5 Kabar Bohong Soal Vaksin Covid-19 yang Menyeramkan

Duh, salah satunya menyebabkan kehilangan Tuhan

13 Januari 2021

5 Kabar Bohong Soal Vaksin Covid-19 Menyeramkan
Freepik/Ijeab

Ternyata tak hanya hoaks yang bisa bikin geleng-geleng kepala saja lho Ma yang muncul. Ada juga hoaks yang sifatnya seram. Dibubuhi hiperbola gelap agar kita semakin takut dan tidak mau divaksin. 

Sebagai info Presiden Jokowi telah menerima vaksin pertama pada hari ini Rabu (13/1) pukul 09.30 WIB di Istana Negara, kemudian dikuti oleh beberapa pesohor publik seperti Raffi Ahmad dan Dokter Reisa Broto Asmoro. 

Jadi masihkah kamu percaya berita bohong yang ingin menggagalkan usaha pemerintah dalam membernatas pandemi Covid-19?

Nih Popmama.com kasih tahu hoaks apa saja yang menakut-nakuti kita agar serem sama vaksin tersebut. Simak ya. 

1. Menjadi kelinci percobaan

1. Menjadi kelinci percobaan
Pixabay/studionone

Ya ampun Ma seram amat kita dijadikan kelinci percobaan. Dilansir dari covid19.go.id, sempat beredar unggahan akun Topan Kelana (fb.com/topan.kelana.587), yang memuat sebuah foto memperlihatkan vaksin Sinovac beserta kemasannya.

Dalam kemasan itu terpampang tulisan “SARS-CoV-2 Vaccine (Vero Cell)”. Di bawah tulisan itu juga terdapat teks yang berbunyi “Only for Clininal Trial”. Dinarasikan oleh sang pemilik akun sebagai berikut:

“Coba perhatikan kemasan Vaksin Sinovac Covid-19 yang akan di suntikkan kepada warga. Jelas bertuliskan Only for clinical trial (Hanya untuk uji coba klinis alias untuk kelinci percobaan)," tulisnya bersama unggahan.

Faktanya, itu bukanlah kemasan vaksin Sinovac yang akan disuntikkan kepada warga. Kotak vaksin pada foto tersebut adalah kemasan yang khusus digunakan untuk uji klinis saja.

Sementara vaksin Sinovac yang akan diberikan (jika telah mendapatkan UEA dari BPOM) memiliki kemasan yang berbeda, tidak ada tulisan Only for Clinical Trial.

Waduh menyesatkan sekaligus menyeramkan ya informasi hoax-nya kalau begini. Masa kita jadi kelinci percobaan.

Editors' Picks

2. Mampu mengubah manusia menjadi wujud lain (berbeda)

2. Mampu mengubah manusia menjadi wujud lain (berbeda)
Unsplash/Alessio Zaccaria

Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Bio Farma, Bambang Herianto menjelaskan ada vaksin yang menggunakan RNA, ada yang menggunakan DNA.

Hal ini berkait dengan beredarnya informasi adanya vaksin yang dapat mengubah genom manusia menjadi hal lain, menurut Bambang itu tidak benar.

Beliau menjelaskan meski berasal dari RNA,itu tidak mampu mengubah manusia menjadi hal lain. "Genetiknya sudah diputus. Jadi tidak mungkin dengan tiba-tiba masuk ke gen manusia lalu mengubah manusia menjadi buaya, monyet, atau lainnya," jelasnya. 

Katanya para ahli telah memperhitungkannya ini sebelumnya. 

Ya Ma gawat juga apabila kita usai divaksin bisa jadi hal lain, ini serem ya kalau dibayangkan, misalkan jadi binatang saja kebayang nggak?

3. Vaksin pada anak sebabkan Leukimia

3. Vaksin anak sebabkan Leukimia
firstcrycdn.com

Siapa yang tidak takut apabila anaknya divaksin lalu mengidap Leukimia? 

Inilah kenyataanya ada saja yang mengatakan bahwa Formaldehida dalam vaksin bisa sebabkan Leukimia pada anak-anak sehingga berbahaya. 

Belum lagi klaim tersebut dikemas dengan kisah seseorang pembalsem yang telah bekerja selama 18 tahun dan amat berisiko terkena leukimia akibat paparan Formaldehida itu. 

Waduh membuat orang semakin panik ya. Untungnya para ahli sudah memabantahnya denganbmengatakan tidak ada hubungan antara Formaldehida dalam vaksin dan Leukemia pada anak.

4. Memusnahkan penduduk bumi dengan membakarnya

4. Memusnahkan penduduk bumi membakarnya
Unsplash/Felix Weinitschke

Ada kabar yang cukup menghawatirkan, katanya vaksin Covid-19 dari China akan menggosongkan penduduk pribumi. 

Hal ini diunggah oleh akun Facebook Uli Umar, pada 25 Desember 2020 lalu. Akun itu memuat tangkapan layar unggahan Facebook RSaifulbahri BsHandayaningrat, tangkapan layar tersebut isinya artikel-artikel media online yang membahas vaksin dan ada halaman percakapan WhatsApp yang membagikan sebuah tautan berita yang membahas tentang penyuntikan vaksin covid-19 perdana pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tangkapan layar tersebut bertukiskan keterangan sebagai berikut:

"#IndonesiaHumanRightSosINI LEBIH KEJI DARI PEMBANTAIAN DG SENPI,RENCANA CHINA MENGUASAI RI DAN MENGOSONGKAN PENDUDUKNYA WARGA PRIBUMI TANPA MELALUI PEPERANGAN, PERANG MILITER!!!!

Dimanapun Rezim Komunis berkuasa yg hidup enak hanya elit2 partai komunis dan kroni2nya tuh rakyat China sendiri menolak untuk dimusnahkan."

Kemudian unggahan tangkapan layar tersebut dibubuhi teks sebagai berikut:

"Maksa.. nyuru 182 jt Rakyat Hrus di Vaksin..

Mendengarnya saja bikin khawatir ya Ma, bilamana usai di vaksin kita semua lantas gosong dan mati, bahkan hingga memusnahkan penduduk bumi. Untungnya hak ini sudah dibantah BPOM yang menyatakan vaksin ini aman. 

5. Membuat manusia melupakan kehadiran Tuhan

5. Membuat manusia melupakan kehadiran Tuhan
Unsplash/Manuel Meurisse

Ini mungkin yang paling epic seramnya Ma. Jadi tersebarlah hoaks yang mengatakan bahwa ada seorang yang sudah divaksin lalu merasa tak ber-Tuhan usainya, hal itu terjadi karena adanya rekayasa genetik. Apakah iya? 

Begini isi tangkapan layar yang mempublikasikan hoax tersebut ke media sosial. 

"Ada seorang sukarelawan yang telah disuntik dengan Vaksin Covid-19 mengatakan....

Mereka telah membuat rasa hadirat Tuhan hilang dari saya..

Jiwa saya terasa kosong dan mati

Alasan kenapa orang ini mengatakan bahwa ia sudah tidak bisa merasakan hidarat Tuhan dan jiwanya terasa kosong dan mati....

Karena benar kata beberapa orang doktor bahwa vaksi ini ada mRNA

Dan mRNA pada vaksin ini akan mengubah DNA di dalam tubuh manusia

dan menyuntik kedalam tubuh kita Sesuatu yang tidak berasal dari manusia

dan mengubah kita dari seorang manusia menjadi bukan manusia lagi

Seakan-akan jiwa kita sudah disingkirkan

Banyak orang telah bersaksi dan mengatakan bahwa vaksin ini adalah tanda binatang anti-kristus 666."

Tentu saja hal ini sudah dibantu klaim oleh para peneliti, bahwa vaksin covid-19 bisa merekayasa genetik hingga seperti itu, sangat tidak benar.

Mengerikan dan menyeramkan sekali ya Ma ancaman yang ditimbulkan dari vaksin oleh para netizen ini.Tujuannya ya tentu saja agar kita anti-vaksin.

Jadi, tutup telinga dari hoaks, mari sama-sama berdoa agar vaksin yang sudah diusahakan oleh pemerintah bisa mengatasi pandemi ini, dan kita lekas normal seperti sediakala. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.