Penting bagi Mama untuk mengenali tanda-tanda tubuh yang mulai kewalahan menghadapi panas agar bisa segera bertindak.
Berikut beberapa gejala utama heat stroke dilansir dari Mayo Clinic yang perlu diperhatikan:
Suhu tubuh sangat tinggi
Salah satu tanda paling jelas dari heat stroke adalah suhu inti tubuh mencapai 104°F (40°C) atau lebih. Ini menandakan tubuh sudah tidak mampu menyeimbangkan panas sendiri, sehingga perlu perhatian medis segera.
Perubahan kondisi mental atau perilaku
Heat stroke bisa memengaruhi otak. Orang yang mengalaminya bisa bingung, gelisah, bicara cadel, mudah tersinggung, atau bahkan mengalami delirium, kejang, dan koma.
Perubahan pola berkeringat
Kulit yang panas dan kering biasanya muncul saat heat stroke karena cuaca panas. Tapi jika penyebabnya adalah olahraga berat, tubuh bisa mengeluarkan keringat sangat banyak. Kondisi ini menunjukkan tubuh bekerja keras untuk mendinginkan diri.
Mual dan muntah
Heat stroke juga bisa menimbulkan mual dan muntah, membuat tubuh semakin lemah jika tidak segera diberi cairan atau pendinginan.
Kulit memerah dan pernapasan cepat
Suhu tubuh yang meningkat bisa membuat kulit terlihat merah, sementara pernapasan menjadi cepat dan dangkal. Ini adalah cara tubuh mencoba melepaskan panas ekstra.
Detak jantung meningkat pesat
Jantung bekerja lebih keras untuk mendinginkan tubuh, sehingga denyut nadi bisa meningkat drastis, memberi tekanan tambahan pada organ vital.
Sakit kepala
Serangan panas juga sering menyebabkan kepala berdenyut atau terasa berat, salah satu tanda tubuh mengalami stres panas ekstrem.
Kalau Mama atau keluarga mengalami gejala ini setelah beraktivitas di panas, segera lakukan tindakan darurat dan hubungi tenaga medis.