaiknya kamu mengonsumsi kopi hitam tanpa pemanis apapun. Tetapi kamu juga jangan berlebihan mengonsumsinya, karena kandungan kafein dalam kopi dapat menyebabkan kadar gula darah.

5. Buah yang dikeringkan

5. Buah dikeringkan
Unsplash/Alex Block

Buah adalah camilan sehat bagi orang yang sehat. Namun, tidak bagi penderita diabetes, nyatanya buah kering termasuk sebagai camilan yang haram dikonsumsi oleh diabetesi. 

Buah kering diproses sedemikian rupa untuk menghilangkan sebagian besar kadar airnya, sehingga yang tersisa justru kandungan gula alaminya.

Nah, selama proses pengeringannya ini, sebagian besar kandungan gizi dan vitamin serta mineral asli buahpun bisa saja ikut hilang. Selain itu, produsen juga cenderung menambahkan lebih banyak gula lagi untuk mengawetkan sekaligus menambah citarasanya.

Penambahan gula inilah yang membuat buah kering berpotensi meningkatkan kadar gula darah dan tidak menjadi ramah untuk para penderita diabetes. 

6. Makanan dengan unsur karbohidrat sederhana dan berbahan dasar tepung

6. Makanan unsur karbohidrat sederhana berbahan dasar tepung
Freepik/senivpetro

Ini yang terberat sekaligus tersulit. Apa sebabnya? Karena makanan yang disebutkan ini dikonsumsi sebagai makanan primer orang Indonesia. 

Ya, nasi putih menjadi pantangan makanan paling umum untuk dihindari penderita diabetes. Menurut UK Diabetes Association, nasi merupakan sumber utama dari karbohidrat sederhana.

Di antara jenis karbohidrat lain, karbohidrat sederhana paling cepat dicerna dan diserap tubuh untuk diolah menjadi glukosa atau gula darah. Itu sebabnya, jenis makanan ini cenderung membuat gula darah melonjak dengan lebih cepat. 

Selain nasi, pasta dan roti yang berbahan dasar tepung pun sama, merupakan sumber dari karbohidrat sederhana. Sehingga dalam poin ini disebutkan juga untuk tidak dikonsumsi orang dengan diabetes. 

Meskipun begitu, bukan berarti orang diabetes sama sekali tak boleh makan nasi putih atau pasta dari tepung terigu. Kamu tetap masih boleh mengonsumsinya, tapi ada batasan dalam porsinya. 

Yang lebih umum di telinga para diabetesi adalah kamu bisa mengganti makanan tersenut diatas dengan makanan kaya serat dan protein.

Kamu bisa mengganti nasi putih dengan karbohidrat yang aman untuk diabetes, seperti nasi merah, jagung, atau ubi jalar. Sementara untuk roti putih dan pasta tepung, bisa diganti  dengan roti gandum atau pasta gandum yang lebih sehat.

7. Selain pantangan diabetes, terapkan juga pola hidup sehat

7. Selain pantangan diabetes, terapkan juga pola hidup sehat
Unsplash/Shoeib Abolhassani

Selain pola makan sehat, bagi para penderita diabetes juga dituntut memiliki pola hidup yang sehat untuk memperbaikinya. Berikut pola hidup sehat yang dapat kamu terapkan, antara lain:

  • Olahraga teratur, kamu tidak perlu melakukan olahraga yang berat untuk menerapkan hidup sehat. Kamu bisa melakukan olahraga santai seperti jalan kaki, naik sepeda, atau senam aerobik. Kamu bisa melakukannya selama 30 menit tiap harinya agar kamu berkeringat. Kebiasaan sehat ini dapat membantu kamu mengendalikan diabetes dengan menurunkan kadar gula dalam darah.
  • Hindari stres, stres bisa menjadi sumber daya dari naiknya kadar gyla dalam darah. Agar tidak stres kamu bisa melampiaskannya kepada hal positif seperti yoga ataupun melakukan hobi yang membuat kamu rileks. 

Nah, itulah penyesuaian dan pantangan ketat yang harus kamu pahami ketika kamu diabetes atau merawat diabetesi. Kalau sudah paham yuk dijalani kehidupan sehatnya. Lakukan dan jadilah inspirasi ya Ma! 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.