Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Heat Stroke Definisi, Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi.jpg
Freepik

Intinya sih...

  • Heat stroke adalah kondisi serius saat tubuh tidak mampu mengatur suhu sendiri akibat paparan panas ekstrem atau aktivitas fisik berat.

  • Gejala heat stroke termasuk suhu tubuh sangat tinggi, perubahan mental, kulit kering, mual, dan detak jantung meningkat pesat.

  • Penyebab heat stroke meliputi lingkungan panas, aktivitas fisik berat, pakaian tebal, konsumsi alkohol, dan dehidrasi. Cara mengatasinya antara lain dengan pindahkan ke tempat sejuk, lepaskan pakaian berlebih, dinginkan tubuh, ventilasi tubuh, dan hubungi layanan darurat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Belakangan ini, cuaca panas terasa semakin ekstrem, terutama di siang hari. Paparan panas yang berlebihan bisa membuat tubuh kewalahan mengatur suhu, sehingga berisiko mengalami heat stroke atau sengatan panas. 

Heat stroke bisa dialami siapa saja, mulai dari anak-anak yang aktif bermain di luar hingga orang dewasa yang bekerja di bawah terik matahari. Orang tua, bayi, atlet, dan pekerja luar ruangan termasuk yang lebih rentan mengalami kondisi ini.

Untuk Mama dan keluarga yang ingin lebih waspada, berikut Popmama.com merangkum penjelasan lengkap mengenai definisi, gejala, penyebab, dan cara mengatasi heat stroke agar bisa segera ditangani dengan tepat.

Apa Itu Heat Stroke?

Freepik

Heat stroke atau sengatan panas adalah kondisi serius saat tubuh tidak mampu lagi mengatur suhu sendiri akibat paparan panas ekstrem atau aktivitas fisik berat. Suhu tubuh bisa melonjak di atas 40°C, berisiko merusak organ vital seperti otak, jantung, dan ginjal.

Tubuh manusia biasanya menyeimbangkan panas melalui keringat dan pelepasan panas dari kulit. Namun, jika suhu lingkungan sangat tinggi atau tubuh kekurangan cairan, mekanisme ini bisa gagal.

Berbeda dengan kelelahan karena panas (heat exhaustion), heat stroke ditandai dengan gangguan fungsi organ dan sistem saraf, seperti bingung, gelisah, atau bahkan kehilangan kesadaran.

Gejala Heat Stroke yang Harus Diwaspadai

Freepik

Penting bagi Mama untuk mengenali tanda-tanda tubuh yang mulai kewalahan menghadapi panas agar bisa segera bertindak.

Berikut beberapa gejala utama heat stroke dilansir dari Mayo Clinic yang perlu diperhatikan:

  1. Suhu tubuh sangat tinggi

Salah satu tanda paling jelas dari heat stroke adalah suhu inti tubuh mencapai 104°F (40°C) atau lebih. Ini menandakan tubuh sudah tidak mampu menyeimbangkan panas sendiri, sehingga perlu perhatian medis segera.

  1. Perubahan kondisi mental atau perilaku

Heat stroke bisa memengaruhi otak. Orang yang mengalaminya bisa bingung, gelisah, bicara cadel, mudah tersinggung, atau bahkan mengalami delirium, kejang, dan koma. 

  1. Perubahan pola berkeringat

Kulit yang panas dan kering biasanya muncul saat heat stroke karena cuaca panas. Tapi jika penyebabnya adalah olahraga berat, tubuh bisa mengeluarkan keringat sangat banyak. Kondisi ini menunjukkan tubuh bekerja keras untuk mendinginkan diri.

  1. Mual dan muntah

Heat stroke juga bisa menimbulkan mual dan muntah, membuat tubuh semakin lemah jika tidak segera diberi cairan atau pendinginan.

  1. Kulit memerah dan pernapasan cepat

Suhu tubuh yang meningkat bisa membuat kulit terlihat merah, sementara pernapasan menjadi cepat dan dangkal. Ini adalah cara tubuh mencoba melepaskan panas ekstra.

  1. Detak jantung meningkat pesat

Jantung bekerja lebih keras untuk mendinginkan tubuh, sehingga denyut nadi bisa meningkat drastis, memberi tekanan tambahan pada organ vital.

  1. Sakit kepala

Serangan panas juga sering menyebabkan kepala berdenyut atau terasa berat, salah satu tanda tubuh mengalami stres panas ekstrem.

Kalau Mama atau keluarga mengalami gejala ini setelah beraktivitas di panas, segera lakukan tindakan darurat dan hubungi tenaga medis.

Penyebab Heat Stroke

Freepik

Mayo Clinic juga menyebutkan ada beberapa penyebab yang sering memicu heat stroke. Berikut penjelasannya:

  • Berada di lingkungan yang panas: Pada jenis heat stroke non-aktivitas fisik, berada di cuaca panas dan lembap dalam waktu lama bisa meningkatkan suhu inti tubuh.

  • Aktivitas fisik berat: Heat stroke juga bisa terjadi akibat aktivitas fisik intens di cuaca panas. Siapa pun yang berolahraga atau bekerja di bawah terik matahari berisiko, terutama jika tubuh tidak terbiasa dengan suhu tinggi.

  • Pakaian tebal: Dapat mencegah keringat menguap dan tubuh mendingin. 

  • Konsumsi alkohol: Bisa mengganggu kemampuan tubuh mengatur suhu. 

  • Dehidrasi: Karena tubuh kehilangan cairan melalui keringat dan tidak diganti dengan cukup air. 

Mengenali penyebab ini penting agar Mama dan keluarga bisa mengambil langkah pencegahan sebelum kondisi memburuk.

Cara Mengatasi Heat Stroke

Freepik

Jika Mama atau anggota keluarga mengalami tanda-tandanya, segera lakukan pertolongan pertama berikut:

  1. Pindahkan ke tempat sejuk atau ber-AC

Membawa tubuh ke lingkungan yang lebih dingin membantu menurunkan suhu inti dengan cepat.

  1. Lepaskan pakaian berlebih

Hal ini memungkinkan tubuh untuk melepaskan panas lebih efektif. 

  1. Dinginkan tubuh

Gunakan air dingin, semprotkan air, atau kompres es di leher, ketiak, dan selangkangan untuk mempercepat pendinginan.

  1. Ventilasi tubuh

Gunakan kipas angin atau udara bergerak untuk membantu proses pendinginan.

  1. Hubungi layanan darurat secepatnya

Heat stroke bisa berakibat fatal jika terlambat ditangani. Menunggu terlalu lama bisa menyebabkan kerusakan organ atau bahkan kematian.

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai heat stroke, mulai dari gejala, penyebab, hingga cara mengatasinya. Jangan lupa untuk selalu menyediakan cukup cairan, memilih waktu aktivitas di luar dengan bijak, dan segera bertindak jika gejala mulai muncul, ya, Ma!

Editorial Team